Partner Diatas Ranjang

Partner Diatas Ranjang
Mengidam


__ADS_3

Amora yang merasa akhir-akhir ini badan nya sedikit lesu dan selalu ingin rebahan cantik saja akhirnya memutuskan tidur siang di hari yang indah ini. sedangkan sovi yang langsung memutar otak karena ingin mempersiapkan resepsi terbaik untuk putra sulung nya itu akhirnya menghubungi salah satu sahabat nya seorang desainer ternama untuk membuat kan desain baju terbaik untuk kedua pengantin dan keluarga mereka. walaupun sovi belum bisa sepenuhnya menerima Amora tapi tak bisa di pungkiri dia memang sangat excited untuk persiapan resepsi pernikahan Miko dan Amora.


sementara Miko yang sudah merindukan istri nya harus ekstra cepat menyelesaikan semua pekerjaan kantor nya agar segera pulang cepat.


kini sore pun datang menghampiri Miko yang baru saja selesai mengerjakan semua pekerjaan nya langsung pulang lebih dulu tanpa mengajak Sean dan Ravi pulang.


Entah kenapa rasa nya Miko tidak bisa jauh dari istri nya dan calon anak mereka walau hanya sedetik saja.


saat di perjalanan pulang ke rumah tiba-tiba Amora menelepon Miko dan mengabari nya kalau dirinya kepingin makan soto. sebagai suami yang siap sedia dengan senang hati Miko menuruti keinginan istrinya yang lagi mengidam itu.


sesampainya di rumah Miko pun langsung menyuruh salah seorang pelayan di rumah itu untuk menyiapkan soto yang sudah di belikan nya tadi untuk di pindahkan ke mangkuk.


"sayang kamu sudah pulang ya." tiba-tiba suara Amora memecah keheningan rumah itu.


dia pun berlari kecil menuruni anak tangga,


"sayang pelan-pelan saja, jangan lari-lari begitu." tegur Miko.


Amora pun langsung memeluk Miko saat dia dan Miko sudah berdekatan.


"aku rindu mas." rengek nya.


"sama sayang mas juga rindu kalian." jawab Miko sambil membalas pelukan istrinya itu.


"Mana soto pesanan aku?"


"ini sayang." jawab Miko sambil menunjuk mangkuk berisi soto di atas meja makan.


"wahh, sepertinya enak ya mas." ucap Amora sambil menelan air liur nya karena ngiler.


"iya sayang, yasudah sayang di makan mumpung masih hangat. mas ke atas dulu mau mandi ya." ucap Miko.


"Mas pengen di suap in," rengek Amora kepada suaminya itu saat Miko ingin naik ke atas.


"hah di suap in..kan kamu sudah besar sayang? lagian sejak kapan istri mas jadi manja begini?" tanya Miko keheranan.

__ADS_1


"Ga tau pokoknya pengen di suap in sama mas, kalo engga aku gak mau makan, ini juga permintaan anak mu mas." kata Amora sambil menyilang kan tangan nya di dada dan bibir manyun kedepan.


"kenapa istriku jadi se manja ini ya? mungkin benar ini bawaan bayi kali" batin Miko.


"Yasudah sini mas suapin sayang" jawab Miko mengalah sambil menarik mangkuk soto tadi ke depan nya.


Miko pun bersiap-siap menyuapkan Amora dengan se sendok kuah soto.


"Mas aku tidak mau di suap in biasa aja, aku mau mas menyuapi ku seperti anak kecil yang di bujuk makan " rengek Amora.


"hah...anak kecil maksud kamu bagaimana sayang? tanya Miko yang benar-benar bingung dengan bumil Yang satu ini.


"masa kamu tidak pernah menyuapi anak kecil makan atau melihat anak kecil di suap in makan sama ibu nya ya?" tanya Amora dengan nada mulai ketus.


Miko pun terdiam dia benar-benar bingung karena memang tidak pernah melihat nya.


Amora yang sudah lapar akhirnya membuka suaranya kembali.


