Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas S 2

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas S 2
Proses penyembuhan master Tang


__ADS_3

Ze memasuki batu dimensi dan seperti biasa, dia akan memanggil Silla dengan nada yang cukup tinggi.


"Silla....." panggilannya.


"Ya, ada apa?" tanya Silla yang tidak lagi mempermasalahkan panggilan Ze dengan suara keras. (Sudah terbiasa)


"Semua bahan yang dibutuhkan untuk mengobati guruku sudah terkumpul kecuali air suci dan daun pohon jiwa." jawab Ze.


"Kalau seperti itu maka ambillah daun pohon jiwa sesuai jumlah yang aku sebutkan sebelumnya tentunya dengan jumlah ganda karena yang harus direndam adalah 2 orang." ucap Silla.


"Ada apa lagi?" tanya Silla karena Ze masih diam di tempatnya.


"Bukankah air suci yang dibutuhkan untuk merendam sangat banyak? Bagaimana caranya membawa air suci sebanyak itu? Apakah harus bolak-balik keluar masuk batu dimensi ini untuk mengambil air suci agar cukup?" tanya Ze.


"Oh masalah itu, kau ambil botol kecil di atas batu tapa di belakangmu itu. Ambil yang berwarna kuning." ucap Silla dan segera Ze lakukan.


"Untuk apa botol ini?" tanya Ze.


"Untuk mengambil air suci. Apa lagi?" jawab Silla.


"Kau dapat mengisi air suci sebanyak yang kau butuhkan. Botol itu tidak akan berubah ukuran ataupun berat sehingga kau dapat dengan mudah untuk mengambil air suci dalam jumlah banyak." jelas Silla.


"Wah kau memang memiliki banyak hal berguna setiap kali aku membutuhkan sesuatu." ucap Ze senang.


"Kembalikan botol itu di tempatnya saat kau telah selesai menggunakannya. Botol itu hanya boleh kau gunakan saat kau butuh air suci dalam jumlah besar di luar dimensi ini." jelas Silla.


"Baik akan aku kembalikan setelah mengobati guruku." saut Ze.


"Dapatkah aku membawa orang lain ke dalam dimensi ini?" tanya Ze.


"Selama orang itu tidak memiliki niat buruk untuk masuk bersamamu, dia bisa masuk saat kau mengajaknya. Tapi, jika ada terbersit sedikit saja niat tidak baik di hatinya untuk masuk ke dalam dimensi ini, tubuhnya akan ditolak oleh dimensi ini." jawab Silla.


"Baik aku paham." ucap Ze sambil mengisi air suci ke dalam botol yang dia ambil dari atas batu tapa tadi.

__ADS_1


Ajaibnya walaupun Ze terus mengisi air suci ke dalam botol itu, botol air itu tidak berubah ukuran sedikitpun. Saat Ze pikir jumlah air yang dibutuhkan sudah cukup, Ze segera memetik daun pohon jiwa sesuai yang dia butuhkan.


"Terima kasih atas segalanya. Aku harus segera kembali untuk mengobati guruku." ucap Ze.


"Tidak perlu sungkan, aku dan seluruh yang ada di dimensi ini adalah milikmu selagi kau menggunakan itu sesuai kebutuhan dan memiliki tujuan yang jelas bukan karena keserakahan." saut Silla.


"Segeralah kembali karena rekanmu sudah ada di luar membawa batu sejati yang kau butuhkan." ucap Silla.


"Aku harus bagaimana memasukkan umbi tanaman api neraka itu, apakah diiris saja atau harus di haluskan?" tanya Ze.


"Cukup diiris tipis saja seperti yang telah kau minta suamimu lakukan." ucap Silla.


"Bagaimana kau tahu? Bukankah kau pernah bilang tidak bisa melakukan apapun jika aku di luar dimensi ini?" tanya Ze.


"Aku hanya mengatakan bahwa aku tidak bisa berkomunikasi dengan dirimu saat di luar dimensi ini. Tapi, untuk apa yang terjadi di luar dimensi ini aku masih bisa melihatnya." jawab Silla.


"Baiklah, terima kasih aku keluar." ucap Ze lalu segera keluar dari batu dimensi itu.


