Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas S 2

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas S 2
Racun pada tubuh putri Yin ying


__ADS_3

Karena wajah buruk putrinya membuat muak kaisar Yue, pria bejat itu ingin menghabisi dia namun permaisuri memohon untuk nyawa putrinya. Akhirnya kaisar Yue tidak jadi menghabisi nyawa putrinya tapi memgurungnya di istana dingin tanpa pelayan seorang pun dan permaisuri hanya dapat mengirimkan makan 2 hari sekali saja.


Permaisuri juga tidak diijinkan untuk mengantar makanan sendiri. Jika tidak, maka nyawa putrinya akan berakhir. Hal itu membuat permaisuri tidak pernahbertemu dengan putrinya lagi hingga saat ini.


Huo nan menatap iba pada permaisuri Xin yang telah melakukan banyak hal demi putrinya. Dia akhirnya memutuskan untuk membawa beberapa orang untuk membantu mengeluarkan keluarga terutama putri dari permaisuri dari tempat mereka dikurung.


Keluarga kerajaan Ying yang dipenjara sisa 5 orang saja yang masih bertahan selebihnya sudah tewas akibat tidak lagi mampu menerima siksaan setiap kali kaisar Yue menemui mereka.


Permaisuri berlari memeluk tubuh lemah ayahanda, dua paman serta dua saudara laki-laki nya yang masih hidup walaupun dalam keadaan mengenaskan. Pertemuan mereka dipenuhi tangis permaisuri sedangkan 5 orang itu tidak lagi mampu mengeluarkan suara.


Tubuh mereka penuh dengan luka baik luka baru dan luka lama. Dari bentuk luka mereka, kaisar Yue sering menghukum mereka dengan berbagai macam cara. Dari luka cambuk hingga luka bakar sudah memenuhi tubuh mereka.


"Bawa mereka ke tempat yang bersih lalu segera panggil tabib untuk melihat keadaan mereka." ucap Huo nan.


"Ayo ke tempat putri.....


"Namanya Yin ying." ucap permaisuri.


"Hm, putri Yin ying." ucap Huo nan.


Mereka memasuki sebuah bangunan yang cukup jauh dari istana. Bangunan itu terlihat sangat kumuh dengan pintu yang tertutup rapat. Mereka segera memasuki bangunan itu setelah Huo nan menghancurkan pintu bangunan itu.


"Yin ying....." panggil permaisuri pada seorang gadis yang terbaring tak berdaya di atas tempat tidur.


Air matanya kian luruh, hatinya teriris melihat kondisi putrinya. Dia langsung berlari ke arah putri yang sudah lama tidak dia lihat itu.


"Maafkan ibu sayang, ini salah ibu yang sangat tidak berguna." ucap permaisuri.


"Ibu?" ucap lemah gadis itu mendengar suara sang ibu.


Dia hampir tidak mengingat suara ibu yang telah melahirkan dirinya itu. Sejak usia 5 tahun dia sudah tinggal di dalam gubuk kumuh yang disebut istana dingin oleh kaisar Yue.


Putri Yin ying akhirnya dibawa ketempat yang lebih layak di dalam istana. Melihat kondisi tubuh keluarga permaisuri Xin dan putrinya yang lemah sedangkan tabib yang mereka dapatkan sangat jauh dari mampu untuk menangani kondisi tubuh mereka, Huo nan meminta ular api memanggil Ze untuk membantu mereka.


Ze yang memang ada di sekitar tempat itu segera masuk ke dalam ruangan tempat keluarga kerajaan Ying sedang dirawat. Kedatangan Ze yang begitu cepat membuat Huo nan terkejut.

__ADS_1


"Kakak ipar, kakak ke 2 dan Hui tu mengapa bisa datang lebih cepat?" tanya Huo nan.


"Nanti saja kau tanya hal itu. Biarkan aku dan Hui tu memeriksa keadaan mereka dan membantu mengobati mereka." ucap Ze.


Huo nan mundur memberikan jalan untuk mereka agar dapat segera memeriksa seberapa parah kondisi tubuh mereka yang terluka.


"Banyak tulang yang patah dan hampir 100 persen kulit mereka membusuk." ucap Hui tu.


"Bukankah kau memiliki pil regenerasi? Berikan saja itu pada mereka." ucap Ze santai membuat banyak mata menatap tidak percaya ke arah Ze.


Bagaimana tidak, pil regenerasi adalah pil langka yang sangat berharga. Bahkan untuk keluarga sendiri sering kali orang tidak akan rela memberikan pil itu dan wanita yang berdiri di depan mereka mengatakan untuk memberikan saja pil regenerasi pada orang yang tidak dikenalnya.


"Pil yang aku miliki hanya sisa 2 butir saja sedangkan mereka ada 5 orang, jika kau lupa yang mulia ratu Jin." ucap Hui tu.


Ze memberikan kantung penyimpanan pil miliknya pada Hui tu tanpa mengalihkan perhatian pada tubuh putri Yin ying yang dia sedang periksa.


"Di dalam masih ada sekitar 7 butir. Ambil semua dan sisanya untuk kau saja." ucap Ze membuat beberapa orang tidak dapat berkata apapun lagi sangking takjubnya.


