Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas S 2

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas S 2
Tahap awal penghancur segel


__ADS_3

Kita tunggu yang mulia tiba dulu baru kita tahu apakah semua telah berakhir atau masih ada tugas lainnya di kerajaan ini." jawab Zili.


Setelah menunggu beberapa lama Ze keluar dari kediaman permaisuri diikuti 3 orang pemuda. Para prajurit menunduk hormat melihat salah satu dari mereka yang diketahui adalah pangeran dari negeri itu.


Ze berdiri di depan semua orang lalu bertanya kepada Zili dimana keberadaan permaisuri.


"Di mana permaisuri dan para laba-laba itu?" tanya Ze.


"Tubuh mereka berubah menjadi asap lalu hilang tanpa jejak." jawab Hui tu.


Pangeran yang menjadi putra satu-satunya permaisuri kejam yang masih hidup meneteskan air mata mendengar ucapan Hui tu. Dia menghela napas panjang bersiap untuk mengucapkan sesuatu.


"Aku tidak tahu harus mengatakan apa. Tapi sebagai pangeran satu-satunya yang masih hidup, aku pangeran Mu sui ming ingin menyampaikan sesuatu. Intinya aku tidak ingin apa yang menimpa permaisuri sampai terdengar ke luar istana. Mulai saat ini aku akan menduduki tahta yang kosong dan mengambil alih tugas pemimpin istana ini. Tidak ada lagi tugas apapun yang sempat mendiang permaisuri serahkan pada kalian. Besok aku akan merubah semua aturan yang berlaku. Panggil kembali semua prajurit yang bertugas di luar istana katakan tugas mereka dihentikan dan akan digantikan tugas lainnya." ucap panjang lebar pangeran Mu sui ming.


"Sekarang aku ingin sebagian dari kalian beres kan semua kekacauan dan sebagian lagi laksanakan tugas yang aku perintahkan sebelumnya." tambahnya.


Pangeran atau Kaisar baru Mu sui ming mengucapkan terima kasih kepada Ze dan yang lainnya. Dia ingin menjamu mereka namun ditolak karena Ze dan yang lainnya ingin segera melanjutkan perjalanan mereka. Akhirnya mereka kembali melanjutkan perjalanan menuju tujuan awal mereka.


"Ternyata tanpa kita sadari salah satu masalah yang harus diselidiki telah selesai kita tangani. Asal usul serta masalah dari pemilik asli tubuh yang Hui tu tempati telah terselesaikan dengan cepat." ucap Ze.


"Ya, untungnya juga karena permaisuri masih memiliki keturunan dengan hati yang baik. Jika tidak, aku pasti akan direpotkan dengan urusan istana karena tidak ada yang bisa menduduki tahta." ucap Hui tu.


Selama perjalanan menuju ke tempat asal dari mendiang istri Hui tu, Ze memilih untuk melatih jurus penghancur segel miliknya mengingat tingkat kultivasinya sudah lebih dari standar rendah untuk melakukan jurus itu.


"Kultivasimu tidak berkembang cukup baik karena tingkat kultivasimu sudah hampir mencapai tingkat tertinggi dari kultivasi dunia bawah. Jika ingin berkembang lebih pesat kau hanya bisa bermeditasi di dunia atas." ucap Ze saat melihat Huo nan membuka mata.

__ADS_1


"Aku sudah sangat beruntung memiliki kemampuan setinggi ini pada usiaku ini kakak ipar. Dengan pencapaian setinggi ini mahluk dunia bawah tidak ada yang bisa meremehkan diriku aku tidak ingin serakah dengan mengharapkan sesuatu yang lebih dari ini ." ucap Huo nan.


"Kau harus bisa membedakan antara serakah dengan kebutuhan yang harus dipenuhi. Kau sebagai orang yang berada di sekitar aku, kau tidak bisa hanya memiliki kemampuan yang hanya membandingkan dengan mahluk dunia bawah sebagai patokan mengingat tingkat kultivasi lawan yang selalu mengganggu siapa saja orang disekitar aku itu bahkan melebihi batas tertinggi pencapaian mahluk dunia bawah." jelas Ze.


"Setelah semua masalah selesai kau harus ikut dengan Zili untuk bermeditasi. Kau harus meningkatkan kemampuan milikmu mengingat jika aku harus meninggalkan semua untuk sementara saat waktunya tiba aku akan menitipkan tanggung jawab menjaga keluarga kami padamu." ucap Ze lagi.


