Partner Diatas Ranjang

Partner Diatas Ranjang
Jatah


__ADS_3

"Ehem-ehem Ravi mau kemana nak?" Ucap Sovi yang melihat putra bungsu nya itu masuk ke dalam rumah dan sepertinya tidak menyadari keberadaan mereka dan ingin langsung masuk ke kamar nya.


"Ah anu ma mau ke kamar." Jawab Ravi yang memang sedang bad mood.


"Ehh sini dulu dong, jangan buru-buru mau tidur ah, kamu ini seperti udah punya istri saja kakak mu saja masih setia menemani mama dan papa di meja makan." Ucap Sovi.


Dengan terpaksa Ravi pun menghampiri seluruh keluarga nya yang sedang duduk di meja makan.


"Kamu kenapa, kok murung begitu? Habis berantam sama Kanaya?" Tanya sovi lagi.


"Ahh tidak kok ma, Ravi hanya kecapean saja seharian bekerja di kantor." Jawab Ravi berbohong.


"Sudah lah nak, tidak perlu bohong sama mama tadi saja sebelum mengantar Kanaya wajah kamu masih baik-baik saja. Yakali sehabis ngantar Kanaya jadi bad mood begini."


"Hmmm iya ma." Jawab Ravi akhirnya.


"Yaudah namanya hubungan itu biasa begitu, itu namanya proses pendewasaan tapi ingat kamu harus ngalah ya sama perempuan." Nasehat sovi.


"Maksud mama hubungan? Mama tau Ravi sama Kanaya berpacaran?" Tanya Ravi.


"Lho siapa yang bilang kalian berpacaran, mama tidak bilang berpacaran kok hanya hubungan bisa jadi hubungan antara bos dan karyawan kan. Tapi sepertinya kamu ingin jujur ya Ravi." Goda sovi.


"Keceplosan dia ma," timpal Miko.


"Bukan ma, maksud Ravi...."


"Jujur lah sayang,aku tak mengapa...." Potong Sean yang mengejek Ravi dengan nada bernyanyi.


"Iya ah, jujur saja Ravi mama, papa dan kakak mu tidak marah kok malahan kami mendukung mu." Ucap Sovi.


"Iya ma, pa Ravi sudah berpacaran dengan Kanaya." Jawab Ravi jujur.


"Alhamdulillah nak, mama dan papa senang dengar nya." Senyum merekah terpancar di wajah sovi.


Mereka pun mulai berbincang tentang banyak hal lalu tanpa terasa larut pun tiba, semua penghuni rumah pun segera memasuki kamar mereka masing-masing.


.


.


.


Sesampainya di kamarnya Amora dan Miko pun langsung membersihkan diri masing-masing lalu bersiap-siap untuk tidur.


"Ehem..." Dehem Miko.

__ADS_1


"Kamu kenapa mas?" Tanya Amora yang sebenarnya sudah tau apa maksud dari deheman suaminya itu dan tetap melanjutkan ritual skincare nya di depan meja rias.


"Ehemmm... Junior pengen masuk sarang nih." Ucap Miko sambil mendekati Amora.


"Sarang tross." Ledek Amora lagi.


"Sayang, dosa lho nolak suami." Kini Miko mulai menempelkan tangan nya di pundak Amora dan mulai menjelajahi tubuh isrtinya itu.


Namun karena tidak ada penolakan dari Amora Miko pun mulai membuka pita pengikat piyama milik Amora. Dan kini semua nya terpampang jelas di depan mata Miko dan di depan cermin.


"Mas, sayang dong cream malam aku." Protes Amora saat Miko sudah mulai mencium pundak, leher dan wajah Amora.


"Nanti kan bisa di pake lagi sayang." Ucap Miko tanpa menghentikan aktivitas nya


Sebagai manusia normal Amora akhirnya terpancing dengan perlakuan Miko dan mulai membalas ciuman suaminya itu.


Lambat Laun semua pakaian pun terlepas satu demi satu dan kini mereka berdua benar-benar sudah di buru *****.


"Mas ga mau pindah ke ranjang?" Tanya Amora dengan suara Ter engah-engah karena perlakuan Miko.


"Sebentar lagi sayang kita pemanasan dulu." Jawab Miko yang terus menelusuri inci demi inci tubuh istrinya itu.


"Tapi aku udah tidak tahan lagi mas." Kini Amora mencengkeram kuat pundak Miko karena benar-benar mabuk oleh permainan Miko.


"Tadi nolak sekarang jadi kepingin ya bumil?" Goda Miko.


"Tapi mas pengen nyoba gaya baru sayang." Ucap Miko tanpa tangan nya berhenti bermain di spot favorit nya.


"Mau coba gaya apa sih sayang?" Amora semakin terengah-engah.


Miko pun diam sejenak, lalu berpikir Karena Amora sedang hamil dan kini perut nya pun sudah mulai membuncit akhirnya Miko memutuskan gaya On The Chair untuk pertempuran pertama mereka malam ini.


Dimana Kursi meja rias dijadikan sebagai media yang nyaman untuk pertempuran mereka dan hubungan nya pun bisa semakin intens.


