Semalam Dengan Papa Mu

Semalam Dengan Papa Mu
Saling Mengejar waktu


__ADS_3

Disisi lainnya


Kampus xxxxxxx


Yolanda jelas mengerutkan keningnya saat dia mencoba menghubungi Gerald, ketika dia memanggil laki-laki tersebut mendengar suara nafas seorang perempuan.


Detik berikutnya tiba-tiba dia mendengar suara Gerald yang sayup-sayup terdengar.


"Apa yang kau lakukan di ruangan ku?"


terdengar jeda pada suara laki-laki tersebut untuk beberapa waktu.


"Kau tahu? aku paling tidak suka ada orang yang melampaui batasan nya terhadap hal pribadi milik ku"


Haiyaaaa kenapa laki-laki tua banyak penggemar nya?!.


batin perempuan itu di dalam hatinya.


tidak lama kemudian terdengar suara Gerald bertanya kepadanya.


"Ada apa?"


bersyukurlah demi Paman kreb yang menjual Krabby Patty bersama SpongeBob di lautan lepas akhirnya laki-laki itu menjawab panggilan nya.

__ADS_1


"Daddy...ah tidak agak aneh aku bilang Daddy,kau akan jadi menantu ku"


Oh demi planet Neptunus asalkan bukan Venus, kenapa dia bilang Gerald akan jadi menantu nya.


"Begini, putra mu membawa paksa calon anak tiriku Mr. Gerald, dia menyeret Venus dan itu terlihat begitu mengerikan, cepat cari dan kejar dia jika tidak aku bersumpah akan memangkas Mr. P nya..."


Oh mulut.


Dia tidak bisa mengontrol kemarahan nya, rasanya dia ingin sekali mencincang-cincang barang milik Bastian sekarang juga.


"Aku tidak peduli bagaimana cara kamu mendapatkan dia tapi aku berikan waktu tidak lebih dari satu jam untuk menemukan calon putri tiriku jika tidak aku benar-benar akan mencincang milik putra mu"


Bayangkan bagaimana dia bicara tanpa meletakkan titik dan koma di setiap kata-kata yang keluar dari balik bibir nya.


Persetan bagaimana ekspresi Gerald diseberang sana, tapi Yolanda tidak bisa menahan kemarahannya.


setelah bicara begitu dia langsung menutup panggilannya.


Yolanda menghela kesal nafasnya kemudian dia buru-buru melesat menuju ke arah parkiran untuk mencari mobilnya.


Perempuan itu langsung membuka pintu mobilnya lantas masuk ke dalam sana dan melanjukan mobilnya tanpa berpikir dua tiga kali.


bayangkan bagaimana paniknya perempuan tersebut saat ini, dia langsung berusaha untuk melacak keberadaan Venus melalui handphonenya.

__ADS_1


biasanya Venus selalu memberikan titik lokasinya melalui GPS nya.


Yolanda pikir demi apapun ada di dunia ini dia benar-benar akan mencincang Bastian jika laki-laki itu berani melakukan hal yang tidak-tidak terhadap Venus.


sejenak perempuan itu kembali meraih handphonenya, dia mencoba untuk kembali menghubungi seseorang.


******


Disisi lain


Setelah Gerald melesat turun dari ruang kerjanya menuju ke arah elevator, laki-laki itu langsung keluar dari sana menuju kearah parkiran, mencari mobil nya sembari dia mencoba menghubungi seseorang.


"Angkat panggilan ku, kau ini putra ku atau bukan? kenapa kalau melakukan sesuatu tidak pernah di fikirkan dengan matang?!"


Ujar Gerald pelan sambil dia mengerat kan rahangnya.


laki-laki fikir Bastian selalu saja seperti itu, setiap kali marah dan emosi dia tidak pernah menggunakan logikanya dengan baik dan benar.


putranya terus bersikap seperti anak-anak, padahal usianya jelas telah dewasa.


beberapa kali panggilannya terus diabaikan oleh laki-laki tersebut.


Seketika Gerald langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh, dimana pada akhirnya membuat beberapa karyawannya dan juga security tampak menatap heran ke arah Gerald yang tidak biasanya melajukan mobilnya dengan cara seperti itu.

__ADS_1


Laki-laki itu sejenak berfikir kemana anak itu pergi dikala kemarahan nya menghantam dan melanda, mungkinkah putra nya akan berlaku nekat pada Venus?!.


__ADS_2