
Mendengar ucapan Venus jelas saja membuat Bastian terkejut, dia cukup bingung mendengar ucapan Venus.
"Bukankah kamu yang mengirim pesan dan meminta kita putus sebelumnya? menjemput? menjebak? apa yang kamu bicarakan?"
Tanya laki-laki tersebut penuh kebingungan.
Alih-alih peduli ucapan Bastian, Venus langsung menarik Gerald agar segera pergi dari sana.
"Baby?"
Gerald berusaha untuk menahan Venus.
"Bawa aku pergi dari sini, Daddy"
Bola mata perempuan itu terlihat berkaca-kaca, dia menggenggam erat pinggang Gerald, meminta laki-laki tersebut segera membawanya keluar dari sana.
Dia tidak peduli apapun yang diucapkan oleh Bastian, Venus terlanjur membenci laki-laki tersebut.
"Venus, dengarkan aku lebih dulu"
Bastian berusaha untuk menahan langkah Perempuan tersebut, tapi Venus buru-buru melesat pergi meninggalkan kedua laki-laki tersebut.
Oh shi..t.
Gerald jelas cukup bingung.
Disatu sisi laki-laki itu adalah putra nya, disisi lain perempuan itu adalah orang yang dia cintai.
"Kau... kembali kerumah, kita akan bicara malam ini"
Gerald bicara sambil mencoba menahan amarahnya, laki-laki tersebut langsung bergerak pergi meninggalkan Bastian.
__ADS_1
Bastian jelas merasa begitu marah, dia menggeram sambil menggenggam erat telapak tangan nya.
Bagaimana bisa dia bersaing dengan Daddy nya sendiri.
dia langsung melesat menuruni anak tangga satu persatu, Gerald fikir elevator atau lift jelas bukan pilihan yang tepat.
Laki-laki itu cukup khawatir jika-jika hal yang buruk terjadi pada Venus.
di ujung sana Venus terus berlarian dengan perasaan dongkol dan kesal, dia benci ketika kesalahpahaman terjadi di antara mereka.
Tapi ucapan Bastian seketika membuat dia jijik.
Milik nya?!
Yang benar saja.
Memang nya mereka masih sepasang kekasih?!.
Dikala Venus berusaha untuk terus melesat membuang langkah, tiba-tiba tangan nya ditarik dengan cepat oleh Gerald.
"Baby.."
Ditengah rasa emosional nya yang begitu meninggi, seketika amarah dan emosi nya meredam secara perlahan.
"Semua baik-baik saja
Ucap Laki-laki tersebut sambil memasukkan tubuh Venus kedalam dekapannya.
"aku akan bicara dengan Bastian"
Ucap laki-laki tersebut sambil menggesek-gesekkan dagu nya ke puncak kepala Venus.
__ADS_1
"jangan bilang kamu akan goyah dan berfikir untuk mengurungkan pernikahan kita karena ucapan Bastian"
sebenarnya dia cukup khawatir, ucapan putra nya bisa menggoyahkan keputusan Venus untuk menikah dengan nya.
Mendengar ucapan Gerald tentu saja membuat perempuan tersebut mendongakkan kepalanya.
"Tentu saja tidak, bahkan meskipun Bastian tetap berkata dia tidak berniat memutus kan ku sebelumnya,aku tidak akan menggoyahkan keputusan ku untuk menikah dengan Daddy"
Ucap Venus cepat.
Tentu saja dia tidak akan kembali bersama Bastian, dibalik benar atau tidak ucapan nya laki-laki yang tidak bisa menjaga dan mempertahankan nya tidak membuat Venus berfikir untuk bertahan dengan laki-laki model begitu.
Mendengar ucapan Venus seketika membuat Gerald merasa lega.
"Lalu katakan pada ku, kamu ingin pergi kemana di waktu malam-malam begini?"
laki-laki itu jelas bertanya sambil mengerutkan keningnya.
"tidak ingin kembali ke apartemen? Daddy akan bicara pada Bastian dan membawanya pulang"
mendengar ucapan Gerald, Venus buru-buru menggelengkan kepalanya.
"Aku tidak mau kembali ke atas"
"Tapi ini bukan waktu yang tepat lagi untuk keluar Ve"
Gerald fikir jelas saja bukan waktu yang baik membawa Venus keluar dari apartemen nya di jam malam seperti ini.
"Antarkan aku ke satu tempat, Daddy"
mendengar ucapan Venus, laki-laki itu jelas menaikkan ujung alisnya.
__ADS_1
"Kemana?"