
Rumah sakit xxxxxxx
pusat kota
Paris
Begitu turun dari mobil mereka, Bastian langsung melesat masuk ke dalam rumah sakit di mana Linda dirawat, laki-laki tersebut berlari menuju ke arah pintu depan rumah sakit, begitu masuk ke dalam tidak dia pedulikan orang-orang yang ada di sekitarnya, yang dia tahu dia harus menemukan Linda saat juga.
bola matanya mencari nomor ruangan yang diinfokan kepada dirinya dari pelayan Mommy nya, laki-laki tersebut terus menatap satu persatu setiap ruangan yang dia lewati, hingga akhirnya Bastian menemukan ruangan dimana Linda dirawat.
tanpa berpikir dua atau tiga kali Bastian langsung membuka pintu ruangan tersebut, tapi seketika dia mematung saat dia menyadari terdapat sosok laki-laki asing di hadapannya.
Hal itu sontak membuat rahang Bastian mengeras, dia pikir apakah laki-laki itu lagi-lagi merupakan kekasih Linda?!.
Bastian maju dengan cepat, menatap tidak suka laki-laki dewasa seumur daddy nya tersebut dan berusaha untuk mengusir nya, tapi sebuah suara mengejutkan dirinya.
"Kau sudah datang, Son?"
Tahu-tahu suara Gerald memenuhi ruangan tersebut, Bastian buru-buru menoleh ke ada sisi kanannya, bisa dilihat Gerald yang duduk di atas kursi sofa secara perlahan mulai membangunkan tubuhnya dan Bergerak mendekati dirinya.
"Dad?"
Dia bertanya sedikit bingung sambil mengerutkan keningnya.
__ADS_1
Laki-laki itu fikir apakah Daddy nya mengenal laki-laki yang ada di samping Mommy nya berbaring tidak berdaya saat ini?!.
Siapa??.
"Kapan Daddy tiba?"
tanya Bastian Pelan Kepada Daddy nya yang melangkah semakin mendekati dirinya.
"sudah cukup lama, Venus yang memberitahu soal Linda padaku"
Jawab Gerald cepat, laki-laki itu kemudian memeluk hangat Bastian.
Sejenak Bastian mematung, laki-laki itu menikmati pelukan dari Daddy nya untuk beberapa waktu, dia pikir kapan Gerald terakhir kali memeluknya?!.
terkadang dia merindukan pelukan laki-laki tersebut tapi gengsi serta keras kepalanya mengalahkan banyak hal, mungkin benar seperti kata Kristy, dia hanya tidak bisa berdamai atas masa lalu pernikahan antara Gerald dan Linda.
"Kau tahu Bas? orang dewasa selalu punya alasan kenapa mereka memutuskan untuk berpisah, terkadang kebahagiaan didapat setelah mereka berpisah, karena bagi orang-orang dewasa ada hal-hal pelik yang tidak bisa mereka jelaskan kepada kita para anak-anak, tapi ketika kita sudah menjadi dewasa seperti orang tua kita, kita baru akan menyadari dan memahami kenapa mereka memilih untuk berpisah"
"Jangan menyalahkan salah satu diantara mereka, karena kita tidak pernah tahu bagaimana isi hati mereka yang sesungguhnya"
Bastian menghela pelan nafas nya, kata-kata Kristy selalu terdengar begitu masuk akal untuk dirinya.
"Ada apa dengan Mommy?"
__ADS_1
Bastian kemudian bertanya pada Gerald ketika laki-laki tersebut mulai melepaskan pelukannya.
"apakah kesehatan Linda memburuk? aku sering melihat Linda jatuh pingsan tanpa sebab belakangan ini, Dad"
raut wajah khawatir tercetak dengan jelas di Balik wajah Bastian, dia berharap tidak ada hal yang buruk terjadi pada Mommy nya itu.
Gerald sejenak terdiam, dia menatap bola mata Bastian untuk beberapa waktu.
"Semua baik-baik saja Bas, jangan khawatirkan soal apapun tentang Mommy mu hmmm, dia hanya kelelahan dan sedikit kurang istirahat'
Ucap Gerald sembari mencoba mengembangkan senyuman nya.
mendengar jawaban laki-laki tersebut, Bastian terlihat diam.
"Venus akan menjaga Linda dengan baik bersama teman nya hmmm"
Lagi Bastian hanya diam, dia sama sekali tidak menjawab, namun sepersekian detik kemudian tiba-tiba dia ingat dengan sesuatu.
laki-laki itu buru-buru menoleh ke sisi kirinya, dia menata laki-laki seumuran Daddynya yang saat ini berdiri tengah menatap dirinya dan Gerald.
"Apa Daddy tidak ingin menceritakan pada ku soal siapa laki-laki disamping Linda?"
tanya Bastian kemudian.
__ADS_1
Gerald dan Gibran sejenak saling menoleh, seolah-olah saling memberikan kode antara satu dengan yang lainnya.