
“Beberapa waktu yang lalu Faisal menemuiku,” kata Zalfa sambil mengalungkan kedua lengannya di leher Arkhan.
“Dimana dia menemuimu?”
“Awalnya dia mendatangi rumah lamamu. Kemudian dia mengajakku bertemu di kafeku.”
“Apa yang dia bicarakan?” tanya Arkhan tenang sambil mengecup singkat pipi Zalfa.
Zalfa sangat mengapresiasi sikap Arkhan yang tetap tenang dan bijaksana meski Zalfa membicarakan sosok mantan. Zalfa kemudian menceritakan pertemuannya dengan Faisal di kafe waktu itu.
“Lama menunggu?” tanya Zalfa sambil meletakkan tas ke meja dimana Faisal terduduk waktu itu.
Faisal menggeleng. “Aku belum lama sampai di sini.”
“Mm… apa yang ingin kamu bicarakan?”
Faisal menyedot jus yang baru saja disajikan oleh pelayan kafe. Dia menghela nafas sebentar kemudian berkata, “Soal ayahku.”
“Pak Ibrahim? Kenapa beliau?”
__ADS_1
“Kamu pasti sudah tahu musibah yang menimpa keluargaku, termasuk kasus tentang ayahku.”
“Aku turut prihatin mengenai itu. kamu yang sabar, ya. semoga Pak Ibrahim kuat menjalani hukuman, aku juga turut berduka ats musibah itu.”
Faisal tampak canggung. “Aku minta maaf karena sudah bersikukuh pada pendapatku mengenai pelaku pembunuhan ibuku, yang ternyata itu salah. Bukan Arkhan pelakunya.”
Zalfa tersenyum tipis. “Nggak seharusnya kamu minta maaf ke aku. Pemikiran burukmu itu ditujukan untuk Arkhan, kamu harus minta maaf kepada Arkhan.”
Faisal menggeleng. “Sampaikan saja maafku ke dia.”
Zalfa menatap raut kurang bersahabat saat Faisal menyebut kata ‘dia’. “Arkhan tidak memiliki masalah denganmu bukan?”
“Kamu masih marah padanya?”
“Aku tidak marah. tapi posisi Arkhan lebih beruntung dariku, dan aku tidak ingin bertemu dnegannya karena itu hanya akan membuatku merasa marah, aku cemburu melihatmu bersamanya.”
“Apakah sampai sebesar ini perasaanmu ke aku? Bahkan sampai saat aku sudah menikah pun, kamu masih terus memikirkanku. Aku berharap, setelah ini kamu menemukanw anita yang jauh lebih baik dariku. Aku bukan milikmu, dan nggak sepantasnya lagi kamu mengharapkanku. Dulu aku juga memiliki perasaan yang sama seperti apa yang kamu rasakan sekarang, mencintai laki-laki yang bukan milikku. Tapi aku bisa melalui hidupku tanpamu, dan aku berhasil menjalani semua ini dengan baik.”
“Aku kecewa mendengar penjelasanmu. Kupikir kamu masih memiliki perasaan yang sama denganku meski lidahmu mengatakan supaya kita tidak lagi bersama, kupikir kamu masih sangat mengharapkanku meski kamu hidup dnegan pria lain. Kupikir kamu menjalani rumah tanggamu hanyalah sebatas untuk sementara dan suatu saat kamu akan kembali padaku. Tapi ini yang justru kamu jelaskan kepadaku.”
__ADS_1
“Awalnya memang begitu, bahkan aku berpikir kalau aku hanya akan menikah selama beberapa bulan saja dengan Arkhan, tapi situasi sudah berubah. Aku mencintai Arkhan, suamiku.”
Ketegasan Zalfa membuat Faisal membeku di tempat. Tatapan matanya tampak gusar dan kekecewaan jelas terlihat di wajahnya.
“Harus berapa kali aku mengatakan hal yang sama? Kita nggak bisa bersama-sama lagi. Kamu memiliki masa depan lain, dan itu bukanlah aku. Lihatlah, aku udah memiliki kehidupan lain. Seharusnya ini udah cukup untuk membuka mata hatimu.”
“Mudah untukmu mengatakannya, Zalfa. Tapi aku tidak semudah itu melupakan janji kita berdua.” Faisal bangkit berdiri dengan ekspresi wajah yang muram kemudian dia berlalu pergi.
Usai menceritakan hal itu, Zalfa mencium pipi Arkhan. “Aku ingin selalu terbuka denganmu, semua masalahku tentu juga harus kamu ketahui. Termasuk mengenai Faisal.”
Arkhan menatap Zalfa datar. “Mengenai permintaan maafnya itu, aku bisa memaafkannya. Sebab aku juga tidak mendengar penuduhannya terhadapku. Tapi jika aku mendengarnya menuduhku, mungkin aku juga akan marah terhadapnya. Lalu, soal perasaannya terhadapmu, aku tidak perlu mempermasalahkannya selama dia tidak mengusikmu. Biarkan saja dia berpikir seperti itu, lama-lama dia pasti akan melupakanmu saat sosok wanita lain masuk di kehidupannya.” Bibir Arkhan pelan-pelan mencumbui wajah Zalfa. “Kita bikin dedek baru,” bisiknya membuat Zalfa tertawa kecil.
Arkhan memulai dengan sentuhan dan kecupan lembut.
***
BERSAMBUNG
Buat yg belum follow instagramku, silahkan follow yah @emmashu90
__ADS_1
Aku aktif kasih info mengenai zalkhan dan ceritaku yg lainnya di sana.