
Saat Sena sedang asyik mengukur tubuh Amora, untuk fiting baju pengantin nya dan seperti nya Sovi juga ikut mendampingi Amora. Mela yang merasa ini adalah hal penting yang harus di kabar kan ke dunia luar langsung mengambil ponselnya dan mengambil video Amora dan Sovi yang terlihat sedang asyik itu.
Mela yang merasa harus ada gosip baru pun menyayangkan siaran langsung di Instagram pribadinya, dengan caption "fitting gaun pengantin untuk menantu Wijaya grup."
Tidak butuh waktu lama siaran langsung Mela pun langsung banyak yang menonton dan membagikan. bagaimana tidak beberapa orang tahu betul siapa Sovi Wijaya, wanita yang sedang terekam kamera milik Mela itu.
Beberapa netizen mulai memberikan komentar baik yang pro dan kontrak.
Sementara Miko yang baru saja selesai melaksanakan rapatnya pun segera bergegas menuju tempat fiting baju pengantin yang sudah di share lokasi nya oleh Sovi. Miko pun segera menuju kesana, dan setelah menempuh beberapa waktu akhirnya Miko sampai juga di sana.
Miko yang memang kenal dekat sama Sena langsung bertegur sapa dan ber basa basi, tak hanya pada Sena tapi kepada kedua sahabat mama nya juga, Mela dan Elena.
"Ya ampun Sovi, kenapa bisa sih putra mu se Tampan ini? Apa kau masih butuh menantu lagi? Aku siap kok jadi menantu kedua mu." Goda Elena yang memang takjub melihat ketampanan Miko.
"Iya sov, setelah beberapa tahun tidak bertemu Miko kenapa putra mu jadi setampan ini? Andai putri ku belum menikah, dan tau kalau putra mu ternyata pria normal aku mau kita jadi besanan." Tambah Mela.
"Aku juga mau kalo model pria yang seperti Miko, ga apa-apa deh jadi sugar mommy, dia benar-benar selera ku." Tambah Sena yang memang sudah menjanda langsung merangkul lengan Miko.
Sementara Amora bukan nya cemburu malah cengengesan melihat suaminya itu di perebutkan tante-tante.
"Kalian ini udah pada gila ya, ingat woi kalian udah tua Bangka. Seandainya kalian masih muda pun ga akan sudi aku punya mennatu seperti kalian. Apalagi besan kek kamu Mel tukang julid."jawab sovi dengan ekspresi marah nya.
"Baperan amat sih Bu, kita kan cuman bercanda doang. Amora aja istrinya Miko ga marahan malahan ketawa-ketawa aja tuh. Iya kan Amora." Jawab Sena.
"Hehehe iya Tante." Jawab Amora.
Sementara Miko hanya diam saja, bagi dia ocehan tante-tante ini tidak penting, yang lebih penting adalah melihat istrinya tertawa lepas.
Setelah berbasa basi dan karena ukuran tubuh Amora sudah di dapatkan kini giliran ukuran tubuh Miko yang harus di ukur oleh sena, untuk pembuatan jas dan pakaian pengantin nya nanti.
"Ingat ya Sen, bahan untuk pakaian pengantin putra dan menantu ku harus bahan yang terbaik dan ini adalah rancangan dan model pertama yang pernah ada." Titah sovi saat Sena sedang mengukur ukuran tubuh Miko.
"Tenang saja Sov, untuk keluarga Wijaya pasti yang terbaik, ya tapi uang nya juga yang terbaik ya." Jawab Sena sambil cengengesan.
"Kalau masalah itu kau tidak perlu khawatir sayang, kau tau kan aku akan mengorbankan apapun untuk putra dan menantuku." Jawab sovi.
"Sultan mah bebas ya." Timpal Mela.
Setelah selesai mengukur baju pengantin, mereka pun pamit kepada semuanya karena ini sudah jam makan siang. mereka bertiga pun makan siang di luar karena Sean dan Ravi masih di kantor.
__ADS_1
"Miko apa pekerjaan kalian di kantor lagi banyak?" tanya Sovi pada putranya setelah mereka selesai makan siang.
"tidak terlalu ma, ada apa emang nya?" tanya Miko.
"Hmmm tidak ada sih, mama cuman mau bilang kamu fokus saja ke kerjaan kamu biar mama yang mengurus semua persiapan resepsi pernikahan kalian mama ingin resepsi pernikahan kalian menjadi pesta terbaik dan termegah" ucap Sovi.
