Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas S 2

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas S 2
Asal usul Silla


__ADS_3

Ze masuk ke dalam batu dimensi tempat Silla dan seperti biasanya dia akan memanggil Silla dengan suara keras.


"Silla......!" panggil Ze.


"Aku di sini, ada apa?" saut Silla.


"Tidak bisakah kau tidak berteriak saat memanggil aku? Aku adalah seluruh dimensi ini. Walaupun kau berbisik di dalam batu dimensi ini aku pasti mendengarnya." ucap Silla.


"Aku tidak melihat keberadaan dirimu jadi selalu merasa kau itu berada sangat jauh. Bukankah aku memang selalu seperti ini mengapa sekarang kau mulai protes lagi?" ucap Ze memberikan alasan.


"Apa yang kau inginkan? Kau pasti memiliki sesuatu untuk ditanyakan atau dibutuhkan setiap kali masuk ke dalam batu dimensi ini. " tebak Silla.


"Aku ingin menanyakan sesuatu kepadamu." ucap Ze lalu mengeluarkan pedang yang dia ambil di tempat sekte sesat yang sebelumnya dia habisi.


"Pedang naga phoenix tingkat suci level dewa? Dari mana kau bisa mendapatkan pedang yang sehebat itu? Bahkan ada roh naga suci berusia puluhan juta tahun didalamnya." tanya Silla.


"Aku tidak sengaja bertemu masalah yang berurusan dengan sekte sesat yang menumbalkan orang demi membuat pedang ini. Aku membasmi seluruh sekte itu dan pedang ini memilihku." jawab Ze.


"Tapi, apakah akan bermanfaat atau hanya akan menimbulkan hal buruk jika aku memiliki pedang ini?" tanya Ze.


"Mungkin kau akan diburu oleh penghuni semesta ini namun, karena ada roh naga di dalamnya, manfaat yang kau dapatkan jauh lebih besar dari keburukannya." jawab Silla.


"Bagaimana bisa roh naga memasuki pedang itu?" tanya Silla.


"Aku juga tidak tahu. Rohku yang telah lama tertidur tiba-tiba tertarik ke dalam pedang itu saat aku bangun aku sudah berada dalam pedang dan tubuhnya menarik perhatian ku saat pertama melihatnya." jawab roh pedang yang Ze pegang.


"Aku dapat melatihmu agar lebih kuat dan dapat melindungi dirimu dari pendekar tingkat dewa." ucap pedang itu.


"Tingkat dewa? Bukankah tingkat tertinggi adalah tingkat abadi?" tanya Ze.

__ADS_1


"Dunia yang kau kenal adalah dunia yang sangat kecil. Ada lebih banyak semesta dengan kekuatan yang jauh lebih besar bahkan kekuatan dirimu dengan penghuni semesta itu bagaikan seekor semut dan gajah." ucap roh pedang.


"Belum saatnya dia mengetahui hal sebesar itu. Dia masih belum cukup kuat untuk itu. " tegur Silla.


"Ah aku lupa." ucap roh pedang.


"Kau sudah terlalu lama tertidur hingga menjadi pikun." ucap Silla.


"Kau selalu bisa membuat kesal." ucap roh pedang.


"Tunggu dulu, apakah maksud dari kata "selalu bisa membuat kesal " ini? Apakah itu artinya kalian sudah saling kenal sejak lama?" tanya Ze.


"Saat kami masing-masing masih memiliki tubuh dulu, kami sering bersama dan selalu saling debat." jawab roh pedang.


"Masih memiliki tubuh? Bukankah kau mengatakan bahwa kau hanya jiwa yang terbentuk dari harapan manusia yang terkumpul Silla?" tanya Ze.


"Karena kejadian itu kaisar dewa cahaya terpukul. Karena tidak terima dengan jiwa dewi pelindung semesta yang hancur, kaisar dewa cahaya membagi kekuatan jiwanya membuat jiwa yang tersisa dari jiwa dewi pelindung semesta terbentuk kembali agar nantinya dapat bereinkarnasi kembali. Melihat keadaan kaisar dewa cahaya yang lemah klan peri yang memendam sakit hati padanya memanfaatkan keadaan menghabisi kaisar dewa cahaya bahkan menyegel jiwa dan kekuatannya hingga walaupun dia bereinkarnasi kembali dia hanya bisa menjadi manusia biasa dengan kekuatan terbatas." ucap roh pedang.