"Kakak ipar akan pergi? Kemana? Kapan dan kenapa harus pergi?" tanya Huo nan beruntun.


"Aku sendiri belum tahu tapi itu demi kebaikan semuanya." jawab Ze.


"Aku akan mengantarmu ke luar dari batu dimensi ini. Aku harus menggunakan jurus penghancur segel pada kak Jin hu dan sebaiknya tidak ada siapapun disekitar kami untuk menghindari hal yang tidak diinginkan." ucap Ze.


Ze mengantar Huonan keluar dari batu dimensi lalu segera kembali ke dalam batu dimensi. Saat Ze sudah di dalam batu dimensi, ternyata Jin hu sudah bangun dari meditasinya. Jin hu langsung memeluk Ze dan mengecup keningnya.


"Sebaiknya kau bersiap karena aku akan menggunakan tahap awal jurus penghancur segel padamu." ucap Ze.


"Ya, ada 3 tahap untuk menghancurkan segel pada tubuhmu itu. Tahap pertama yaitu untuk mematikan atau meredam efek dari segel itu, ke 2 adalah melumpuhkan atau mematikan segel itu dan terakhir adalah menghancurkan segel itu selamanya." jelas Ze.


"Baik aku paham." ucap Jin hu.


"Apakah kau sudah siap?" tanya Ze setelah berhasil melepas pelukan Jin hu.


"Aku siap." jawab Jin hu.


"Maka bersiaplah dalam posisi bertapa agar aku bisa memulai tahap pertama jurus penghancur segel." ucap Ze.

__ADS_1


Jin hu segera duduk di atas sebuah batu dalam posisi bertapa. Ze memejamkan matanya lalu mulai melakukan gerakan. Awalnya Ze menyatukan telapak tangannya di depan dada lalu mulai mengayunkan tangan dan melakukan langkah yang terlihat sangat pelan. Setiap gerakan Ze terlihat seolah ada bayangan yang mengikuti dan energi disekitar berkumpul kemudian terserap ke dalam tubuhnya.


Ze mengarahkan telapak tangannya ke arah Jin hu dan dari telapak tangan Ze terlihat cahaya putih yang keluar lalu masuk ke dalam tubuh Jin hu. Tubuh Jin hu terangkat membuatnya melayang di udara. Ze membuka matanya lalu melangkah mendekat ke arah Jin hu.


Ze kemudian menempelkan dua telapak tangannya pada punggung Jin hu. Ze dan Jin hu sudah penuh keringat saat ini. Ze lalu mentotok beberapa bagian tubuh belakang dan depan Jin hu.


Setelah itu tubuh Jin hu kembali mendarat di atas batu tidak lama setelah itu Jin hu memuntahkan seteguk darah berwarna merah gelap. Ze tersenyum melihat itu lalu segera memberikan air suci pada Jin hu yang segera diterima oleh Jin hu.


"Tahap pertama berhasil. Kau tinggallah untuk bertapa agar energi yang masuk ke dalam tubuhmu dapat meningkatkan kultivasimu." ucap Ze dan Jin hu segera melakukannya.


"Sebaiknya aku istirahat sebentar. Sungguh jurus itu sangat menguras tenaga. " gumam Ze yang langsung tertidur di atas sebuah kain tebal yang memang selalu dia siapkan di dalam batu dimensi.


Ze bangun setelah cukup lama tertidur dan Jin hu sudah selesai dengan tapanya. Ze menatap kagum pada Jin hu setelah menyadari bahwa tingkat pencapaian Jin hu saat itu telah meningkat pesat bahkan sudah satu tingkat di atas Hui tu.


"Seberapa kuat sebenarnya kekuatan yang tersegel pada tubuh suamiku ini? Bahkan baru beberapa saat setelah tahap awal jurus penghancur segel aku gunakan walaupun masih di dunia bawah, pencapaian kultivasi miliknya tetap meningkat dengan pesat. Bahkan lebih pesat dariku yang bertapa di dunia atas. " batin Ze.


"Ada apa sayang?" tanya Jin hu mengagetkan Ze.


"Tidak, aku hanya heran melihat kultivasimu meningkat pesat dalam waktu singkat." jawab Ze.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Yang mau crazy up ayo mana?


Tapi, jangan lupa vote, like dan komen nya ok?

__ADS_1


Author bakal gempur up malam ini kalau banyak yang kasih dukungan. 😚


__ADS_2