
Ze menatap ke arah tubuh Doju dengan pupil mata emasnya itu.
"Apa yang sedang putri lakukan dan ada apa dengan matanya itu pangeran?" bisik Suho bertanya pada Zili.
"Aku juga tidak tahu." jawab Zili.
"Itu adalah mata ketiga yang pernah diceritakan dalam sebuah dongeng dan aku pikir itu hanya berupa mitos belaka. Aku sungguh tidak menyangka kalau aku akan dapat melihat itu selama sisa hidup yang aku miliki ini." ucap seorang sepuh.
"Yang maha guru?" ucap semua yang ada di sana terkejut lalu segera menunduk hormat.
"Tidak perlu seperti itu. Bangunlah semua dan jangan mengusik apa yang sedang tabib itu lakukan." ucap orang yang disebut yang maha guru itu.
Yang maha guru adalah sesepuh tertua yang paling disegani dan dihormati di negeri hewan roh suci itu bahkan melebihi kaisar negeri itu.
"Apa fungsi dari mata ketiga yang maha guru katakan itu?" tanya Zili.
"Mata ketiga adalah sebuah anugrah yang hanya dapat di peroleh dari berkah pohon jiwa. Meskipun ada banyak orang yang dapat menjumpai pohon jiwa ini, tidak semua dapat anugrah itu hanya orang istimewa yang akan dianugerahi mata dewa itu." jelas yang maha guru.
"Mata dewa itu mampu melihat apapun yang ingin pemilik mata itu lihat. Tapi, mata dewa jika digunakan akan sangat menguras energi dari penggunaannya dan mata dewa juga tidak boleh digunakan terus menerus dalam waktu dekat. Jika itu terjadi maka pemilik mata dewa akan mengalami luka dalam yang sangat serius." tambahnya.
"Selalu saja ada hal baru yang sangat mengejutkan dari putri Ze ini. Aku tidak tahu kapan kejutan dari putri Ze akan habis." puji Suho.
"Ya kau benar Suho. Putri selalu memiliki hal-hal yang istimewa di setiap masalah yang dihadapi." ucap Zili.
"Aku bahkan curiga bahwa Putri mungkin juga merupakan reinkarnasi dari Dewi keberuntungan." ucap Suho.
Mereka melihat Ze yang serius menggunakan mata dewa miliknya itu sambil sesekali berbisik mengenai Ze.
"Akh....." pekik Ze tiba-tiba lalu menutup matanya.
"Putri....?" seru Suho dan Zili terkejut dan khawatir.
Mereka lalu menghampiri Ze yang masih memejamkan matanya.
"Apakah putri baik-baik saja?" tanya Zili.
__ADS_1
"Aku baik-baik saja." jawab Ze.
"Hanya saja mataku terasa sedikit perih dan tubuhku terasa sangat lemas." tambahnya.
"Kau terlalu lama menggunakan mata dewa milikmu itu sehingga tenaga mu habis terkuras dan matamu lelah karenanya." ucap yang maha guru.
"Mata dewa?" beo Ze.
"Kemampuan melihat apapun yang ingin kau lihat dan ketahui adalah mata dewa. Apakah kau tidak tahu itu?" jelas maha guru bertanya pada Ze.
"Aku sama sekali tidak tahu nama dari kemampuan yang tiba-tiba muncul dalam ingatanku saat aku memakan buah yang diberikan oleh pohon jiwa. Aku hanya ingin mencoba kemampuan itu sekarang." ucap Ze.
"Kemampuan itu memang sangat bermanfaat untuk keadaan genting tapi, sebaiknya jangan gunakan terlalu lama dan jarak penggunaan kemampuan itu setidaknya 10 hari setelah kau menggunakannya. Karena kemampuan itu akan menguras banyak energi dari tubuhmu dan akan melukai dirimu jika digunakan terlalu sering." jelas yang maha guru.
"Terima kasih atas penjelasan dan saran anda." ucap Ze.
