Semalam Dengan Papa Mu

Semalam Dengan Papa Mu
Mabuk parah


__ADS_3

Klub malam xxxxxx


21.30 malam


Bastian terlihat berkali-kali menghabiskan minuman yang ada di dalam gelas nya, beberapa botol kosong bekas minuman terlihat memenuhi meja bartender yang ada di hadapannya.


Seorang gadis bartender didepan nya terlihat menggelengkan kepalanya melihat keadaan Bastian.


"Mau aku hubungi Maria, Bas"


Tanya gadis itu pelan sambil menatap iba kearah laki-laki tersebut.


Dia mengenal Bastian dengan baik, sudah paham betul kenapa laki-laki tersebut sering keluar masuk ke club malam tersebut dan minum.


Satu-satunya alasan laki-laki itu minum adalah problem soal kedua orang tua nya dirumah, tiap kali merasa tertekan disinilah tempat laki-laki tersebut.


Dia tidak bilang Maria Oh Hara orang yang buruk,tapi bagi nya Maria memang tidak pantas berteman dengan Bastian, gadis itu memiliki pengaruh buruk untuk laki-laki tersebut mengingat bagaimana cara maria pada Bastian yang selalu menekan keadaan Bastian.


Alih-alih memahami perasaan Bastian, Maria lebih suka memaksakan keinginan nya, bahkan dia tahu, putus nya Bastian dari kekasihnya atas ulah gadis tersebut.


"No..."


Bastian hanya berkata begitu, laki-laki itu terlihat berusaha bergerak turun dari Kursi nya, mencoba untuk pergi dari sana dengan tubuh sempoyongan.


Brakkkkj


seketika Bastian roboh dari tempat nya.


"Bas..?!"


Gadis itu terlihat panik, bergerak dengan cepat dan langsung secepat kilat mendekati Bastian, dia berusaha mengangkat tubuh laki-laki itu dibantu oleh salah satu teman kerja laki-laki nya.


"Kristy, aku fikir dia tidak baik-baik saja"

__ADS_1


teman gadis tersebut bicara dengan tatapan khawatir.


"Apa aku harus menghubungi orang tua nya? atau menghubungi Maria?"


Tanya gadis yang dipanggil Kristy tersebut cepat.


"Gila, Maria bisa memperkosa Bastian"


Dengus laki-laki tersebut cepat.


Semua orang tahu bagaimana buruknya gadis tersebut, menyerahkan Bastian pada Maria jelas bencana.


"Kamu bantu bawa dia pulang"


"Gila...aku mana punya keberanian"


Ucap gadis tersebut cepat.


Dia jelas tahu diri, bagaimana bisa dia jatuh cinta pada laki-laki setampan Bastian bahkan sekaya Bastian, kecuali dia gila anggaplah dia benar-benar ingin cari mati.


"Dia benar-benar mabuk Kristy, aku akan bilang pada bos, bukankah bos teman baik Mr. Gerald? dia pasti senang jika kamu mengantar Bastian pulang"


Ucap laki-laki tersebut sambil menepuk-nepuk punggung Kristy.


"Tapi.."


"Antarkan dia pulang"


Tiba-tiba seseorang mengejutkan mereka, gadis tersebut buru-buru menoleh.


"Mister?"


Itu adalah bos di club mereka.

__ADS_1


"Tapi..."


Gadis itu jelas meragu, perasaan nya gelisah, tidak tahu kenapa dia merasa seolah-olah sesuatu yang tidak enak akan terjadi.


"Tidak bisakah orang lain saja yang mengantar nya?"


Tanya Kristy lagi kemudian.


"Kamu bisa melakukan nya, beberapa kali kamu melakukan nya, Bastian lebih mempercayai kamu ketimbang pegawai lainnya"


"Tapi..."


Dia tahu dia pernah mengantar laki-laki tersebut beberapa kali ke apartemen nya, tapi bertemu nyonya Linda jelas bukan hal yang baik, kalau tuan Gerald dia tahu betapa baik nya laki-laki kharismatik dengan sejuta pesona Tersebut.


"Tuan Gerald pasti menambahkan bonus untuk mu di akhir Minggu"


Aiyooooo


mendengar kata bonus seketika Kristy membulat kan bola matanya.


Laki-laki tua itu selalu tahu apa yang dia butuhkan.


Dia langsung mengembang senyuman nya, Dan ditengah kebahagiaan nya soal bonus, sang bos memberikan kunci mobil Bastian sambil berkata.


"Maria mulai masuk kedalam, jangan sampai dia melihat Bastian"


Semua orang tahu bagaimana buruknya Maria, bahkan Daddy Bastian selalu berkata agar menjauhkan gadis itu dari putra nya.


Pada akhirnya saat dua orang tersebut mengangkat tubuh Bastian, Kristy melangkah dengan ragu-ragu mengikuti langkah kedua orang tersebut.


Dia fikir berapa kali lagi dia harus terus mengurus Bastian yang mabuk karena persolan rumit didalam keluarga mereka.


Dia sudah persis seperti seorang istri yang mengurusi suami nya yang menyedihkan.

__ADS_1


__ADS_2