
“Alhamdulillah… Akhirnya kamu bebas,” lirih Zalfa dengan suara yang hampir tercekat.
“Atas alasan pertimbangan keamanan Negara, aku dibebaskan,” balas Arkhan.
“Tidak. Bukan atas dasar itu kamu bebas. Tapi aku meyakini karena kedahsyatan ayat-ayat suci yang kamu bacakan dan terus disuarakan serta didengarkan oleh seluruh penjuru negeri, kekuatan ayat-ayat suci yang diamalkan dan didengarkan oleh banyak orang, membawa kebaikan untukmu atas Kuasa Tuhan. Dan inilah kekuatan ayat-ayat itu.”
Kata-kata Zalfa membuat hati Arkhan terasa bergetar, maknanya dalam sekali. Dan Arkhan tidak bisa membalas. Namun hati kecilnya ikut meyakini ucapan Zalfa.
“Zalfa.”
“Ya?”
“Apa yang berubah dari diriku?”
Zalfa mengamati wajah Arkhan dengan seksama. Kemudian tatapannya bergerilya ke tubuh pria itu. dia menggeleng. “Nggak ada yang berubah.”
"Bagian tubuh mana yang pertama kali ingin kau sentuh sekarang?" Senyum khas terbit di wajah Arkhan, menambah kesan tampan pria itu.
Oh… Suara itu, benar-benar semakin menambah basah hati Zalfa. Sungguh, Zalfa menangis bahagia saat itu. Bahkan tangisnya seakan tidak cukup untuk mewakili keharuan yang dia rasakan. Zalfa tersenyum samar, sengaja membuat Arkhan penasaran. Jemari lentiknya mengusap air mata. Fix, kini air matanya sudah terhenti. Tapi detik berikutnya kenapa air matanya bandel dan membendung lagi?
"Katakan, bagian mana yang ingin kau sentuh, akan kuberikan sekarang?" Arkhan menggoda.
"Tangan," jawab Zalfa berusaha menahan air matanya yang membandel, sudah menganak sungai karena terharu.
__ADS_1
Jawaban tidak sesuai ekpektasi, karena Arkhan mengharap jawaban lain. Namun senyum tipis di bibir bergaris tegas itu tidak memudar.
"Dan kamu, bagian tubuhku yang mana yang pertama kali ingin kamu sentuh, sebutkan!" Zalfa balas menantang.
Arkhan terlebih dahulu menatap Zalfa intens sebelum menjawab. Dan tiba-tiba Zalfa maju meraih tangan Arkhan lalu mencium punggung tangan suaminya itu. beberapa detik bibir Zalfa mendarat di punggung tangan Arkhan. Tetes demi tetes membasahi punggung tangan pria itu.
“Terima kasih kamu udah kembali untukku,” ucap Zalfa sambil tersenyum meski air matanya terus mengalir.
“Aku tidak tahu harus mengatakan apa saat kau berterima kasih kepadaku.”
“Katakan kalau kau mencintaiku.”
Arkhan malah tersenyum tipis tanpa mengatakan apa yang diminta oleh Zalfa.
“Aku mencintaimu.” Entah kenapa Arkhan ingin mengungkapkan perasaannya saat itu.
Zalfa mengangguk. “Aku juga.”
“Jangan menangis lagi.
Zalfa dengan cepat mengusap air matanya, dan dia kini sudah tidak lagi menangis.
Arkhan melangkah maju dan menjatuhkan lututnya ke lantai tepat di hadapan Zalfa sesaat setelah Zalfa melepas tangan Arkhan. “Inilah yang pertama kali ingin kusentuh.” Arkhan mengusap singkat permukaan perut Zalfa. “Terima kasih sudah mengijinkan benihku bersemayam di sini. Terima kasih sudah memberikan tempat untuk calon anakku tumbuh.”
__ADS_1
Tangan Zalfa terangkat, telapak tangannya mendarat di kepala Arkhan. Mengusap pelan rambut itu.
Arkhan mendongak dan tersenyum. Dia bangkit berdiri. “Tidak boleh menangis,” ucapnya melihat air mata Zalfa yang kembali mengalir tanpa ijin.
Ya ampun, Zalfa pun heran kenapa dia bisa secengeng itu. iya, Zalfa merasa rapuh sekali dan mendadak kuat saat berada di sisi Arkhan. Tapi Arkhan jugalah yang membuatnya menjadi cengeng. Dikit-dikit nangis. Apa lagi jika mendengar kata-kata Arkhan yang menyentuh hati, jangan ditanya secepat apa air matanya merembes.
Sepersekian detik, keduanya bertukar pandang dalam posisi berdiri di tempat masing-masing. Hingga akhirnya Arkhan tersentak saat tubuhnya ditubruk oleh Zalfa yang kini sudah melingkarkan lengan ke punggung, sejak tadi Zalfa sudah sangat ingin memeluk suaminya. Ijinkan sejenak saja dia melepaskan rindu.
BERSAMBUNG
Loh, kok hari ini SALAH NIKAH update? Aku usahain update setiap hari, biar sedikit tapi rutin. Tapi tetep aja hari minggu adalah hari liburku, jadi hari minggu gk ada update. Kalau pun aku update hari minggu, itu adalah bonus.
Soalnya, melalui instagram ada yang minta supaya aku Update setiap hari, meski pun gak banyak tapi rasa kangen dengan Zalkhan terobati.
Oke deh, aku kabulkan permintaanmu.
Follow instagramku @emmashu90
Sambil nunggu cerita ini update, alangkah lebih baik baca ceritaku yang lain. Ceritanya gak kalah seru dan ngebaperin banget pokoknya. Judulnya
Holy Marriage (Sebentar lagi novel ini dibukukan oleh Noveltoon)
Ada banyak pilihan cerita lain juga, klik aja profilku dan pilih bacaan yg lainnya
__ADS_1