"Bukan masalah besar karena aku justru merasa sangat beruntung dapat melihat kemampuan yang seperti sebuah mitos itu." ucap yang maha guru.
"Mitos?" lagi-lagi Ze membeo karena bingung.
"Aku paham." jawab Ze.
Ze lalu menelan pil penguat roh tingkat surga miliknya yang berhasil membuat yang ada di sana terkejut.
"Mengapa putri memiliki pil roh buatan dunia atas bahkan tingkat surga?" tanya yang maha guru.
"Pil mana yang anda maksud dengan pil buatan dunia atas?" tanya Ze yang terlihat sedikit lebih bertenaga setelah menelan pil roh.
"Pil yang baru saja putri telan itu." jawab yang maha guru.
"Itu pil buatan aku sendiri. Bukan buatan alkemis atau tabib dunia atas ini." bantah Ze membuat mereka semakin terkejut bahkan tidak percaya.
"Bagaimana bisa? Pil buatan mahluk dunia bawah memiliki tampilan, aroma dan roh yang berbeda dengan pil buatan dari mahluk dunia atas ini dan pil yang baru saja putri telan adalah pil dengan energi roh yang sangat kuat." ucap yang maha guru tidak percaya.
"Artinya bahwa anda mencurigai aku telah berbohong?" tanya Ze.
__ADS_1
"Bukan seperti itu hanya saja, sangat sulit untuk dipercaya." jawab yang maha guru.
"Aku tidak perlu untuk kalian semua percaya. Yang paling penting adalah bagaimana untuk menolong Doju terlebih dahulu karena dia dalam keadaan yang sudah sangat kritis untuk saat ini." jelas Ze.
"Sebenarnya apa yang telah terjadi pada Doju? Mengapa dia bisa jadi seperti ini?" tanya Zili.
"Beberapa orang berusaha mencelakai yang mulia kaisar negeri ini dan berhasil digagalkan oleh Doju karena Doju selalu tahu tentang rencana mereka dari awal." jelas Ze.
"Karena geram usaha mereka selalu digagalkan oleh Doju, mereka akhirnya memutuskan untuk menyingkirkan Doju dengan sebuah racun yang hanya menggerogoti rohnya sehingga dia akan tumbang tanpa ada yang tahu sebabnya." tambah Ze.
"Meskipun seorang tabib hebat yang memeriksanya tidak akan dapat mengetahui penyebab dia seperti ini. Karena seperti biasa kalau tubuh lemah maka jiwa juga energi roh akan ikut melemah sehingga gejala roh yang digerogoti tidak akan diketahui dengan mudah." jelas Ze lagi setelah diam memperhatikan wajah-wajah mereka yang ada di depannya beberapa saat.
"Berarti tujuan mereka adalah kekuasaan? Siapa mereka?" tanya Zili.
"Kau pasti sudah tahu siapa mereka dan tujuan mereka apa juga kau sudah pasti tahu." jawab Ze.
"Ada hal yang membuat aku penasaran dan ingin mencari tahu tapi tidak berhasil karena tiba-tiba saja mataku terasa sakit." ucap Ze.
"Apa itu?" tanya Zili.
"Nanti lain kali kita bahas masalah ini. Kita harus fokus menyelamatkan Doju dulu karena dia dalam keadaan tidak baik untuk saat ini." jawab Ze.
"Jangan mengusik mereka dulu sebelum motif mereka jelas karena apa yang mereka lakukan juga berkaitan dengan diriku." ucap Ze dijawab anggukan kepala oleh Zili.
"Sepertinya aku membutuhkan beberapa bahan untuk membuat obat penawar buat Doju." ucap Ze.
"Katakan saja apa yang putri butuhkan dan akan aku segera ambilkan." ucap Suho.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Makasih banyak yang udah kasih tips buat mengapresiasi karya author.
Up ini untuk kalian semua yang tidak henti memberikan dukungan untuk author.
Love you all😘
__ADS_1