Partner Diatas Ranjang

Partner Diatas Ranjang
Malam pertama


__ADS_3

"Sebenarnya kita mau kemana sih sayang?" Tanya Miko saat dirinya dan Amora sudah berada di dalam mobil.


"Kamu ngikut saja mas, yang pasti aku akan membawamu berkenalan dengan seseorang yang paling penting di hidup ku." Jawab Amora.


Dan beberapa menit kemudian mobil mereka pun berhenti di depan sebuah toko bunga,


"Mas kamu tunggu di mobil sebentar ya," titah Amora yang langsung turun dari mobil.


"Ohh Amora ingin membawaku berziarah ke makam orang tua nya ya." Batin Miko setelah dia melihat istri nya itu mulai membelikan bunga.


Dan setelah selesai mendapatkan bunga yang dia inginkan Amora dan Miko pun melanjutkan perjalanan mereka menuju tempat pemakaman umum di mana ibu Amora di makam kan. Karena Miko sudah tau jadi dia tidak bertanya lagi kepada Amora.


Sesampainya di makan sang ibu, Amora pun mengenalkan Miko kepada ibu nya walaupun ibu nya sudah tenang di alam sana.


"Bu, ini adalah mas Miko,suami Amora pria yang Amora harapan bisa menjadi imam yang baik buat Amora dan yang bisa membimbing Amora ke jalan yang lebih baik lagi. Amora Harap ibu tenang ya di alam sana. Karena semenjak ada mas Miko hidup Amora sudah jauh lebih baik kok." Ucap Amora sambil menangis di makan ibu nya.


Sementara Miko hanya merangkul pundak istrinya itu, bagaimana dia tau pasti se sedih apa Amora dan se rindu apa dia ke mama nya. Dan setelah mereka berdua selesai berziarah mereka pun melanjutkan perjalanan pulang ke rumah. Karena ini sudah sore akhirnya mereka memutuskan makan siang di salah satu rumah makan terdekat.


"Sayang, setelah makan kita ke mall dulu ya." Ucap Amora di sela-sela makan siang mereka.


"Lho ngapain sayang?"


"Mau beli baju dinas." Jawab Amora.


"Hah baju dinas siapa?" Tanya Miko yang masih belum konek.


"Ya baju dinas nya aku lah, baju dinas malam." Lanjut Amora sambil tersenyum penuh arti kepada Miko.


"Wahh iya sayang, iya iya mas juga tadi sempat kepikir beli baju itu untuk malam pertama kita sih." Jawab Miko langsung tersenyum sumringah.


"Dasar, giliran jatah aja langsung konek tu otak." Ledek Amora.


"Sayang, pokoknya nanti malam kita harus sampai pagi ya." Bisik Miko di telinga Amora.


"Mas-mas, dasar kamu ya."


Miko pun dengan semangat menghabiskan makan siang nya. Karena dia sungguh tidak sabar menunggu momen malam pertama dia dan Amora.


Setelah mereka berdua selesai makan siang, mobil pun melaju menuju sebuah mall yang tidak terlalu jauh dari apartemen Amora.


Mereka pun menuju salah satu toko baju wanita dan sesampainya di sana, Miko langsung excited memilihkan baju dinas untuk Amora sementara Amora hanya mampu geleng-geleng kepala melihat sikap suami nya itu. Dan setelah di rasa baju yang di butuhkan sudah cukup mereka pun pulang ke apartemen Amora.


"Sayang kamu mandi duluan saja ya, mas ada urusan sedikit." Ucap Miko saat mereka sudah ada di kamar.


"Lho tumben ga mau mandi berdua mas?"


"Iya soalnya mas takut khilaf" jawab Miko sambil cengengesan.


"Lho kok khilaf sih mas?, Kan kita sudah sah jadi suami istri." Tanya Amora keheranan.


"Oh iya mas hampir lupa sayang, intinya mas kepingin malam pertama kita benar-benar butuh stamina nanti nya. Jadi mas mau nahan nafsu dulu untuk nanti malam." Jawab Miko.


"Yasudah terserah mas saja deh, yasudah aku mandi duluan ya mas." Jawab Amora yang mengambil handuk nya dan masuk ke kamar mandi.


Sementara Miko duduk di sofa kamar itu dan mulai mengeluarkan ponselnya.

__ADS_1


"Hmm kenapa begitu banyak panggilan tidak terjawab dari papa, mama dan Ravi. Apa mereka mengkhawatirkan ku?" Batin Miko yang melihat banyak panggilan tidak terjawab dari anggota keluarga nya.