"Ya semua sudah berhasil kami dapatkan." jawab Ze.


"Dari mana kau mengetahui bahwa aku membutuhkan batu sejati tingkat sedang ini?" tanya Ze menunjuk batu sejati yang Hui tu letakkan di atas meja.


"Apakah kau lupa bahwa kau sempat memberi tahu aku sebelumnya?" tanya Hui tu balik.


"Kau membatin tentang kau akan menggunakan beberapa batu sejati tingkat sedang saja untuk pengobatan master Tang sebelumnya." ucap Hui tu lagi tapi dengan telepati.


Hui tu tidak ingin jika yang lainnya tahu kemampuan dirinya yang bisa membaca pikiran orang lain. Tidak akan seru jika mereka mengetahuinya karena mereka akan menjaga untuk tidak membatin secara bebas di dekatnya.


"Oh, aku lupa itu." ucap Ze.


Ze segera menuangkan air suci ke dalam bak yang ular api dan ceri emas siapkan. Ze mengeluarkan tungku kualitas tinggi miliknya dan menaruh api sejati di dalamnya.


"Bantu aku membakar batu sejati itu hingga membara." ucap Ze dan Hui tu segera melakukan tanpa mengatakan apapun.

__ADS_1


"Sayang tolong masukkan irisan umbi tanaman api neraka yang telah kau iris ke dalam masing-masing bak itu." ucap Ze.


"Baik sayang." saut Jin hu dan segera melakukan yang Ze minta.


Ze memasukkan daun pohon jiwa ke dalam bak berisi air suci dan daun itu langsung larut dalam air itu. Ze juga meneteskan 10 tetes darah naga dan 15 tetes darah merak api kedalam masing-masing bak air itu. Air rendaman itu berwarna hijau serupa warna daun pohon jiwa setelah Ze memasukkan semua bahan.


"Bantu aku memasukkan guru Tang ke dalam bak ramuan itu." ucap Ze.


Ular api, Jin hu dan ceri emas segera mengangkat master Tang dan memasukkan tubuh keduanya ke dalam masing-masing bak air. Dua orang itu sudah tidak merespon apapun karena tubuhnya yang sangat lemah.


"Hui tu masukkan batu sejati yang sudah membara ke dalam bak ramuan itu." ucap Ze.


Hui tu dibantu oleh ular api melakukan apa yang Ze katakan segera.


"Ces ces ces." suara batu sejati yang dimasukkan ke dalam air rendaman.


Tiba-tiba air ramuan itu berubah warna menjadi merah pekat dan mengeluarkan asap yang sangat tebal. Tubuh master Tang mulai bergetar di dalam bak rendaman air itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Karena banyak yang menanyakan bagaimana tingkat kultivasi yang ada di dalam cerita ini maka author akan coba susunkan


Susunannya ada


tingkat atau tahap 1 hingga 9 dan masing-masing tingkat terdiri dari 7 level dari level pertama, kedua hingga level akhir.


setelah tingkat 9 level akhir ada pula tingkat bumi, langit, surga, dan misteri dengan masing-masing 7 level juga. Itu untuk kultivasi dunia bawah.


Kultivasi dunia atas itu dimulai dari tingkat misteri dari tingkat 1 hingga 7, selanjutnya tingkat suci, sejati dan mulia dengan masing-masing 7 tingkatan juga.


Ada satu lagi tingkat yang dianggap mustahil untuk dicapai yaitu tingkat Abadi yang dianggap tingkat dewa. Tingkat Ze saat ini berada di tingkat mulia level lima, Jin hu suci level 4 karena tekanan dari segel dalam tubuhnya dia belum bisa terlalu meningkatkan kultivasi miliknya. Hui tu tingkat suci level akhir, Cece dan ular api sebagai hewan dan tanaman roh dari Ze, mereka mengikuti tingkat kultivasi Ze tuannya. Zili berada di atas Ze karena memang tingkatan kultivasi miliknya awalnya diatas Ze dan setiap Ze meningkatkan kultivasi dia akan ikut meningkat juga.


Selamat membaca

__ADS_1


__ADS_2