
"Amora aku sangat merindukanmu sayang." Ucap adam setelah pelukan mereka terlepas.
"A..Adam kenapa kau bisa ada di sini?" Tanya Amora yang masih tidak percaya bahwa pria yang ada di hadapannya itu adalah Adam.
"Tadi aku tidak sengaja lewat sini, dan kebetulan aku melihat kamu. Awalnya aku tidak yakin ini kamu sayang tapi ku coba dan akhirnya benar kamu." Ucap Adam yang duduk di hadapan Amora.
Sementara Amora yang ikut duduk dengan Adam masih bingung dengan keadaan ini, karena terlalu asyik dengan Miko sampai-sampai dia melupakan hubungan nya dengan Adam.
bahkan dulu setiap bertemu Adam akan ada kebahagiaan di hati Amora namun berbeda dengan sekarang tidak ada rasa apa-apa lagi di hatinya untuk Adam.
"Sayang, kamu kenapa? Kok kelihatan bingung begitu?" Tanya Adam yang menggenggam tangan amora.
"Entah lah dam, aku bingun mau ngomong apa. Kamu yang menghilang beberapa bulan yang lalu tanpa alasan dan sekarang tiba-tiba ada di hadapanku." Ucap Amora.
"Amora maafkan aku sayang, panjang ceritanya, yang pasti dua Minggu ini aku mencari mu tapi tidak ada informasi apapun tentang kamu, aku sudah mencari mu ke Bali,ke apartemen mu dan menanyakan mu kepada Bu Riska. Namun semuanya tidak ada yang tau dimana keberadaan mu." Jelas Adam.
"Hah, setelah hilang berbulan-bulan kau baru mencari ku dua Minggu terakhir ini dam? Lalu beberapa bulan ini kau dimana?. Tanya Amora yang melepaskan tangan nya dari genggaman Adam.
"Amora sayang, kau harus tau banyak hal yang terjadi kepada ku sejak aku pulang dari Bali."
"Apa? sampai kau tidak mengabari ku hah?"
Adam pun menarik nafas dalam-dalam dan mulai bercerita.
#flashback on....
Beberapa bulan yang lalu, saat Adam terpakasa pulang ke Jakarta karena kondisi kesehatan papa nya yang kurang baik. Sesampainya Adam di Bandara, dan setelah dia mengabari Amora bahwa dirinya sudah sampai dengan selamat di bandara, Adam pun melanjutkan perjalanan menuju rumah sakit menggunakan mobil yang sudah di sediakan oleh papa dan mama nya untuk menjemput nya.
__ADS_1
Namun kesialan harus menimpa Adam, mobil Adam mengalami kecelakaan dan menyebabkan pendarahan di kepala Adam. Sehingga adam mengalami amnesia retrograde yang mengakibatkan dia kehilangan ingatan tentang masa lalu yang mulai terbentuk, dan salah satunya ingatan tentang Amora.
Namun karena melakukan terapi dan dengan bantuan obat-obatan perlahan ingatan Adam pun perlahan kembali. Dan Adam yang menyadari bahwa dia telah lama menghilang dari Amora mencoba mencari tahu tentang Amora namun semuanya nihil, di tambah lagi ponsel Adam yang hancur saat kecelakaan kemaren.
#flashback off....
"Percaya lah Amora sayang, kalau bukan karena kecelakaan itu aku pasti mencari mu. Aku sangat mencintai mu sayang. sekarang mari kita lanjutkan hubungan kita. ayo menikah dengan ku sayang." Ucap Adam yang kembali meraih tangan Amora dan mencium nya.
Amora menyadari bahwa benar Adam tulus mencintai nya karena dia melihat kejujuran di mata Adam.
"Dam maff..."ucap Amora yang mencoba menarik tangan nya dari genggaman Adam.
"Amora, kau masih mencintai ku kan? Aku percaya itu. Kau pasti masih setia menunggu ku. Karena kata mbak Riska kau sampai menyusul ku ke Jakarta iya kan sayang?"