"Ahh tapi biar saja lah, aku sedang tidak ingin memikirkan apapun sekarang, selain ingin malam pertama yang indah dan romantis bersama istri tercinta ku." Batin Miko lagi.


Miko pun mencari nomor Rudi dan memerintahkan Rudi untuk mempersiapkan semua yang akan dia butuhkan dengan Amora malam ini. Dan setelah nya dia juga mengambil handuk dan segera menyusul Amora ke kamar mandi.


Namun karena memang Miko tidak berniat melakukan nya sekarang sehingga di kamar mandi mereka hanya mandi saja.


setelah mereka selesai mandi dan berpakaian rumahan Miko pun mengajak Amora pergi ke sesuatu tempat.


"mas kita mau kemana?" tanya Amora saat Miko menarik tangan nya menuruni tangga.


"nanti kamu juga akan tau sendiri kok sayang." jawab Miko.


"tapi kenapa kita berpakaian begini mas? dan ngapain baju dinas malam ini di bawa, kan belum di cuci." tanya Amora yang Bingun tapi tetap mengikuti langkah kaki suaminya itu.


"sudah lah sayang, baju dinas nya hanya di pakai sementara doang kok. kamu iku saja mas akan membawa mu ke sebuah tempat." jawab Miko.


mereka pun akhirnya sampai di depan mobil milik Miko dan mobil pun melaju entah kemana. Amora hanya menurut saja. setelah kurang lebih dua jam perjalanan kini mobil Miko berhenti di depan sebuah vila di sebuah puncak. Amora ikut turun bersama Miko angin malam mulai menusuk sampai ke tulang-tulang sehingga Miko dengan spontan merangkul mesra istrinya itu.


"mas ngapain kita ke puncak malam-malam begini?" tanya Amora.


"kan mau malam pertama sayang, sudah ikut saja ya, mas jamin kamu akan menikmati semuanya malam ini." ucap Miko sambil terus berjalan bersama istrinya itu.


mereka pun masuk ke dalam vila itu dan benar saja vila itu sudah di hias se indah mungkin, bahkan kamar mereka dengan balkon yang sudah disiapkan makan malam romantis.


"kita makan dulu ya sayang, biar kamu ada tenaga nanti nya." ucap Miko yang sebenarnya sudah tidak sabar.


"mas ini semua kamu yang mempersiapkan nya?" tanya Amora yang merasa kalau suaminya itu begitu Romantis.


"sangat mas aku sangat menyukai nya."


akhirnya mereka berdua pun makan malam bersama di temani keindahan puncak dan angin malam. setelah selesai makan malam Miko meyuruh Amora mengganti pakaian nya dengan baju dinas malam nya. Amora hanya menurut saja.


sembari menunggu Amora selesai berganti pakaian Miko duduk di sofa kamar sambil meneguk se gelas anggur merah yang memang sudah di pesan nya tadi. dan beberapa menit kemudian pintu kamar mandi pun terbuka.


"sayang..." hanya itu yang mampu Miko ucapkan saat Amora sudah keluar dari kamar mandi dengan baju dinas malam nya sambil susah payah menelan Saliva nya.


bagaimana tidak walaupun biasanya Miko sudah biasa melihat tubuh polos Amora tapi entah kenapa kali ini penampilan Amora itu begitu menggoda Miko. bahkan hanya hitungan detik junior Miko sudah bangun sempurna.


"apa aku terlihat seksi memakai pakaian ini mas?" tanya Amora sambil berfose seperti artis majalah dewasa.


"sangat sayang, kau sangat cantik dan begitu menggoda." ucap Miko yang langsung berdiri dari duduknya dan ingin memangsa istrinya itu.


"eh kamu mau kemana sayang? duduk saja di tempat mu. biarkan istri mu ini melaksanakan tugas nya." cegah Amora yang berjalan menuju Miko.


"baiklah, lakukan lah tugas mu sayang." jawab Miko sambil kembali duduk di sofa.


Amora pun berjalan menuju Miko, lalu dia menjatuhkan Tubuh Miko ke atas sofa. Amora pun mulai naik ke atas tubuh Miko seperti seorang wanita liar yang butuh kehangatan.


sementara Miko masih menikmati pemandangan di depannya, tiba-tiba Amora menarik baju tidur Miko sehingga seluruh kancing nya berserak di lantai.


