
Masih di mansion utama Linda
Kamar utama Bastian
Bastian tidak sengaja tersentak dari tidur lelapnya ketika dia merasa ada sesuatu yang bergerak di balik pipi nya, laki-laki itu secara perlahan membuka bola matanya.
sejenak dia terdiam saat dia sadar dia tengah memeluk seseorang dan seseorang tengah memeluk lehernya dengan erat.
laki-laki itu mengerutkan keningnya untuk beberapa waktu.
...(Hanya Visual ilustrasi ya Makkk)...
Sejenak Bastian Ingat siapa yang datang ke kamarnya tadi dan siapa yang dipeluknya sejak tadi.
itu adalah temannya Kristy.
Gadis muda polos yang datang dari kampung, kuliah ditempat yang sama dengan nya, bekerja di club malam untuk mencukupi biaya kuliah nya dan mengirim uang untuk orang tua nya dikampung.
Dialah yang memasukkan gadis tersebut ke club malam di mana Kristy bekerja, dia ingat bagaimana Kristy memohon kepada nya agar dia bisa memberikan pekerjaan sebagai salah satu bartender di klub malam tersebut.
pekerjaan paruh waktu yang jelas begitu dibutuhkan oleh gadis tersebut.
__ADS_1
"Berikan aku pekerjaan itu Bas, please.. aku benar-benar membutuhkan"
"Tapi itu dunia malam, kau tahu? gadis seperti kamu tidak boleh masuk ke sana"
"Tapi itu satu-satunya pekerjaan yang bisa aku lakukan sambil kuliah"
"No ..kau tahu dunia itu sangat mengerikan, banyak orang-orang terjerumus didalam nya"
Bastian menolak mentah-mentah, tidak setuju jika Kristy berada di sana dan bergelut dengan pekerjaan seperti itu.
"Aku bersumpah tidak akan terpengaruh, kau tahu? buruk dan bagi seseorang tergantung pada niat hati orang itu sendiri Bas, ketika aku ingin menjelaskan diriku ke dalamnya aku bisa saja melakukannya, tapi ketika aku tidak menginginkan aku pun bisa melakukannya"
"semua kembali ke diri masing-masing bukan? aku masih tahu mana yang baik dan buruk Bas, percayalah aku tidak akan bekerja melampaui batasan diriku dan tidak akan terpengaruh pada mereka yang sibuk dengan dunia kelam nya hmm"
"bukankah itu baik jika aku bekerja di sana? kau laki-laki yang payah soal minum, setiap kali banyak masalah kau pasti pergi minum dan mabuk, bukankah aku bisa membantumu ketika dalam keadaan mabuk?"
Dan pada Akhirnya laki-laki itu memasukkan Kristy ketempat tersebut untuk bekerja.
Tapi hubungan mereka sedikit memburuk saat Bastian tahu Kristy menerima uang dari Daddy nya untuk mengawasi dirinya, melaporkan gerak-gerik nya, gadis itu bahkan menerima tip dari Daddy nya untuk mengurus nya tiap kali mabuk.
"Maafkan aku Bas...aku melakukan nya karena aku butuh uang lebih, tapi aku tidak mengkhianati kamu, tidak pernah bilang soal gadis-gadis yang kamu kencani bahkan aku tidak bilang kamu bertengkar dengan beberapa orang atau mematahkan hati perempuan dan para gadis"
Sejenak Bastian menghela pelan Nafas nya, bisa dia rasakan gadis itu menggeliat pelan hingga membuat pipi mereka saling menempel Antara satu dengan yang lainnya.
__ADS_1
Sejenak laki-laki tersebut meremang, dia mencoba memejamkan bola matanya sejenak.
Belakangan terkadang kedekatan mereka membuat Bastian merasa mulai tidak nyaman, tiap kali dia menatap gadis itu seolah-olah ada yang mengganggu perasaan nya apalagi jika dia disentuh oleh Kristy, seolah-olah ada sesuatu yang membuat jantung nya seakan-akan siap melompat keluar.
Entahlah dia rasa itu bukan rasa risih hanya saja itu seperti sebuah perasaan aneh yang benar-benar mengganggu perasaan nya.
Laki-laki itu secara perlahan membuka bola matanya yang terpejam, dia mencoba untuk bergerak dan menjauhkan kepalanya dari Kristy.
Sejenak laki-laki itu mematung saat dia sadar jika saat ini dia benar-benar bisa menatap wajah gadis tersebut dari jarak yang begitu dekat.
Bastian menatap wajah gadis dihadapannya itu untuk beberapa waktu, memperhatikan seluruh detail wajah dihadapan nya dengan jutaan rasa yang berkecamuk menjadi satu.
Kening, hidung, pipi dan bibir indah itu.
Tiba-tiba dengan gerakan perlahan dia mencoba untuk menyentuh lembut wajah gadis itu dengan telapak tangan kanan nya.
Entahlah apa yang Bastian fikirkan laki-laki itu secara perlahan memajukan wajahnya ke wajah gadis tersebut secara perlahan.
Seolah-olah jarum jam bergerak begitu lamban membuat gerakan nya terlihat seperti slow motion yang begitu meresahkan, ketika secara perlahan laki-laki itu mencoba untuk menyambar bibir Kristy tiba-tiba bola mata gadis tersebut terbuka secara tiba-tiba.
Oh shi ..t.
Laki-laki itu mengumpat dalam hati.
__ADS_1