Miko pun menarik Amora berdiri dari kursi meja rias dan kini dia yang duduk di kursi meja rias itu. Seakan mengerti gaya yang di inginkan suaminya Amora pun Langsung duduk di pangkuan suami nya itu.


Miko pun mulai memasukkan junior nya ke sarang nya. Dan karena Junior Miko besar dan panjang kini Amora merasa benar-benar di tembus sampai ke rahim nya.


Saat semua nya sudah masuk sempurna Amora pun mulai memimpin permainan,


"Ahhh mas enak..." Amora mulai meracu saat dia mengeluar masukkan junior Miko.


"Ayo sayang terus sayang mas mau melihat anak kita apa dia sudah tidur." Ucap Miko yang juga sudah terpancing dengan permainan istri nya itu.


Amora pun semakin bersemangat melanjutkan pertandingan. namun beberapa menit kemudian karena sudah merasa lelah baru beberapa goyangan akhirnya Miko mengambil alih dengan menaik turun kan Amora di pangkuan nya. Lagi dan lagi Amora dan Miko merasakan sensasi baru karena benar-benar terasa sampai mentok.

__ADS_1


Namun karena merasa kurang puas Miko membisikkan kepada Amora agar mereka ganti gaya. Akhirnya Miko menggendong istrinya itu ke atas ranjang.


"Mas aku keluar.." teriak Amora saat dia sudah mencapai puncak kenikmatan nya sambil mencengkram erat punggung suaminya itu.


"Ayo sayang nikmati semua nya, keluar lah sampai kau merasa indah nya surga dunia." Ucap Miko yang semakin bersemangat saat mendengar teriakkan istri nya itu.


Karena Miko tidak ingin istrinya terlalu kelelahan akhirnya dia memilih gaya spooning atau menyamping.


Kini mereka sudah tidur menyamping Dengan posisi Miko berada tepat di belakang Amora, dan Miko mulai mengangkat satu kaki Amora agar mempermudah junior nya masuk ke sarang nya.


Beberapa detik kemudian senjata tumpul itu kembali menjelajah gua gelap penuh kenikmatan itu.


Miko kembali memimpin permainan sementara Amora hanya bisa menggigit selimut dan mencengkeram sprei karena terlalu menikmati.


Miko terus melakukan aktivitas nya sambil membisikkan Beberapa kata di telinga istrinya itu namun berhasil membuat bulu kuduk Amora merinding dan meningkatkan hasrat nya.


"Mas ahh sudah hentikan aku sudah tidak tahan lagi." Teriak Amora saat dia keluar untuk kedua kali nya.


"Kenapa harus di hentikan sayang? Bukan kah kau suka jika di sodok sampai mentok?" Jawab Miko yang semakin mempercepat permainan dan memperdalam senjata.


"Mas...ahh aku ga kuat mas enak mas ahh aku keluar." Teriak Amora saat dia merasakan tusukan yang sangat dalam.


"Nikmati ini sayang nikmati ini." Ucap Miko yang terus mempercepat permainan sehingga berhasil mengguncang tubuh istrinya itu.


"Ampun mas ampun." Kini Amora meracau namun berhasil membuat Miko semakin bersemangat.


Akhirnya Amora keluar untuk kedua kali nya dan dia benar-benar terkulai lemas.


Berbeda dengan istrinya Miko Masih bersemangat dan belum menunjukkan tanda-tanda permainan akan berakhir. Karena merasa kurang puas kini Miko membalikkan tubuh Amora sehingga Amora menghadap Miko. Sehingga kini mereka tidur menyamping dan saling berhadapan. dan Miko kembali memasukkan junior nya dan masih memimpin permainan.


Sebenarnya Amora sudah mulai merasa sangat lelah tapi sepertinya tidak dengan Miko. Dan karena permainan Miko Amora kembali bangkit lagi, Miko pun mulai mencium bibir Amora dan mereka mulai berpagutan.


"Mas...kamu kok paling bisa sih bikin aku melayang." Ucap Amora dengan nada yang kurang jelas karena mulut nya di sumpal oleh ciuman Miko.


"Apa kau menikmati malam yang panjang ini sayang?" Tanya Miko yang melepaskan ciuman itu untuk mengambil nafas.


"Sangat mas aku sangat menikmati," jawab Amora dengan nada terengah-engah.


Mereka pun kembali berciuman dan tangan Miko juga tidak mau berhenti dan goyangan juga terus berlanjut sampai Miko sampai ke puncak kenikmatan nya.


"Mas aku mau keluar lagi." Teriak Amora.


"Tunggu sayang, kita keluar samaan." Titah Miko.


Akhirnya mereka pun keluar bersamaan Setelah semua nya di semburkan ke rahim Amora Miko pun melepaskan milik nya dari milik Amora lalu berbaring di sebelah istrinya itu.

__ADS_1


Kemudian dia mengecup kening Amora yang terlihat sudah kelelahan dan menyelimuti tubuh polos mereka dan akhirnya pasutri itu pun tertidur karena sudah kelelahan.


__ADS_2