
Mereka semua mengamati dengan serius apa yang akan dilakukan oleh orang-orang yang ingin memasuki kediaman tempat mereka tinggal saat ini.
"Tampaknya orang itu ingin menghancurkan segel tabir pelindung dengan tenaga dalamnya." ucap salah satu murid saat melihat wakil ketua Song sudah bersiap untuk menyerang tabir pelindung dengan tenaga dalam.
"Duar....." kembali suara ledakan yang lebih keras terdengar.
"Woah...... Putri Ze sungguh sangat hebat. Segelnya sangat kuat menghalau orang yang ingin masuk ke dalam sini untuk melukai kita." puji salah satu murid.
"Tidak hanya menghalau tapi segel itu juga menyerang mereka yang berniat melewati atau merusaknya. Tidak salah jika Ze adalah putri kandung grand master Ji. Dia bahkan sudah melebihi ayah juga mendiang ibunya saat ini." kini Tang biu hu yang angkat bicara memuji murid yang dia anggap putri kandungnya dengan bangga.
"Hm kau benar." ucap Tang Hui bi membenarkan ucapan saudaranya.
"Sebaiknya kita lanjutkan saja apa yang harus kita lakukan. Semua kembali ke tugas masing-masing dan abaikan saja mereka." ucap Tang hui bi.
"Baik guru." sahut para murid dan mereka semua kembali pada kegiatan masing-masing.
...****************...
Keesokan harinya
Seperti ucapan ular siluman sebelumnya, yang mengatakan bahwa mereka akan bertemu di depan kediaman Liu ku keesokan harinya. Wakil ketua Song dan rombongannya sudah berkumpul di depan kediaman Ji liu ku. Mereka menunggu kedatangan ular siluman yang katanya akan membuat orang-orang yang berada di dalam kediaman Liu ku keluar.
"Mengapa orang itu belum juga datang paman?" tanya He lu yang sudah sangat tidak sabar untuk bertemu langsung dengan ular siluman yang dia anggap sebagai orang hebat.
Mereka dari keluarga Song tidak ada yang tau tentang jati diri asli orang yang mereka anggap "tuan yang memiliki kekuatan abadi" adalah seekor ular siluman.
"Mungkin dia sudah dalam perjalanan. Dia juga tidak mengatakan waktu tepat dia akan datang jadi bersabarlah." jawab wakil ketua Song.
__ADS_1
"Baik paman." saut He lu.
"Paman di atas." ucapnya He lu.
"Ada apa?" tanya wakil ketua Song sambil melihat ke arah yang ditunjuk He lu.
"Wush wush wush." (anggap suara angin yang berhembus kencang ya^_^) tiba-tiba angin berhembus kencang dan dari atas ular siluman atau tuan pelindung keluarga Song terlihat perlahan turun.
Beberapa orang dari rombongan keluarga Song menatap kagum akan sosok ular siluman itu. Karena untuk dapat terbang, seseorang setidaknya harus mencapai tingkat misteri awal yang bagi mereka sangat langka ada orang yang mampu mencapai itu.
Mereka tidak tahu menahu tentang dunia atas yang justru telah mencapai tingkat misteri saat mereka bahkan masih ada di dalam telur. Jadi, kemampuan terbang sudah menjadi kemampuan dasar mereka.
"Tabir pelindung yang sangat kuat mengelilingi tempat itu. Tabir itu memiliki kemampuan menyerang juga tampaknya. Gadis itu sudah sangat kuat rupanya. Tidak salah lagi, dia pasti calon ibu sang penjaga berikutnya." gumam ular siluman yang sudah memperhatikan tabir pelindung di sekeliling kediaman Liu ku dari atas semenjak dia tiba.
"Aku harus berhasil mendapatkan dia sebelum gadis itu menjadi lebih kuat dan aku tidak bisa lagi mendapatkan dirinya." gumamnya lagi.
Mata sakti ular siluman itu dapat melihat kilatan energi yang sangat kuat disekitar tabir pelindung itu.
"Selamat datang tuan." sambut mereka sambil menunduk hormat saat ular siluman menapakkan kakinya di tanah.
"Tidak perlu terlalu banyak basa basi lagi. Kalian semua menyingkir dulu dari tempat ini karena tabir pelindung di depan pintu masuk itu memang sangat kuat dan tidak hanya mampu melindungi sekeliling tempat itu, sepertinya itu juga mampu menyerang apapun yang dianggap sebagai ancaman." ucap ular siluman tanpa menjawab sapaan salam dari mereka.
"Baik tuan." jawab mereka dan segera bergerak sedikit menjauh.
Mereka mengabaikan peringatan ular siluman akan ancaman serangan balik dari tabir itu karena penasaran dengan apa yang akan ular siluman itu lakukan untuk membuat tabir pelindung itu hancur.
Ular siluman itu mengumpulkan energi di telapak tangannya yang sebelah kanan lalu mengarahkan pada tabir pelindung buatan Ze.
__ADS_1
"Duar......" Suara ledakan yang sangat kuat terdengar dari benturan energi serangan ular siluman dengan dinding tabir pelindung.
Karena ular siluman itu memiliki mata sakti yang mampu melihat serangan energi yang kasat mata mengarah padanya, dia mampu menghindari serangan balik tabir pelindung itu dan tidak berakhir seperti wakil ketua Song yang terluka cukup parah sebelumnya.
"Sangat kuat." puji ular siluman.
" Tapi, apakah tabir itu masih mampu untuk menghalau serangan dariku jika aku menggunakan kekuatan penuh untuk menyerangnya?" tanya ular siluman dengan nada sinis dan memasang wajah meremehkan seolah tabir itu adalah seseorang yang sedang dia tantang.
Ular siluman itu kemudian memejamkan mata dan menyatukan kedua telapak tangannya di depan dada.
"Blar......blar.....wush.....wush." tiba-tiba dari tubuh ular siluman itu keluar cahaya seperti kobaran api.
Angin yang cukup kuat berhembus di sekitarnya membuat semua yang ada di sekitarnya terbang termasuk beberapa orang dari kelompok wakil ketua Song yang berdiri tidak jauh dari ular siluman berada.
"Aaaahhh aaaaa aaaa" teriak mereka terkejut dan takut karena tiba-tiba tubuh mereka terbang melayang dengan cepat seperti terseret badai tornado.
"wush wush wush." benda-benda juga beberapa orang berterbangan mengelilingi ular siluman.
"Bruk.....Buak.....Duak...."tubuh orang-orang juga benda-benda yang terbang terlempar jauh dan jatuh menghantam pepohonan di sekitar.
"Sebaiknya kita menjaga jarak lebih jauh dari tempat ini." saran He lu sambil meringis melihat keadaan mengenaskan dari tubuh tak utuh orang-orang yang tadinya berterbangan.
"Ya, tampaknya orang itu akan menggunakan kekuatan penuh dan kita kemungkinan besar tidak akan mampu menahan tekanan kekuatan nya." sahut wakil ketua Song dan mereka segera menjauh.
Benar saja, seketika aura mencekam yang cukup kuat terbentuk di sekitar ular siluman itu. Kobaran api dari tubuhnya perlahan membentuk seperti seekor ular yang sangat besar.
"Woah..... Energi yang kuat dan itu sungguh membentuk seekor ular yang sangat besar." seru salah seorang dari kelompok wakil ketua Song.
__ADS_1
"SERANG......!" Seru ular siluman itu sembari membuka matanya.
Kobaran api yang membentuk ular besar itu bergerak dengan cepat ke arah tabir pelindung buatan Ze dan kembali suara ledakan yang sangat kuat bahkan lebih kuat terdengar dari benturan itu.