
Menjadi seorang anak yang sangat berprestasi di usia dini akan membuat beberapa orang merasa tidak suka dengan pencapaian yang didapatkan. Namun, sebagai orang tua yang bijak seharusnya kita bisa membuat mereka bisa diajak bekerja sama dengan kita.
"Jadi itu suami Ibu Milley, bukankah dia pengusaha yang paling kaya di tahun ini?"
"Serius? Apa dia pakai guna-guna untuk memikat lelaki itu, ya?"
"Pantas saja suaminya disembunyikan, orang terkaya sih."
"Eh, tunggu bukankah istri dan anak pengusaha itu sudah mati lima tahun yang lalu?"
"Entahlah, kita simak saja nanti bagaimana ia mengklarifikasi tentang semua ini."
"Benar-benar, sebaiknya kita menunggu saja."
Mendengar kasak kusuk yang beredar tidak membuat Dylan ataupun Milley terganggu. Justru hal itu membuat Jord semakin bangga ketika membawa kedua orang tuanya muncul di permukaan. Setidaknya hal itu bisa mematahkan jika dirinya anak di luar nikah.
Meskipun setelah ini akan banyak konsekuensi yang ia dapatkan, tetapi Jord dan Dylan akan mampu mengatasi hal itu. Lagi pula banyak orang yang sayang dengannya, dengan begitu Jord tidak takut menghadapi dunia.
Setelah dirasa semua tamu undangan telah hadir, maka acara pagi itu akan segera dimulai. Salah satu guru yang ditunjuk sebagai pembawa acara segera naik ke atas podium.
"Selamat pagi semuanya? Kabar baik, kan ya?"
"Selamat pagi Bu Guru, Alhamdulillah semuanya dalam keadaan yang baik."
__ADS_1
"Baik, karena semuanya telah hadir di sini, maka sebaiknya acara segera dimulai. Tentu saja hal ini sudah dinantikan oleh kalian semua terutama anak-anak yang mengikuti lomba tujuh belasan Minggu kemarin, bukan begitu anak-anak?"
"Iya ...." seru anak-anak dengan penuh semangat.
"Syukurlah kalau begitu, setidaknya kita bisa menikmati semua kesehatan dan kelancaran acara semua berkat Tuhan Yang Maha Esa."
"Baiklah untuk menyingkat acara, saya akan membacakan susunan acara hari ini dan semoga tidak ada yang merasa jenuh dengan rangkaian acara yang sudah disusun oleh panitia, ya?"
"Iya!"
Tampak sekali anak-anak dan para orang tua wali murid antusias dengan kegiatan pagi itu. Hingga beberapa saat kemudian setelah semuanya dapat berjalan satu persatu, kini tibalah acara puncak pemberian hadiah bagi siswa paling berprestasi di sekolah tersebut.
Semua anak-anak yang mendapatkan kemenangan sudah diberikan hadiah dan maju ke podium, termasuk Jord yang mendapatkan beberapa hadiah karena ia meraih juara pertama di setiap lomba. Bahkan di bagian lomba merangkai robot, Jord mendapatkan urutan yang pertama.
"Semoga saja semuanya bisa berjalan dengan lancar."
"Aamiin."
Milley dan Dylan tidak henti-hentinya memberikan doa dan semangat kepada putranya agar ia tidak grogi ketika menaiki panggung.
"Baiklah, untuk acara puncak pagi ini, marilah kita beri apresiasi untuk anak kita tercinta dari kelas TK A dengan nama Jordan Fathaan Rafisqy putra pertama dari pasangan Tuan Dylan Joshua dan Nyonya Chamomile Milley yang telah memenangkan juara umum merakit robot untuk usia lima sampai enam tahun."
"Yeay!" seru anak-anak lain menyemangati Jord.
__ADS_1
Sementara itu Jord dengan di dampingi kedua orang tuanya bersiap untuk naik ke podium.
"Waktu dan tempat kita persilakan," ucap Ibu Guru yang memimpin acara pagi itu.
Sementara itu Kean yang sudah mengecek semua tempat di gedung sekolah dan menyatakan aman, langsung memberikan laporan kepada Dylan.
"Aman, Bos."
"Oke."
Akhirnya Jord didampingi Dylan dan Milley sampai di podium. Semua tamu hadirin sontak memberikan standing applaus kepada bintang di pagi itu.
Bagaikan sebuah mimpi, kedua mata Jord sampai berembun. Seolah ingin mengatakan pada dunia jika ia sangat bahagia pagi itu.
"Terima kasih, Tuhan untuk semua karunia yang telah engkau berikan pagi ini kepadaku," ucap Jord di dalam hatinya.
Kegiatan pagi itu tidak lepas dari campur tangan Kean dan para bawahan Tuan Chryst yang berada di lokasi tanpa sepengetahuan Dylan dan Milley. Tentu saja jauh-jauh jam yang lalu, Tuan Chryst sudah mensterilkan lokasi yang akan digunakan cucunya hari itu.
Semua itu ia lakukan agar Milley dan Dylan benar-benar mendapatkan kebahagiaannya tanpa adanya gangguan dari pihak luar.
Selamat berbahagia Dylan, Milley dan Jord.
BERSAMBUNG
__ADS_1