Partner Diatas Ranjang

Partner Diatas Ranjang
Ancaman Sean


__ADS_3

"lho papa, kok papa bisa ada di sini?" tanya Miko yang kaget melihat papa nya yang duduk di sofa ruang tamu saat dirinya masuk ke dalam rumah.


"kenapa kamu kaget begitu Miko? kamu tidak senang kalau papa datang ke sini tiba-tiba dan apa ini. harusnya kamu memberikan salam kepada orang tua mu, bukan nya malah berdiri di depan pintu seperti penagih hutang." jawab sean.


"Ya namanya Miko kaget pa." jawab Miko yang langsung menghampiri kedua orang tua nya dan memberikan salam kepada mereka.


"ma, mama masih marah ya sama Miko?" tanya Miko saat sovi memalingkan wajahnya saat Miko memberikan salam kepada nya.


"sangat Miko, mama masih sangat marah sama kamu. ini nih pa anak kamu kasih pengertian dulu. orang tua sudah capek-capek mengangkat derajat keluarga dia malah seenaknya menjatuhkan nya dengan berpacaran dengan wanita murahan itu." adu sovi.


"ma tenang dulu, biar papa mendengar kan penjelasan Miko dulu."


"Miko coba ceritakan semua nya awal pertemuan kamu dengan wanita bernama Amora itu." pinta Sean kepada Miko.


"kan mama sudah menjelaskan semuanya tadi pa, ngapain papa minta penjelasan lagi dari Miko?" protes sovi.


"ma, papa juga kepingin tau cerita nya dari Miko. ayo Miko ceritakan semua nya kepada kami." pinta Sean.


karena permintaan sang papa, akhirnya Miko pun mulai menceritakan semuanya. bahkan Miko langsung to the point dengan niat baiknya yang ingin segera menikahi Amora.


"apa? Miko seperti nya kamu sudah terkena pelet wanita murahan itu. mama tidak menyangka ya ternyata selain murahan dia juga bisa melakukan cara yang jahat untuk mendapatkan hati pria kaya. makin benci mama sama dia." ucap sovi dengan kemarahan di wajahnya.


"ma, Amora itu sebenarnya wanita baik, hanya saja masa lalu yang kelam yang terpaksa membentuk dia seperti itu, coba deh mama mencoba lebih kenal lagi sama Amora." Miko coba memberi penjelasan.

__ADS_1


"Hahaha maaf Miko, mama tidak akan Sudi dekat dengan wanita murahan itu. apalagi menjadikan dia menantu mama sampai mati pun mama tidak akan pernah Sudi. kamu buka lah mata kamu Miko dia hanya sampah dan kamu, kamu pewaris Wijaya grup. seribu wanita yang jauh lebih baik dari dia pun bisa kamu dapatkan."


"ma cukup, selama ini mama selalu merendahkan Amora tapi Miko tetap diam karena Miko menghargai mama sebagai mama nya Miko. tapi tidak mulai hari ini ma, asal mama tau saja ya, bagi Miko Amora adalah wanita terbaik yang pernah Miko kenal. iya memang Amora mantan perempuan malam dan simpanan om-om. tapi asal mama tau Amora bukan wanita munafik seperti wanita pada umumnya. kita juga perlu memberikan waktu dan kesempatan untuk orang lain berubah menjadi lebih baik ma.


dan hanya Amora lah yang bisa membuat Miko nyaman dari sebegitu banyak nya wanita yang miko kenal. untuk apa perempuan berpendidikan, bermartabat, baik-baik tapi hatinya busuk ma?" kini Miko sudah mulai meluapkan emosi yang dia tahan beberapa hari ini.


"Miko..." sentak Sean karena mendengar kan suara putra sulung nya yang mulai meninggi itu.


"kenapa pa? Miko salah? asal mama dan papa tau ya ga selamanya yang menurut orang tua itu baik faktanya baik juga untuk anak nya. dan orang tua juga ga selamanya benar. dan mama bilang Amora sampah seperti nya dia dan Miko tidak jauh beda deh ma, hanya saja Miko Ter cover dengan uang dan kekuasaan Miko. Amora sudah mau jujur ke mama tapi mama malah menghina dia, coba mama bayangin gimana perasaan Amora dan gimana kalau mama yang jadi Amora?" lanjut Miko.


"Miko cukup, berani kamu bentak mama kamu ya." kini Sean jadi ikut emosi.


