Semalam Dengan Papa Mu

Semalam Dengan Papa Mu
Dimasa lalu


__ADS_3

Kembali ke masa lalu


20 tahun yang lalu


"Psstttt"


Seseorang terdengar mencoba mengeluarkan suara berbisik nya dari arah kejahuan, seketika Linda muda menoleh, seulas senyuman mengembang di balik wajah gadis muda tersebut.


"Eliza, ada apa?"


Dia melompat kegirangan menatap gadis di ujung sana, bisa dia lihat Eliza membawa kan sesuatu di tangan nya.


"Oh my god"


Linda mencoba menahan teriakan girang nya.


"Itu kesukaan ku"


Gadis itu bicara sambil menggerakkan bibirnya.


"Linda, tidak bisakah kau mendengarkan ku? Naikkan sebelah kaki mu"


Teriakan guru tersebut mengejutkan Linda, seketika dia menaikkan sebelah kaki nya ke atas, gadis itu kembali membenahi posisi tangan nya agar pura-pura menjewer telinga nya sendiri.


Meskipun posisi nya di hukum oleh guru, tapi dia tetap melirik kearah Eliza sambil sesekali berkata dengan menggerakkan bibirnya.


"Tunggu aku di jam pulang tepat di depan gerbang sekolah"


Eliza membentuk tangan nya menjadi O, dia mengangguk cepat sambil cekikikan kemudian melesat pergi meninggalkan Linda.


*****


Linda terlihat begitu gelisah menunggu Eliza sejak tadi, sebentar bentar di melirik ke arah jam di tangannya, dia pikir kenapa gadis tersebut begitu lama datang nya.

__ADS_1


Sesekali dia menghembuskan nafas untuk beberapa waktu, kembali mencoba melirik ke arah jam di tangan nya.


Dia harus buru-buru pergi karena ada janji dengan seseorang dalam 30 menit kedepan, jika Elizabeth tidak juga datang menemui nya dia fikir sangat tidak adil dia meninggal kan sahabat nya tersebut.


Tapi.....dia melirik sebentar kearah kertas kecil yang ada di tangan nya.


Gerald berkata mereka harus bertemu dengan cepat, laki-laki itu bilang dia butuh bantuan Linda mencari sebuah barang untuk seseorang.


"Untuk siapa?"


Linda bertanya sambil memicingkan bola mata.


"Seseorang"


"Ishhh aku tahu, untuk seorang gadis kah? kamu sering menyembunyikan sesuatu dari ku"


Protes Linda sambil memunyungkan bibirnya.


"Daarrrrrr"


"Kenapa terlambat? apakah guru itu kembali membuat mu kesulitan? padahal ini mendekati kelulusan, dia terus menyusahkan mu"


Linda mulai menggerutu sambil menatap Eliza dengan tatapan iba.


Dia tahu belakangan guru matematika itu selalu merepotkan Eliza, hanya karena Eliza paling pintar dan menonjol, segala sesuatu pasti harus Eliza yang mengerjakan nya, padahal anak-anak lain bisa melakukan nya.


Linda tidak suka hal tersebut.


Alih-alih menjawab Eliza malah terkekeh pelan.


"Bukan seperti itu, ngomong-ngomong Minggu depan Ujian tes masuk kuliah apa kamu sudah menyiapkan diri?"


"Tentu saja, aku ini sudah menyiapkan semua nya dengan baik"

__ADS_1


Jawab Linda Bangga, dia kemudian menggerakkan tangannya, menciba mencari sesuatu didalam tas nya.


"Aku punya sesuatu untuk mu"


Ucap Linda masih merogoh tasnya.


Eliza terlihat mengeluarkan sesuatu lebih dulu, menyerah kan sebuah kalung cantik untuk gadis tersebut.


"Hahhhh ya ampun...aku benar-benar menyukai nya, kau tahu aku mencari nya di beberapa toko dalam seminggu ini"


Linda buru-buru mengambil kalung tersebut.


Eliza kembali memberikan sesuatu kepada Linda.


"Ini cemilan kesukaan mu"


"Ohhhh"


Seketika ekspresi Linda berubah Begu berkaca-kaca.


"kau begitu baik sekali"


Dia langsung memeluk sahabatnya itu dengan cepat, kemudian Linda buru-buru melepaskan pelukannya dan menyerah kan sesuatu kepada Eliza.


"Taraaaaaa"


Gadis itu bicara sambil menyerahkan sesuatu kepada Eliza.


Seketika Eliza ternganga, dia menutup mulutnya dan menatap Linda dengan tatapan tidak percaya.


"Bagaimana kamu mendapatkan nya?"


Alih-alih menjawab, Linda menepuk-nepuk dada nya bangga.

__ADS_1


"Apapun akan aku lakukan untuk kamu, jadi jangan khawatir soal apapun, bahkan aku berani mengalah untuk kamu"


Ucap Linda sambil menatap wajah Eliza dengan perasaan bahagia.


__ADS_2