
Beberapa waktu sebelumnya
Rumah sakit xxxxxxx
pusat kota
Paris
Dokter Henry menggerutkan kening saat melihat seorang laki-laki dan perempuan berlarian dari arah pintu masuk rumah sakit menuju ke arah dalam rumah sakit sembari membawa seorang wanita di dalam pelukan sang laki-laki.
Ketika semua dokter terlihat panik meraih tubuh perempuan yang pingsan, dokter Henry secepat kilat ikut bergerak kearah depan untuk melihat siapa yang ada di dalam lu kan laki-laki yang baru saja datang, dia sama sekali merasa tidak asing dengan sosok perempuan yang pingsan tersebut.
Dan benar saja seketika wajahnya membeku ketika dia sadar siapa perempuan itu.
Linda?!.
dia yakin perempuan tersebut kembali pingsan karena traumatis nya.
rata-rata dokter di rumah sakit tersebut mengenal Linda dengan baik, belasan tahun hilir mudik ke rumah sakit itu dan selalu hadir dalam memperjuangkan kesehatan saudara kembar nya jelas membuat semua orang di sana benar-benar hapal dengan siapa Linda.
__ADS_1
Cantik dengan sifat ramah, baik hati dan pandai menempatkan diri menjadi buah bibir di rumah sakit tersebut, perempuan itu terlihat begitu sempurna di mata semua orang, realita yang hidupnya dia jalani sangat tidak sempurna, jika seseorang mengenali dengan baik bagaimana kehidupan Linda, mereka akan berkata betapa menyedihkannya kehidupan perempuan tersebut.
ini jelas bukan kali pertama kali Linda pingsan dan harus berada di sana, beberapa kali perempuan tersebut mengalami hal itu dan cukup membuat gelagapan dirinya.
"Kau membutuhkan konsultasi dan terapi"
berulang kali dia berkata hal seperti itu pada Linda, tapi alih-alih mendengarkan dirinya tidak selalu berkata,
"Aku bukan orang yang sakit, Henry"
"Aku tidak bilang kau orang yang sakit, aku tidak bilang kau gila dan lain sebagainya, tapi keadaan kejiwaanmu tidak baik-baik saja, Linda, kau butuh pengobatan insentif, itu untuk kebaikan mu sendiri"
Apa dia harus terus berdebat soal kondisi kejiwaan Linda? rasa trauma Perempuan itu dimasa lalu tidak dibilang baik-baik saja, Linda menanggung banyak beban selama belasan tahun dibelakang semua orang diam-diam, meskipun Linda tidak menyebutkan nya, dia jelas tahu betul siapa Linda, dimasa lalu sedikit banyak mata nya sudah banyak melihat keadaan Linda, bahkan dirumah sakit ini juga Ibu dan ayah Linda berjuang dan meregang nyawa.
Linda bicara sembari mulai meraih tas tangannya, perempuan tersebut secara perlahan berusaha untuk pergi dari ruangan mereka Hendry.
"Kau benar-benar keras kepala, Linda, kesehatan mu jelas sangat berarti untuk semua orang"
Ucap Henry kemudian.
__ADS_1
Saat mendengar ucapan laki-laki tersebut seketika Linda menghentikan langkah kakinya.
"Semua orang? siapa?"
Dua pertanyaan itu dilontarkan oleh perempuan itu dengan nada yang begitu datar dan dingin.
setelah berkata begitu Linda kembali menggerakkan kakinya untuk melangkah kakinya keluar dari ruangan tersebut.
Yah siapa yang menganggap dirinya berarti?!.
Perkataan itu terdengar konyol dibalik telinga Linda.
"Berikan pada ku"
Henry bicara cepat dengan beberapa dokter ketika dia melihat beberapa dokter mulai meraih tubuh Linda dan meletakkannya ke banker rumah sakit.
Seolah-olah sudah tahu jika selama ini yang mengurus Linda adalah Hendri, para dokter mengangguk kan kepala mereka, membiarkan Henry untuk mengurus soal Linda.
Dibantu oleh beberapa perawat mereka langsung membawa Linda ke ruangan khusus, Gibran dan Venus berlarian dengan cepat mengikuti langkah semua orang yang membawa Linda dengan perasaan panik.
__ADS_1
"Sampai kapan kau akan seperti ini, Linda?"
Henry menarik pelan Nafas nya.