"Aku sungguh menyesal karena membiarkan jiwa iblis dalam hatiku menguasaiku saat itu. Jika bukan karena aku, semesta ini tidak akan banyak kekacauan dan membuat sang penjaga bersusah payah seorang diri hingga saat ini untuk menjaga semesta." ucap Silla.


"Jiwa iblis? Apakah itu artinya kau juga keturunan iblis?" tanya Ze.


"Setiap yang memiliki kehidupan, perasaan dan hasrat pasti memiliki sedikit benih jiwa iblis dalam hatinya. Jiwa iblis itu akan tetap lemah atau menjadi kuat dalam jiwanya itu tergantung pada pribadi tubuh itu. Oleh sebab itu banyak dari manusia maupun mahluk ras lainnya yang menjadi serakah karena jiwa iblis dalam hatinya semakin kuat dan menguasai dirinya. Artinya kau juga memiliki jiwa iblis dalam hatimu oleh karena itu orang itu berusaha agar kau menggila karena dendam dengan ingin menyakiti orang disekitar dirimu. Agar kau musnah karena jiwa iblis dalam hatimu lebih berkuasa." jelas Silla.


"Aku merasakan kehadiran kaisar dewa cahaya dan dewi pelindung semesta semenjak aku terbangun kembali namun aku tidak bisa tahu letak pasti mereka." ucap roh pedang.


"Soal itu kita bahas nanti saja. Yang terpenting adalah mengikat jiwa kalian agar kau dapat melatih dan melindungi Ze dari bahaya kedepannya." ucap Silla.


"Kau benar." ucap roh pedang.

__ADS_1


"Apakah itu artinya kau menyetujui aku menjadi pemilik pedang yang kuat ini?" tanya Ze.


"Aku tidak memiliki alasan untuk tidak setuju. Aku hanya bisa membimbing dirimu sedangkan dia dapat menjagamu. Itu jauh lebih baik mengingat kau selalu diincar oleh kekuatan yang sangat besar." ucap Silla.


"Baiklah, aku setuju jika seperti itu." ucap Ze.


Ze melukai ujung jarinya lalu meneteskan darah pada bilah pedang itu. Tiba-tiba pedang itu bercahaya dan darah Ze menghilang karena terserap oleh pedang itu. Cahaya ungu pedang keluar lalu masuk ke dalam tubuh Ze.


"Aku merasakan tubuhku semakin ringan saja." ucap Ze.


"Karena aku telah membuat tubuhmu menjadi tubuh dewa dan rohmu semakin kuat. Kau tidak akan terpengaruh oleh segala jenis racun dan sihir walaupun tanpa cincin pelindung sihir yang kau kenakan itu." ucap roh pedang.


"Apakah sehebat itu?" ucap Ze takjub.


"Keberuntungan dirimu memang sudah melebihi batas normal. Kau bahkan selalu mendapatkan yang terbaik secara tidak sengaja." ucap Silla.


"Yah, aku sendiri bahkan tidak percaya kalau memiliki keberuntungan yang luar biasa. " ucap Ze.


"Aku keluar dulu. Aku akan membiarkan pedang naga phoenix di dalam sini agar kau memiliki teman bicara dan agar kalian dapat mengenang masa lalu kalian." ucap Ze.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Masih semangat untuk membaca?


Author masih semangat untuk menulis juga sih soalnya banyak yang kasih vote, like dan komen juga ada yang kasih tips. Makasih semua yang sudah kasih dukungan.


Soal up double itu author sendiri juga masih kurang paham. Mungkin karena sistem error atau karena pas up tiba-tiba jaringan lagi error. Harap maklum saja ya😁


selamat membaca

__ADS_1


__ADS_2