Semalam Dengan Papa Mu

Semalam Dengan Papa Mu
Sedikit berbeda keinginan


__ADS_3

Beberapa waktu sebelumnya.


"Aku fikir sebaiknya Daddy langsung pulang ke apartemen Yolanda, aku akan menyusul pergi menginap ke sana besok sepulang dari kampus"


ketika mereka masih di dalam perjalanan Yolanda langsung bicara kepada Andrew, dia pikir memang sebaiknya laki-laki itu pergi mengunjungi Venus dan menginap di sana.


Ide susulannya Yolanda fikir dia akan datang berkunjung besok saat dia pulang dari kampus.


"jika kita pergi bersamaan aku takut Venus akan berpikir yang tidak-tidak"


tambah Yolanda lagi.


Andrew terlihat diam sambil bola matanya terus fokus menatap kearah jalanan.


"Masih ragu untuk bicara soal kita?"


Tanya Andrew pelan.


"Ini terlalu dini Dad, aku takut Venus menjadi shok saat mengetahui semuanya jauh lebih awal, kita butuh waktu untuk bicara dengan nya"


Yah dia takut keputusan untuk bercerita sekarang akan berakibat fatal.


Yolanda takut apa yang terjadi pada Andrew dan dirinya akan membuat Venus marah kemudian memasang jarak dengan dirinya.


Mungkin jika dia bukan sahabat baik Venus, dikenalkan oleh Andrew hari ini pun tidak menjadi permasalahan untuk dirinya, bahkan dia bebas berkata dia juga mencintai laki-laki tersebut.


Bisa dibayangkan bagaimana ekspresi Venus ketika tahu sahabat baik nya sendiri yang bahkan selalu bersama, melewati kesulitan bersama, berbagi piring nasi bahkan berbagi kasur, saling Suport dikala susah dan senang tiba-tiba menerkam nya dari belakang.


Mencintai Daddy Venus, bahkan dirinya dan laki-laki itu telah melewati sesi malam panas bersama, bahkan memiliki planning untuk menikah.

__ADS_1


Dia pasti akan dibunuh oleh gadis tersebut begitu saja, bisa jadi dia akan di jadikan daging untuk isian kebab, dikuliti atau bahkan di ahhh entahlah apa yang dia fikirkan.


Membayangkan nya saja dia tidak berani, apalagi harus melewati masa-masa itu saat ini juga.


Dia takut membayangkan nya.


"Baiklah, aku akan mengantarmu kembali lebih dulu"


pada akhirnya Andrew dengan berat hati menyetujui ucapan Yolanda.


"Berjanjilah akan datang dan menginap di apartemen Venus"


Ucap nya lagi sambil mengelus lembut kepala Yolanda.


Perempuan tersebut menganggukkan kepalanya secara perlahan.


Pada akhirnya Andrew terus melajukan mobil nya ke arah depan, mereka tampak berkutat dengan keheningan.


baginya menunda waktu dan mengulur waktu terlalu lama akan cukup beresiko tinggi.


Pertama Dia tidak mengeluarkan pelepasan nya di luar saat mereka berhubungan kemarin.


Kedua dia tidak ingin jika terlalu lama menunda akan merubah pikiran Yolanda suatu saat nanti, jiwa muda dengan pergaulan yang berbeda dengan laki-laki setua dia jelas tidak sama.


Dia takut Yolanda akan tertarik dengan laki-laki muda diluaran sana.


Ketiga dia mulai resah ketika beberapa perempuan terus mengekor kepadanya dan mencoba mencari perhatian Venus.


Dia takut Venus mulai terpengaruh pada salah satu perempuan tersebut.

__ADS_1


Laki-laki tersebut menghela pelan nafasnya, begitu Sadar mereka telah tiba di depan apartemen Yolanda.


Buru-buru laki-laki tersebut memarkirkan mobilnya ke area parkiran bawah.


Secara perlahan dia menepikan mobilnya setelah mematikan mesin mobilnya Andrew langsung turun lantas langsung memutar kearah pintu mobil dimana Yolanda berada.


dia membuka pintu mobil tersebut kemudian menunggu Yolanda turun.


seula senyuman mengembang di balik bibirnya kemudian secara perlahan Andrew menyentuh lembut pipi Yolanda lantas dia mencium lembut bibir perempuan tersebut.


Yolanda terlihat mengembangkan senyuman nya, memejamkan bola matanya saat laki-laki itu menautkan bibir mereka.


tapi satu suara mengejutkan mereka.


"Daddy?"


Venus bicara sambil melangkah mendekati kedua orang yang ada dihadapan nya itu


"Daddy?"


ulang nya lagi.


Mendengar suara seseorang yang tidak asing seketika membuat kedua orang tersebut membulatkan bola mata mereka.


Ciuman manis di bibir yang terjadi seketika terlepas dengan cepat.


"Apa yang kalian lakukan?"


Ekspresi wajah Venus sedikit berubah, dia menatap Yolanda dan Daddy nya secara bergantian.

__ADS_1


Kedua orang tersebut jelas langsung mematung.


__ADS_2