Amora hanya bisa tersenyum melihat dada bidang suami nya itu.


"kau akan tau sayang, se liar apa istrimu ini." bisik Amora di telinga Miko.

__ADS_1


"lakukan lah sayang, aku sungguh menunggu waktu ini."


Amora mengambil gelas yang masih berisi anggur merah sedangkan dia duduk di atas paha Miko dan kaki satunya menggantung ke lantai. Amora pun menuangkan sedikit demi sedikit anggur merah itu ke dada bidang suaminya sehingga anggur itu mengalir ke pusat Miko dan membasahi dada nya. dan dengan sigap Amora menjilati semua bekas anggur itu dengan penuh nafsu.


lagi dan lagi Miko merasakan kenikmatan luar biasa di permainan Amora. setelah Amora merasa puas bermain dengan anggur nya akhirnya Amora meletakkan gelas itu si meja dan mulai membuka satu persatu pakaian milik miko sampai tubuh Miko menjadi polos tanpa sehelai benang pun.


Amora pun turun dari tubuh Miko, sementara Miko yang ingin protes bibirnya langsung di tempelkan oleh jari Amora.


"jangan protes sayang, nikmati saja permainan kita." ucap Amora.


"baiklah sayang, mas yakin kamu akan memberikan yang terbaik untuk kita malam ini." jawab Miko lagi.


Amora pun mengambil ponselnya dan mulai memasang sebuah musik di sana, dan setelah nya dia mulai menari dengan liar di hadapan suaminya itu. Miko benar-benar sudah sangat bernafsu melihat pose-pose istri nya itu. bahkan junior nya saja sudah tidak dapat di ajak kompromi.


Miko yang sudah tidak tahan langsung menerkam Amora, dengan sekali angkat Miko Langsung menggendong Amora ke ranjang.


"maaf sayang, tapi untuk ronde satu ini mas ingin mas yang memimpin permainan." bisik Miko di telinga Amora setelah Miko merebahkan tubuh Amora di ranjang.


"baiklah mas, jika itu keinginan mu aku akan mengikuti nya."


Miko pun mengeluarkan 4 kain pita dari lemari kamar itu.


"mas kamu mau ngapain?" tanya Amora saat Miko sudah mulai mengikat kaki dan tangan Amora.


"melakukan apa yang kau lakukan sayang ku."


setelah selesai mengikat tangan dan kaki Amora Dan memastikan semuanya sudah terikat kencang Miko kemudian turun dari ranjang dan menuangkan anggur merah ke gelas nya lalu berjalan menghampiri Amora.


"kau harus tau sayang, rasa nikmat yang kau berikan tadi." bisik Miko di telinga Amora.


tiba-tiba Miko langsung menarik paksa pakaian milik Amora sehingga Amora telihat polos tanpa benang.


"mas.."belum selesai Amora melanjutkan kata-katanya Miko sudah membekap mulut Amora dengan ciuman panas nya sampai Amora merasa hampir kehabisan nafas.


setelah selesai berciuman Miko pun mulai menuangkan tetesan demi tetesan anggur itu ke tubuh Amora dan setiap tetesan akan mendapat jilatan dan gigitan dari Miko.


"ahh mas sakit..." desah Amora yang merasakan gigitan Miko terlalu kuat di bagian dada nya.


"apa sayang ga dengar." goda Miko yang memang semakin terangsang mendengar desahannya Amora.


"pelan-pelan dong mas, sakit tau." protes Amora.


"ohh kamu mau yang pelan-pelan ya sayang, yang seperti ini hah?" tanya Miko sambil menggigit bagain dada Amora lebih keras lagi.


"ahhh mas sakit banget."


"tenang saja sayang, nanti pasti mas berikan kenikmatan kok." ucap Miko yang sudah mulai bermain di ************ Amora dan kemudian ke bagian intim Amora menggunakan jari dan mulut nya.


"mas aku udah ga tahan bisa kita mulai saja sekarang?" tanya Amora yang memang sudah tidak dapat membendung rasa nikmat dunia ini.


"masukin apa sayang?" goda Miko.


"masukin punya kamu dong mas ah, sarang nya ada di sini dan ini sudah malam dia perlu kembali ke sarang." tambah Amora yang merasa sudah di puncak nafsu.


"baiklah istri cantik ku, mari kau rasakan Hujaman demi Hujaman dari junior ini." ucap Miko yang langsung siap-siap melakukan serangan malam.

__ADS_1


__ADS_2