Partner Diatas Ranjang

Partner Diatas Ranjang
Ujian 2


__ADS_3

"kau sedang melamun?" Tanya sovi saat Amora duduk sambil melamun.


"Eh tidak kok Tante." Jawab Amora yang tersadar dari lamunannya.


"Tadi yang menelepon saya suami saya, papa nya Miko dan Ravi." Jelas sovi.


"Oh iya ya tan." Jawab Amora sambil manggut-manggut.


"Apa pendidikan terakhir kamu Amora? S1,S2 atau S3?" Tanya sovi melanjutkan interogasi nya.


"Saya tidak tamat SD Tante, hanya sampai kelas 2 SD jawab Amora jujur."


"Hah telinga saya tidak salah dengar ini? Hanya sampai kelas dua SD?" Ulang sovi yang kaget mendengar penjelasan Amora.


"Iya Tante, soalnya dulu ibu saya sakit-sakitan dan bapak saya kerjanya hanya mabuk-mabukkan. Jadi saya harus berhenti bersekolah karena tidak ada biaya dan harus menjadi tulang punggung keluarga." Jelas Amora.


"Ya ampun wanita seperti apa yang di cintai putra ku? Bisa-bisa nya punya latar belakang yang hancur-hancuran begini, oh Tuhan apa salah Dan dosa ku? apa tidak ada lagi wanita lain selain ini." Ucap sovi tanpa memikirkan perasaan Amora.


Sementara Amora hanya diam saja, di lubuk hatinya paling dalam dia merasa sakit. Untuk pertama kalinya dia merasa hatinya hancur berkeping-keping mendapatkan hinaan dari orang lain. Namun dia tetap tegar dan menahan air matanya agar tidak tumpah karena mau bagaimana lagi kata-kata sovi memang benar adanya.


"Tidak hanya itu tan, saya juga mantan perempuan malam bahkan saya pernah jadi simpanan om-om." Tambah Amora karena tidak ingin menutupi masa lalu terburuknya dari sovi. Kini bagi Amora biarlah semuanya di ketahui sovi karena cepat atau lambat sovi juga akan mengetahui nya.

__ADS_1


"Hah, kau ternyata..." Sovi tidak melanjutkan kata-katanya. Dia sebenarnya sudah tau semuanya dari Ravi namun tak bisa di pungkiri saat mendengar nya langsung dari Amora dia merasa muak melihat wanita itu.


"Iya tan, apapun yang ini Tante ucapkan itu lah saya." Jawab Amora karena sovi diam.


"Lalu setelah semua masa lalu kamu, apa kamu menyadari nya apa kamu merasa pantas untuk putra saya?"


"Atau kamu tidak pernah bercermin? Mungkin di rumah kamu tidak ada cermin ya seperti nya perlu saya belikan cermin?" Sambung sovi lagi.


"Saya sadar diri kok tan, tapi mau bagaimana lagi bukan kah kita tidak bisa memilih dengan siapa kita jatuh cinta. Kalau boleh memilih saya juga tidak ingin jatuh cinta kepada putra Tante kok karena ya saya tau perbedaan saya dan mas Miko."


"Halah, cinta omong kosong."


"Amora-amora, coba kalau kamu di posisi saya. Apa kamu mau menerima menantu yang latar belakang nya seperti kamu ini untuk keluarga Wijaya yang terhormat seperti keluarga kami?" Tanya sovi.


Amora hanya diam saja, sungguh dia tidak tau harus mau jawab apa.


"Saya tidak tau Tan, karena saya belum pernah berada di posisi Tante." Ucap Amora.


"Setiap orang tua ingin yang terbaik untuk anak nya Amora, tak terkecuali saya. Baiklah saya akui kamu cantik. Tapi maaf Amora latar belakang kamu tidak bisa saya terima. Saya tidak mau latar belakang kamu akan mempengaruhi masa depan Miko dan penerus Wijaya grup kelak.


Saya mohon lepaskan putra saya, jauhi dia kamu minta uang sebanyak apapun akan saya berikan tapi putuskan hubungan kamu dengan dia." Pinta sovi dengan tatapan memohon.

__ADS_1


"Tante, percaya lah Amora tulus mencintai mas Miko bukan karena harta nya atau apapun. tapi benar kata Tante saya sungguh tidak tau diri ya. Wanita seperti saya ingin bersanding dengan seorang Miko Wijaya."


"Tapi maaf Tante Amora juga tidak bisa melepaskan cinta Amora semudah itu. Jika hari ini Tante tidak memberikan restu kepada Amora karena latar belakang Amora. Maka Amora akan berjuang memperbaiki diri agar pantas menjadi menantu nya Wijaya."ucap Amora yang kekeh ingin bersama Miko.


"Maaf Tante, sudah terlalu banyak cobaan yang ku hadapi selama ini. Aku juga ingin bahagia seperti orang lain. Dan aku percaya kebahagiaan ku bersama Miko maka akan ku lakukan segala cara untuk mendapatkan kebahagiaan itu." Batin Amora penuh tekad.


"Hahahha bagaimana caranya Amora? Kamu pikir kesucian kamu yang sudah kamu berikan kepada laki-laki hidung belang itu bisa kamu minta kembali? Atau waktu-waktu yang kamu habiskan untuk memuaskan nafsu-nafsu pria lain bisa kamu kembali kan?" Tanya sovi yang tertawa meledek Amora.


"Mungkin masa lalu tidak dapat Amora ubah Tante, tapi percaya lah tidak ada yang tau masa depan seseorang." Jawab Amora.


"Hmmm entah lah Amora saya juga Bingun, jujur saja saat saya mengetahui Miko membawa kamu ke pesta opening hotel Elsa, dan dengan mudah nya kamu mengalahkan Elsa saya merasa kamu menantu yang pas. Tapi sayang sekali kelakuan kamu di masa lalu tidak dapat saya terima. Kalau kamu tidak tamat sekolah, kamu terlahir dari keluarga yang tidak mampu atau apapun mungkin masih bisa saya terima karena tidak ada manusia yang sempurna. Tapi maaf Amora untuk pekerjaan kamu yang penuh dosa di masa lalu saya tidak bisa terima karena memang itu pilihan hidup kamu."


"Jadi terserah kamu sekuat apapun kamu menaklukkan hati saya, sepertinya saya tidak akan pernah luluh deh. Sekali pun putra saya begitu mencintai kamu.


Saya rasa cukup sampai di sini perkenalkan kita, saya rasa kamu tau seluk beluk rumah ini kan dan kamu tau dimana pintu keluar nya?" Ucap sovi yang berlalu meninggalkan Amora.


Entah kenapa rasanya sovi begitu kecewa saat mendengar kan Amora yang secara langsung menjelaskan siapa dia sebenarnya. Ada rasa tidak terima di hati sovi.


sementara Amora yang sudah di usir secara tidak langsung mau tidak mau meninggalkan rumah mewah itu. hatinya rasanya hancur berkeping-keping, sungguh dia tidak pernah terpikir tentang penolakan ini. bahkan air matanya tidak dapat dia tahan agar tidak tumpah membasahi kedua pipinya.


namun dia tidak dapat menyalahkan siapapun karena memang wajar saja jika orang tua menginginkan masa depan yang terbaik untuk anak mereka. Amora pun menyetop taksi yang kebetulan lewat dari depan rumah Miko dan meminta sang sopir taksi untuk mengantarkan nya ke makan ibu nya. karena hanya tempat itu yang ingin Amora tuju sekarang. untuk kedua kalinya dia merasa hancur se hancur-hancur nya setelah sekian lama.

__ADS_1


__ADS_2