"seperti ini lho mas, nanti mas mengangkat- angkat sendok nya seakan itu kapal terbang dan mas akan bilang sayang kapal terbang nya akan segera mendarat buka mulut nya aaa...nah abis itu makanya masuk ke mulut Amora mas." Jelas Amora mencoba mempraktekkan yang di inginkan nya.


"Mas ayok, aku sudah lapar cepat dong, aku tau lho isi hati kamu," rengek Amora sambil menggoyang-goyang kan lengan suaminya.


Akhirnya Miko pun mengalah dan melakukan permintaan istrinya itu.


dan setelah beberapa menit drama di meja makan itu pun selesai, Miko memang sedikit malu di lihatin para pelayan di rumah itu karena ulah nya dan Amora. Untung saja tidak ada sovi, Sean dan Ravi. karena jika mereka melihat drama ini Miko juga tidak bisa membayangkan apa yang akan mereka pikirkan.


Setelah selesai makan mereka berdua pun ke kamar, karena sudah sore dan Miko juga sudah merasa kegerahan dan ingin mandi.


sesampainya di kamar Miko pun mandi dan Amora menyiapkan pakaian untuk Miko. setelah selesai menyiapkan pakaian untuk Miko Amora pun duduk di sofa kamar karena dirinya sudah lebih dulu mandi tadi nya.


"Hmmm makan mangga muda seperti nya enak nih." batin Amora yang tiba-tiba ingin makanan yang asam.


beberapa menit kemudian Miko keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di pinggang.


"Sayang kamu kenapa? tanya Miko yang heran melihat ekspresi wajah istrinya yang tiba-tiba cemberut.

__ADS_1


"Mas aku kepingin mangga muda "jawab Amora dengan tatapan memohon.


"Hah mangga muda?"


"Hooh, bukan aku sih mas lebih tepat nya anak kamu nih. kalau ga di turutin kamu mau nanti anak kamu lahir nya jadi ileran?" jawab Amora sambil mengelus perut nya yang masih rata.


"Fitnah aja trosss." jawab sang bayi yang sebenarnya sedang enak-enak an tidur di perut emak nya.


"Hmmm bentar ya sayang biar mas tanyakan kepada Paijo, agar Paijo mencarikan mangga muda untukmu". Miko sudah tahu betul biasanya ibu-ibu yang lagi hamil muda pasti mengidam yang asam-asam seperti mangga muda.


"Ih Aku tidak mau kalau pak Paijo yang cari, Aku maunya mas yang mencari dan memanjat langsung pohon mangga itu "jawab Amora merengek lagi.


"Tapi kan ini sudah sore sayang lagi pula mas tidak bisa memanjat pohon. dan ke mana kita bisa mencari pohon mangga muda?" t/


"Aku tahu kok di mana ada pohon mangga muda, di depan rumah Pak RT komplek ini ada pohon mangga dan sekarang lagi berbuah kita kesana ya mas "ajak Amora sambil cengengesan.


Sayang kapan kamu lihat rumah pak RT? dan pak RT komplek ini terkenal agak galak lho sayang, yang lain saja ya biar di cariin sama paijo."


"Ihh ga mau, pokok nya mau nya mangga muda punya pak RT."


"Hmmm yasudah iya iya, kita minta mangga muda pak Rt, tapi apa tidak boleh kalau paijo saja yang memanjat pohon mangga nya sayang?" tawar Miko mencoba bernegosiasi dengan istrinya.


"Wah ga bisa begitu dong mas, Harus kamu yang memanjat, lagian kan suamiku kamu bukan pak Paijo." jawab Amora sambil menggelengkan jari telunjuk nya.


"Tega benar kamu ya sayang, sama suami kamu ini."


"Ini permintaan anak kamu mas, kamu ga mau berkorban untuk anak istri hah?"


"Mau kok sayang, demi kalian apa sih yang engga."


"Nah gitu dong, itu baru namanya suami dan ayah siaga."


"Hmmm yasudah mas pakai baju dulu ya."


"Okay suamiku sayang."

__ADS_1


Setelah selesai berpakaian mereka berdua pun turun ke bawah dan segera menuju rumah pak RT untuk meminta mangga muda milik pak RT.


__ADS_2