
"Cerai? ya gak bisa gitu dong kita aja baru menikah, masa udah mau bercerai aja? " Ucap Angga berjalan di belakang ku. "Lalu sekarang kau mau pergi kemana? " tanya Angga yang masih terus mengikuti ku.
"Ya harus bisa dong, aku gak mau ya nikah sama orang yang gak aku kenal" ucap ku yang masih terus saja berjalan "Ya aku mau pulang lah, emang nya mau kemana lagi" Ucap ku semakin di buat kesal oleh Angga karena dia terus mengikuti ku.
"Ya kalau kita belum kenal satu sama lain ya kita harus saling mengenal satu sama lain" Ucap nya yang masih terus saja mengikuti ku. "Mari sekarang aku antar pulang, mana mungkin aku membiarkan mu pulang sendiri" Ucap nya yang kini telah memegang tangan ku untuk menghentikan pergerakan ku.
"Ya tetap aja aku udah nikah sama orang yang gak aku kenal, meskipun nantinya kita akan saling mengenal satu sama lain, tapi nanti kalau orang tua aku nanyain tentang seluk-beluk keluarga kamu gimana? sementara aku sendiri aja gak tau kamu sama sekali" Ucap ku menggebu-gebu.
Angga yang melihat ku yang terbawa emosi langsung mengajak ku memasuki mobilnya. Aku yang sudah lelah karena terus saja marah marah hanya mengikuti nya saja, karena aku sendiri sudah lelah untuk memberontak nya.
"Kamu mau ajak aku kemana? ko kamu ajal aku naik mobil kamu sih? Aku bisa pulang sendiri tanpa kamu antar! " Ucap ku yang ingin keluar dari dalam mobil Angga akan tetapi Angga mencegah ku untuk keluar dari mobilnya.
"Aku mau ajak kamu berbincang bincang sebentar, katanya kamu gak kenal sama aku, makanya ini aku mau ngajak kamu ngobrol bareng supaya kita saling mengenal satu sama lain" Ucap Angga.
__ADS_1
"Ya emang sih aku gak kenal sama kamu, tapi bukan berarti aku mau ya ngobrol sama kamu" Ucap ku yang mengurungkan niat ku untuk keluar dari mobilnya dan memilih untuk menyenderkan tubuh ku di kursi penumpang.
"Kalau kamu aja gak mau kita saling terbuka, bagaimana aku bisa tau tentang istri ku sendiri, kan gak mungkin dong seorang suami tidak mengenal istrinya sendiri" ucap Angga.
"Ya tapi aku masih belum mempercayai kamu, karena aku aja baru tau nama kamu Angga, bagaimana bisa aku mempercayai kamu secepat itu? apa jaminannya kalau kamu orang baik? " Tanya ku padanya.
"Meskipun tidak ada jaminan yang membuktikan kalau aku orang baik, tapi setidaknya kau harus percaya pada ku dan kita harus tau satu sama lain terlebih dahulu" Ucap Angga yang masih berusaha meyakinkan ku.
"Baiklah, aku sudah senang kau mempercayai ku meskipun cuma sedikit kau mempercayai ucapan ku.bagaimana jika kita pergi ke restauran untuk sekedar berbincang bincang? karena aku merasa lapar sekarang" ucap Angga sambil terkekeh.
"Baiklah sebaiknya kita cari tempat untuk kita bicara, dan aku juga sudah merasa lapar sejak tadi, karena terus marah marah pada mu" ucap ku sambil merasa bersalah karena sudah memarahinya.
"Baiklah kita akan pergi untuk mencari restauran yang pas untuk kita bicara, pakailah sabuk pengaman mu!! "ucap Angga pada ku.
__ADS_1
" Iya, aku akan memakai nya"ucap ku dengannya kesal karena tanpa di beri tahu pun, pasti aku akan memakai nya.
Setelah sampai di restauran yang kami tuju, kita pun segera masuk dan memesan tempat yang pas.Setelah kita mendapatkan tempat kita langsung menempati tempat tersebut.
"Kau ingin pesan apa? " tanya Angga pada ku.
"Aku ingin pesan spageti dan minuman nya jus mangga ya" Ucap ku.
"Baiklah aku akan memanggil pelayanan nya terlebih dahulu" ucap Angga. Dia pun segera memanggil pelayanannya dan memesankan makanan yang aku sebut kan tadi.
***
Maaf yah kalo aku jarang banget update🙏🙏🙏karena tugas-tugas sekolah aku lagi banyak banget dan aku juga harus belajar untuk PTS nanti. Sekali lagi aku minta maaf banget🙏🙏.Sama makasih buat kalian yang udah sabar nunggu cerita aku.
__ADS_1