"pa kamu lihat sendiri kan, Miko yang selama ini selalu lembut ke mama berani bentak mama cuman karna wanita murahan itu." kini sovi mulai menangis di pelukan sang suami.


"Miko tadinya papa mau merestui kamu dengan perempuan bernama Amora itu, tapi setelah melihat kamu membentak mama kamu papa jadi berubah pikiran. benar kata mama kamu wanita itu sudah memberikan pengaruh buruk buat kamu. tinggal kan perempuan itu miko!"


"maaf pa, ma Miko ga bisa. sekali pun kalian bilang Miko anak durhaka tapi niat Miko ga pernah ada sedikit pun melawan orang tua. tapi Miko juga mencintai Amora dan tidak mau kehilangan Amora."


"oh jadi kamu tidak mau meninggalkan perempuan itu. baiklah Miko papa kasih kamu dua pilihan kamu mau hidup dengan perempuan itu, atau kehilangan segala kerja keras kamu selama beberapa tahun ini?" tanya Sean lagi.


"Maksud papa apa?"


"Miko yang orang tau kamu memang CEO Wijaya grup, tapi semua Wijaya grup masih milik papa dan papa belum menyerahkan hak ahli waris kepada kamu. dan sekarang kamu tinggal memilih kamu tinggalkan perempuan itu atau papa akan menghapus kan kamu dari ahli waris papa, dan semua perjuangan kamu beberapa tahun ini akan sia-sia hanya karena wanita yang kamu kenal satu bulan?" ancam Sean.

__ADS_1


"oh jadi papa dan mama mau ancam Miko?"


"ini bukan ancaman Miko, ini pilihan."


"baiklah jika itu yang papa ingin kan, maka dengan berat hati Miko akan tetap memilih Amora. asal mama dan papa tau ya beberapa tahun ini Miko sudah seperti robot yang bekerja tanpa kenal waktu dan semuanya Miko pendam dari semua orang hanya untuk Wijaya grup. tapi semenjak kehadiran Amora baru Miko merasakan indah nya hidup lagi. jadi Miko bersedia mengundurkan diri dari Wijaya grup dan lebih memilih hidup sederhana dengan Amora. percaya lah ma, pa, uang bisa di cari tapi wanita seperti Amora hanya satu di dunia ini." jawab Miko.


"Dan satu lagi ma, jodoh, rejeki semuanya sudah di atur sama yang di atas. dan kalau Amora memang jodoh nya Miko, Miko yakin kok ga akan ketukar dan seribu satu cara akan ada untuk mempersatukan kami begitu juga sebaliknya." sambung Miko.


"Miko kamu benar-benar ya, kamu berubah 360 derajat semenjak kenal perempuan bernama Amora itu." timpal sovi yang tidak percaya dengan jawaban putra nya.


"baiklah Miko jika itu yang kamu inginkan, kejar lah wanita itu dan ingat jangan pernah menyesali keputusan kamu malam ini ya."


"iya pa. yasudah jika tidak ada lagi yang mau di bahas Miko mau ke kamar dulu mau mandi soalnya Miko ada dinner dengan Amora." jawab Miko dengan santai nya.


"Miko..." teriak sovi yang melihat putranya pergi berlalu meninggalkan mereka dengan santai.


"ma, sudah dong jangan menangis begitu. tapi papa yakin ma kalau Miko sangat tulus mencintai wanita bernama Amora itu sampai dia merelakan semuanya. bagaimana jika kita kasih kesempatan untuk Amora itu kita coba kenal dia lebih dekat, kan kita juga belum kenal luar dalam nya perempuan itu." ucap sean memberi ide karena ancaman nya tidak berhasil dan dia melihat sepertinya putra sulung nya itu sangat tulus mencintai Amora.


"pa kenapa kamu ikut gila juga seperti anak mu hah? jangan bilang pelet wanita itu ketularan sama papa. mama tidak akan pernah setuju sampai kapan pun." jawab sovi yang tidak habis pikir dengan ide suaminya.


"ma, papa cuman kasih saran, coba mama pertimbangan dulu. manatau bener wanita bernama Amora itu benar jodoh nya Miko."


"ahh kenapa semua manusia di rumah ini jadi gila sih." teriak sovi yang meninggal kan suaminya sendiri di sofa ruang tamu.

__ADS_1


__ADS_2