"Terserah mama saja, Miko serahkan semuanya kepada mama" ucap Miko.
"Kamu juga Amora, fokus saja ke kehamilan kamu." Titah sovi lagi.
"Baik ma" jawab Amora.
Sovi yang baru saja teringat tentang kejadian tadi pagi soal Elsa ingin menceritakan nya kepada putra sulung nya itu. Namun tiba-tiba ponsel Miko berdering, Miko pun mengeluarkan ponselnya dari saku jas nya dan melihat nama Ravi tertera di layar ponsel itu.
"Ngapain sih ini bocah nelepon jam istirahat begini." Gerut Miko kesal.
"Dari siapa?" Tanya Sovi yang kepo.
"Biasa anak manja mama."
"Yaudah kamu angkat dulu, manatau ada yang penting."
Miko pun menekan tombol hijau dan mengangkat panggilan itu.
"Memang ya ga punya tata Krama, jam makan siang aja nelpon bos nya. Mau saya pecat kamu?" Saat panggilan tersambung Miko langsung nge gas.
"Wahh santai bro." Jawab Ravi yang kena sembur kakak nya itu.
"Ya makanya tau waktu."
"Kakak lagi dimana?"
"Bukan urusan mu."
"Kakak kenapa sih buat masalah terus, lihat ini di kantor sedang ramai wartawan mereka mempertahankan soal kejelasan rencana pernikahan kakak" Jelas Ravi yang kesal dengan kakak nya itu.
"Hah rencana pernikahan kakak? Kan kakak belum mengumumkan nya," jawab Miko ke bingung an.
Sementara Amora dan sovi yang duduk di dekat Miko juga ikut menguping pembicaraan Miko dan Ravi.
__ADS_1
"Menurut informasi yang beredar sih katanya mereka mengetahui itu dari postingan salah satu teman nya mama kak." Jelas Ravi lagi.
"Temen mama?" Tanya Miko kebingungan.
"Iya bentar deh aku kirim ini video nya."
Ravi pun mengirimkan video yang di rekam oleh Mela tadi.
"Wah benar-benar ini kerjaan Tante Mela ya." Ucap Miko yang kesal dengan ulah Sabahat mama nya itu.
"Yaudah Ravi terimakasih ya, sebentar lagi kakak akan pulang ke kantor" jawab Miko yang masih Gedeg sama Mela.
"iya kak.,, Anu kak"Tutt.." tiba-tiba Panggilan berakhir.
"Sialan memang si Miko ini benar-benar ga punya sopan santun, udah di tolong lawan bicara belum selesai ngomong udah di matiin." Oceh Ravi yang merasa kesal.
panggilan pun berakhir,
"Ada apa sayang? Apa kata Ravi?" Tanya sovi yang ingin memperjelas kabar yang di dengar nya tadi.
"Ini semua karena sahabat-sahabat ganjen mama itu, mereka nge post foto dan video aku dan Amora ke media sosial dengan caption calon menantu Wijaya grup. Dan akhirnya jadi banyak wartawan datang ke kantor untuk menanyakan kebenaran soal rencana pernikahan Miko." Jelas Miko kepada Sovi.
"Memang ya Mela dan yang lainnya selalu aja buat masalah, kenapa juga dia harus nge post video itu." Kini sovi yang geram melihat postingan sahabat nya itu.
"Mama akan buat perhitungan sama Mela."
"Sudah lah ma, sekarang yang lebih penting bagaimana cara menyelesaikan masalah ini?"
"Yasudah kamu ke kantor saja Miko, selesai kan masalah dan gosip ini. Bagaimana pun juga cepat atau lambat kan kamu bakal mengumumkan pernikahan kamu dengan Amora juga " ucap sovi.
Miko pun hanya terdiam dan memikirkan perkataan mama ada benarnya juga.
"Gini aja deh Miko mumpung ada wartawan di kantor kamu, kamu dan Amora langsung saja ke kantor dan lakukan konferensi pers soal pernikahan kalian. biar selesai urusan nya, dan mama mau menemui Mela dan yang lain dulu mau kasih pelajaran ke mereka." Titah sovi.
"Bagaimana sayang,?" tanya Miko kepada istrinya itu.
"Aku ngikut saja mas" jawab Amora.
Akhirnya Miko dan Amora pun berangkat ke kantor untuk melakukan konferensi pers soal pernikahan mereka dan Sovi kembali ke butik untuk melakukan perhitungan dengan Mela.
__ADS_1