Hui tu segera memberi masing-masing satu pil pada 5 orang itu yang langsung di telan oleh mereka tanpa pertimbangan apapun. Perlahan kulit mereka terlihat mengelupas lalu terlihat kembali seperti kulit normal tanpa luka sedikitpun.


"Apakah ratu itu berasal dari kerajaan yang sangat kaya? Pil berharga selangit dia berikan dengan tanpa banyak pikir lagi pada orang asing bahkan bukan sebutir tapi 5 butir." tanya seorang berbisik pada rekannya.


"Sebaiknya kalian tidak ada yang mengeluarkan suara apapun untuk mengganggu aku. Aku butuh ketenangan untuk menganalisa kondisi tubuh putri ini." ucap Ze.


Mendengar ucapan Ze semua orang menutup rapat mulut mereka. Ze mengeluarkan beberapa lembar daun berwarna merah dengan guratan berwarna hijau, serimpang akar tanaman berwarna putih dan sebutir pil regenerasi dari cincin ruang miliknya.


Mereka makin takjub melihat Ze masih mengeluarkan sebutir pil regenerasi lagi tanpa ragu. Ze menumbuk semua bahan itu hingga halus lalu menambahkan beberapa tetes air suci pada ramuan itu.


"Balur ramuan ini pada seluruh tubuh putri itu. Yang lainnya sebaiknya menunggu di luar saja karena putri harus dibaluri ramuan sekujur tubuhnya." ucap Ze.


"Kalian juga sudah bisa keluar dari ruangan ini. Tunggu aku selesai menyelamatkan nyawa putri itu maka aku akan membantu kalian membentuk kembali dantian agar kalian dapat kembali berkultivasi." ucap Ze.


Mereka segera keluar dari kamar. Semua orang menatap kagum karena 5 orang yang bahkan tidak mampu untuk berbicara lagi sebelumnya kini berjalan santai seolah tidak pernah terluka sebelumnya.


Di dalam kamar, pelayan dari permaisuri Xin membalur tubuh putri Yin ying dengan ramuan buatan Ze. Melihat baluran ramuan yang perlahan berubah menjadi hitam dengan bau busuk yang menusuk hidung, Ze memgernyit lalu menggeleng.

__ADS_1


"Putri anda keracunan." ucap Ze.


"Aku tahu itu yang mulia." ucap permaisuri Xin.


"Kau tahu?" tanya Ze takut salah dengar ucapan wanita di depannya itu.


"Permaisuri sengaja meminta sesuatu untuk merusak wajah putri Yin ying agar tidak mengalami penderitaan yang lebih besar dari kematian." jawab pelayan permaisuri Xin.


"Maksudnya?" tanya Ze.


Pelayan itu kembali menceritakan cerita yang sebelumnya dia ceritakan pada Huo nan. Mendengar itu Ze mulai paham maksud ibu yang sedang mengkhawatirkan putrinya itu.


"Langkah yang anda pilih memang sulit karena anda menjadi permaisuri yang tidak dihargai setelah itu." ucap Ze.


"Aku rela melakukan apapun asal putriku tidak mengalami pelecehan oleh ayah kandungnya sendiri. Tidak masuk akal bukan jika putrinya sendiri bahkan dia jadikan gu*dik dan selir." ucap permaisuri.


"Tapi, anda salah dalam mempercayai seseorang." ucap Ze.


"Maksud yang mulia apa?" tanya balik permaisuri Xin.


"Racun yang orang itu gunakan tidak hanya merusak lapisan luar kulit putri anda. Itu menggerogoti tubuhnya secara perlahan dan memberikan penderitaan yang sangat panjang. Bahkan orang akan memilih kematian dari pada penderitaan yang selama bertahun-tahun dia alami itu." jelas Ze.


Permaisuri Xin tiba-tiba tidak sadarkan diri karena syok mendengar penjelasan Ze tentang apa yang harus putrinya alami selama ini. Dengan sigap Ze menangkap tubuh wanita yang sudah tampak jauh lebih tua dari usianya itu dengan energi tenaga dalam.


"Permaisuri... seru pelayan yang langsung di tahan karena Ze mengisyaratkan agar dia diam.


Ze memindahkan tubuh permaisuri Xin ke tempat tidur tanpa menyentuh tubuhnya sama sekali. Ze menghela napas panjang melihat keadaan putri dan ibu itu.


"Dia sungguh luar biasa kuat karena masih dapat bertahan hidup di tengah siksaan setiap harinya." gumam Ze menatap kasihan tubuh lemah di depannya.


"Permaisuri hanya terlalu terkejut sehingga tidak sadarkan diri. Dia akan baik-baik saja setelah sadarkan diri. Sekarang tugasmu adalah membersihkan tubuh putri itu agar aku dapat melanjutkan proses pengobatan pada putri itu." ucap Ze.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Wah banyak yang berharap putri Yin ying menjadi jodohnya si konyol 😅

__ADS_1


Dijodohin gak ya? jodohin gak ya? Tau ah rahasia 🤣🤣🤣🤣🤣


selamat membaca 😚😚✌✌✌✌


__ADS_2