
Dear pembaca setia,
Shanum baby nya Arkhan udah update ya. Cari aja novelku yang berjudul Dear Husband bab 194.
Yess, Shanum aku update di season 2 Dear Husband tepatnya mulai bab 194.
Buat kalian yang mau baca dari awal bab juga lebih baik, karena dear husband season satu ada keterkaitan para tokohnya dengan season dua.
Tentang siapa Emy palsu dan kakeknya Shanum juga akan diceritakan di sana.
Bagi yang masih penasaran siapa Emy Palsu, kalian bisa baca di dear husband, tapi ingat, cerita shanum muncul di bab 194 dear husband yaw.
Jangan tanya lagi dimana shanum munculnya, aku udah kasih penjelasan sangat detil yah.
Oh ya, kalian suka gak sama kisah Arkhan dan Zalfa? kalau kalian suka, kalian boleh share dong ke temen- temen supaya mereka ikutan baca, share juga ke grup face book dan grup WA serta komunitas yang kalian ikuti, kisah Zalfa dan Arkhan bukan hanya sekedar kisah cinta biasa, namun terdapat segudang bumbu mengenai hikmah yang luar biasa.
Kalian boleh membagikan dan mengajak teman- teman untuk ikutan baper dengan kisah Zalkhan.
Terima kasih atas antusias kalian hingga novel ini memiliki tempat di hati kalian dan sampai kini telah mencapai seratus sepuluh juta kali dibaca.
Terima kasih atas motivasi dan support yang tidak putus dari kalian.
____________
Sekilas, inilah perbincangan antara Arkhan dan Zalfa bulam Desember ini :
Zalfa : "Mas Arkhan, terima kasih udah bikin aku move on dari cinta lamaku. Melalui kasih sayang yang luar biasa darimu, aku bisa menjadikan diriku seutuhnya mencintaimu setelah rasa cintaku pada Yang Maha Kuasa."
Arkhan : "Semua itu tidak lari dari ketetapan Yang Maha Kuasa, sisanya adalah hatimu yang mengaturnya dengan luar biasa."
Zalfa : (tersenyum penuh cinta)
Arkhan : "Duduk sini!" (Sambil menepuk kursi sebelahnya)
Zalfa : "Aku sedang menyetrika. Kemejamu mau dipakai kan? Selain bersih, pakaianmu juga harus rapi dan wangi. Kebersihan itu kan sebagian dari iman."
__ADS_1
Arkhan : "Kangen peluk kamu."
Zalfa : (tersenyum lagi dengan muka memanas) "Tadi malam kan udah. Malah lebih dari sekedar peluk."
Arkhan : "Tahun kemarin juga sudah. Tapi aku maunya sekarang."
Zalfa : "Kamu masih aja nggak berubah meski udah punya anak satu."
Arkhan : "Sampai kita berubah mengeriput dan menjadi kakek nenek, perasaanku ke kamu tidak akan berubah."
Zalfa : (nyesss.. hatinya sejuk)
Arkhan : "Sudah selesai menyetrika, kan?" (sambil melirik Zalfa yang memang sudah selesai menyetrika.
Zalfa : "Udah."
Arkhan : "Sini!" (lagi-lagi menepuk kursi di sebelahnya)
Zalfa : (mendekati Arkhan sambil membawa kemeja yang baru saja dia setrika)
Arkhan : "Kamu mau kan Shanum punya adik?" (sambil menarik pinggang Zalfa)
Arkhan : (melirik kepala yang nyender)
Zalfa : "Semahal apapun harga sebuah bantal, tidak akan mampu menggantikan nyaman dan tenangnya bahu seorang suami untuk istri bersandar."
Arkhan : (mengelus-elus lengan sang istri)
Zalfa : "Kamu akan tetap menjadi perisai untukku kan?"
Arkhan : "Saat seorang pria mengatakan saya terima dalam sebuah akad pernikahan, maka itu berarti dia mengatakan bahwa dia menerima tanggung jawab untuk melayani, mencintai dan melindunginya istrinya, maka kamu jangan ragukan itu. Cinta kita adalah cinta yang sangat mulia, karena kau sudah membuat imanku meningkat, juga membantuku mencari makna cinta yang sebenarnya. Karena itulah, aku ingin berjumpa kembali denganmu di surga."
Zalfa : "Boleh aku tahu alasanmu mengatakan itu kepadaku?"
Arkhan : "Sebaik-baik lelaki adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istrinya."
__ADS_1
Zalfa : (baper, mengira Arkhan akan bilang karena mencintai Zalfa, tapi ternyata jawabannya justru lebih bermakna dan mencerminkan suami yang soleh)
Arkhan : "Pernikahan yang sukses bukanlah saat aku bisa menjalani hidup damai bersama istriku, melainkan saat aku tidak dapat menjalani hidup damai tanpamu." (sambil mengenang pengorbanan Zalfa yang rela bertahan meski puluhan tahun saat Arkhan dalam penjara)
Zalfa : "Tuhan benar - benar adil dengan memberikanku suami sepertimu."
Arkhan : "Hm. Main yuk."
Zalfa : "Main apa?"
Arkhan : "Wik wik. Bikin adik untuk Shanum."
Zalfa : "Malu, ah. Tuh, dilihatin readers noveltoon." (sambil tutup muka dengan kedua telapak tangan)
Arkhan : "Eh, ada jutaan pembaca kita di sini? Ya sudah, aku mau pesan kepada para pbaca, silahkan baca kisah Shanum di dear husband season 2 bab 194."
____________
Yeeey.. itulah sekilas kehidupan Arkhan dan Zalfa.
Ada yang kangen Arkhan dan Zalfa gak nih?
Follow aja instagramku @emmashu90 untuk info mengenai mereka.
Yuk, baca karyaku berjudul MENIKAHI SANG KONGLOMERAT di F i z z o
Baca gratis loh di sana, sama gratisnya kayak di Noveltoon.
Yuk serbu...
Menikahi sang konglomerat ini menceritakan tentang Gwen, gadis dengan predikat mengagumkan lulusan kampus terbaik, namun nasib tak seberuntung predikatnya. Ia terpaksa melepas keperawanannya demi sejumlah uang. Bukan untuk bersenang- senang, tapi untuk biaya rumah sakit sang ibu.
Sehari setelah kesuciannya diberikan kepada pria asing, ia dinikahkan dengan anak sahabat ibunya, tak lain seorang Konglomerat yang terkenal dingin dan tak tertarik pada wanita. Akankah konglomerat muda itu menerima Gwen yang sudah tidak perawan lagi?
Dadah..
__ADS_1
Love,
Emma Shu