
Kembali ke Venus dan Bastian
Mendapatkan pertanyaan dari Bastian membuat Venus menelan salivanya, bola mata mereka saling menatap antara satu dengan yang lainnya.
sejenak Venus menghela kasar nafasnya, dia akhirnya menganggukkan kepalanya dengan cepat.
"Yes, itu adalah aku"
jawab Venus dengan nada yang begitu tegas.
dia tidak peduli apa tanggapan Bastian, tapi baginya menyembunyikan hubungan mereka jelas tidak baik-baik saja, dia lebih baik bicara apa adanya dan jujur kepada laki-laki tersebut agar Bastian tidak lagi mengejar dirinya atau membuat kekacauan di kiri dan kanan hubungan antara dia dan Gerald.
juga tidak membuat malu dirinya di kampus.
Mendengar jawaban dari Venus seketika Bastian melotot tajam, dia jelas terkejut setengah mati, sejak awal bukan itu jawabannya yang diharapkan.
dia berharap Venus menjawab bukan dia di kamar Daddy nya, tapi realitai dia dapatkan jelas berbanding terbalik dengan apa yang diharapkan.
"Apa?"
laki-laki tersebut bertanya dengan nada sedikit gemetar, dia memundurkan tubuhnya ke belakang.
"Kau membohongi diriku"
Bastian mencoba membantah ucapan Venus, dia berharap Venus memperbaiki jawaban nya.
"tatap mata ku dan lihat aku dengan sebaik-baiknya, apa kau pikir aku ini seorang pembohong?"
Venus terus bicara sudah menata tajam ke arah Bastian.
"kau hanya tidak bisa menerima sebuah kenyataan, jika aku dan Daddy mu benar-benar berkencan"
Alih-alih menjawab Bastian terlihat diam, dia memalingkan wajahnya.
"Oh shi..t"
Buggggg.
__ADS_1
laki-laki itu mengumpat sambil menghantam tangan kanannya ke setir mobilnya.
tiba-tiba Bastian menoleh ke arah Venus.
"kau benar-benar seorang pelacur, aku tidak menyangka harga dirimu begitu rendah kau menjual dirimu kepada Daddy ku"
Pekik Bastian dengan penuh kemarahan.
saat Bastian berkata begitu seketika Venus. melotot tajam.
"Kau bilang apa?"
Tanya Perempuan itu dengan tatapan tidak percaya.
"kau bilang aku apa? pelacur? kau tahu jika bukan karena jebakanmu dan juga Maria malam itu mungkin aku tidak akan dekat dengan Daddy mu, aku bersyukur kau dan oh Maria Zialan itu menjebakku malam itu hingga aku tahu siapa dirimu yang sebenarnya"
seketika kemarahan Venus membuncah, dia bicara sambil berteriak ke arah Bastian.
"Kau dan oh Maria Menjebak ku, kalian inginkan menjual ku pada laki-laki tua botak, pendek, perut buncit dan gendut"
mendengar teriakan Venus seketika Bastian mengurutkan keningnya dia mencoba mencerna ucapan perempuan tersebut.
Tanya laki-laki itu cepat.
"Setelah mabuk kau meminta seseorang menghubungi kamu dan menjemput kamu, saat aku menyebarkan kebaikan mencoba untuk menjemputmu apa balasan kau berikan? kau mencoba Menjebak dan menjual ku"
Ucap Venus dengan nada menggebu-gebu.
"Aku tidak pernah melakukan nya"
Bastian buru-buru memberikan pembelaan pada dirinya sendiri.
"Bukankah malam itu kamu yang mengirimkan aku pesan begitu menyakitkan, memintaku putus sebanyak dua kali kemudian bilang telah mendapatkan penggantiku"
Laki-laki itu Bicara secepat nya, mencoba membuat pernyataan, dia bingung dengan ucapan Venus.
"Aku mana mungkin Menjebak mu, kau pasti gila"
__ADS_1
mendengarkan ucapan Bastian, Venus tanpak mendengus.
"Yang benar saja, kau fikir pencuri mana yang akan mengaku? jika pencuri mengaku maka penjara akan penuh"
perempuan itu Mengejek.
"Kau fikir aku pembohong? aku tidak pernah melakukan nya, dibalik apa yang terjadi kemarin aku tidak peduli, sekarang tinggal kan Daddy ku dan berhenti berkhayal untuk menikah dengan dirinya"
Mendengar ucapan Bastian, Venus jelas mendelik.
"Aku tidak akan melakukan nya, aku dan Daddy Gerald akan menikah Minggu depan"
Melihat ekspresi Venus seketika membuat Bastian terlihat begitu marah, laki-laki itu buru-buru memajukan tubuhnya dan dia mencengkeram lengan Venus.
"Baik, aku akan mengubah semua keadaan, kau akan membatalkan pernikahan mu dengan Daddy ku dan kita yang akan menikah"
Setelah berkata begitu, Bastian langsung mendorong Venus agar keluar dari mobilnya, sepersekian detik kemudian laki-laki itu menarik Venus ke sisi kanan di mana terdapat sebuah bangunan tua yang Venus tidak tahu itu tempat apa.
Venus jelas gelagapan, dia terkejut setengah mati.
"Bastian, apa yang ingin kau lakukan?"
Pekik perempuan itu sambil berusaha untuk menahan langkah Bastian, dia berusaha menundukkan tubuhnya, tidak ingin Bastian menyeret dirinya ke dalam bangunan tua tersebut.
Felling nya berkata jangan-jangan laki-laki itu....
"Membuat kamu tidur dengan ku, hamil anak ku dan menikah dengan ku"
Pekik Bastian dangan wajah penuh kengerian.
Apa?.
"Kau laki-laki gilaaaaa"
Pekik Venus histeris.
Venus jelas semakin erat meronta, dia mencoba melepaskan dirinya sekuat tenaga.
__ADS_1
Daddy... Daddy...no....