"Dam aku tidak tau bagaimana perasaan ku sekarang kepada mu, beberapa bulan ini sudah banyak yang berubah pada ku dam, termasuk perasaan ku."
"Dan ku mohon jangan menangis, kau tidak pantas menangis wanita murahan seperti ku." Pinta Amora yang mengusap air mata Adam.
"Kau berharga, sangat berharga bagi ku Amora."
"Dam kau terlalu sempurna untuk ku yang hanya sampah ini. Jadi lupakan aku dam, dan mari kita akhiri hubungan yang tidak seharusnya ada ini.
Aku yakin kau akan mendapatkan wanita yang jauh lebih baik dari ku." Pinta Amora.
"Amora ku mohon, jangan akhiri hubungan ini. Kau adalah pacar ku dan selama nya akan seperti itu. Apa kau ingin mengakhiri hubungan ini karena pria yang bersama mu kemaren di rumah sakit?" Tanya Adam yang mengingat kejadian kemaren di rumah sakit.
"Pria?" Tanya Amora kebingungan.
__ADS_1
"Iya Kemaren aku melihat mu berjalan bersama seorang pria tampan di rumah sakit, saat aku ingin konsultasi ke dokter." Jelas Adam.
"Apa yang Adam maksud aku dan mas Miko ya." Batin Amora.
"Apa dia pacar mu Amora? Kenapa kau tega mengkhianati aku?"
"Bukan dam dia bukan pacar ku." Jawab Amora.
"Benar kah, syukurlah kalau begitu sayang, aku percaya kau akan selalu setia kepada ku." Ucap Adam yang tersenyum bahagia.
"Dia memang bukan pacar ku dam, tapi aku sudah tidur dengan nya. Apa pantas aku di sebut pacar yang setia?" Batin Amora yang merasa bahwa dia telah jahat kepada Adam.
"Dam, aku mohon mari kita akhiri hubungan ini, aku merasa tidak pantas untuk mu dan aku juga tidak tau lagi apa aku masih memiliki perasaan kepada mu atau tidak." Ulang Amora yang memang merasa sangat berdosa kepada Adam.
"Amora kenapa? Kenapa kau ingin mengakhiri hubungan ini? Apa karena aku menghilang tanpa kabar? Bukan kah sudah ku jelaskan alasan nya. Atau karena kau sudah menemukan pria baru? Se gampan itu kau melupakan semua kenangan dan janji kita Amora?" Kini giliran Adam yang meminta penjelasan.
"Tidak dam bukan karena itu."
"Lalu karena apa?, Aku rela menentang orang tua ku dan menolak semua perjodohannya yang mereka sediakan untuk ku. Hanya karena cinta ku kepada mu Amora." Ucap Adam.
"Kau mau tau alasan nya dam? Karena aku ini perempuan sampah, aku hanya perempuan yang di gunakan pria sebagai alat untuk menyalurkan nafsu nya. Bahkan kau tau saat kau tidak ada kabar sudah berapa pria yang tidur dengan ku. Lalu apa aku masih pantas untukmu? Setelah aku tidur dengan banyak pria hah?" Tanya Amora yang kini menangis karena merasa sakit di hati nya.
"Amora aku tidak perduli semua nya, aku mencintaimu. Dan aku menerima semua nya masa lalu mu. Bagiku kau segalanya amora. Menikah lah dengan ku Amora, dan kita pergi jauh dari kota ini.akan ku buat kau bahagia dan kita lupakan semuanya masa lalu kelam itu." Pinta Adam yang kini berlutut di hadapan Amora.
"Dam,,,, kau ini bodoh atau apa sih? Kau tampan kaya raya kau bisa dapat perempuan yang jauh lebih baik dari ku." Tanya Amora.
"Iya Amora, aku bodoh aku buta karena cinta ku kepada mu. Aku percaya bahwa semua yang kau lakukan semuanya tidak pernah dari hati mu dan kau hanya terpaksa melakukan nya."
__ADS_1
"Dam maaf, aku tidak bisa." Ucap Amora yang berdiri dan berlari meninggalkan Adam dengan air mata yang mengalir di kedua pipi nya.