Semalam Dengan Papa Mu

Semalam Dengan Papa Mu
Laki-laki pilihan putra nya


__ADS_3

Sejenak bola mata Linda Menatap Putra nya untuk beberapa waktu, sejak dia bangun dari tidur dan pingsan nya, dia merasa ada banyak sekali perubahan yang terjadi pada Bastian.


Laki-laki itu terlihat penuh dengan perhatian, melayani dirinya tanpa banyak bicara, bahkan Bastian membantu diri ke berjalan menuju ke kamar mandi, menyiapkan makanan dan menyuapi nya bahkan Bastian juga membenahi rambut nya dengan sangat telaten.


"Kamu tidak pergi ke kampus?"


Tanya Linda sembari membiarkan putra nya terus membenahi rambutnya, dia bertanya sembari menatap Bastian dari balik bayangan kaca yang ada di genggaman nya.


Bisa dia lihat laki-laki remaja itu terlihat kesusahan merapikan rambut Linda, sejak tadi berusaha untuk menyisir rambut tersebut berkali-kali, meskipun kesulitan Bastian mencoba untuk bersabar untuk merapikan nya, membenahi sisa-sisa rambut yang enggan menurut untuk masuk ke genggaman tangan nya.


"Aku mengambil waktu libur hari ini, Mom"


Ucap Bastian pelan, sebentar lagi ikatan rambut nya selesai dipasang pikir Bastian.


Bayangkan bagaimana kesulitan nya dia melakukan itu, jadi dia pikir para gadis di kampus nya cukup luar biasa bisa mengikat rapi rambut mereka dengan cepat setiap kali para gadis terburu-buru melakukan nya.


Dikala terburu-buru saja terlihat rapi apalagi dalam keadaan tenang.


Pikir Bastian lagi.


"Jangan sering mengambil liburan, itu akan mempengaruhi nilai-nilai mata pelajaran kamu hmmm"


ucap Linda sembari meletakkan kaca yang ada di tangannya tersebut.


Bastian tidak menjawab, pemuda tampan itu baru saja menyelesaikan tugasnya mengikat rambut Linda.


Meskipun hasilnya tidak serapi yang dia diharapkan tapi setidaknya rambut Mommy nya tidak berantakan seperti tadi.


Bisa dia lihat betapa pucat nya wajah Linda saat ini, perempuan yang selalu terlihat mulus dan cantik itu kini terlihat begitu polos dengan wajah tanpa polesan apapun.


Alih-alih menjawab pertanyaan Linda, Bastian malah berkata.


"Apa Mommy ingin menggunakan sedikit lipstik? atau cream wajah? wajah Mommy terlihat begitu pucat"

__ADS_1


"Sayang..."


Linda membulatkan bola mata nya, dia pura-pura menampilkan ekspresi Marah nya.


Seketika Bastian terkekeh pelan melihat ekspresi perempuan tersebut.


"Yes Mom, jika Mommy keluar dari rumah sakit aku pasti akan kuliah dengan rajin"


Jawab Bastian cepat.


"Bas..."


Linda kembali pura-pura marah, dia paham dengan maksud dari ucapan putra nya itu.


Melihat ekspresi Linda seketika Bastian tertawa renyah.


Tiba-tiba Bastian memeluk leher Linda dari arah belakang, dia membiarkan dagunya berada di bahu kanan Mommy nya.


melihat gerakan Bastian yang tiba-tiba membuat Linda terdiam.


Ucap laki-laki itu pelan.


Linda menyentuh lembut lengan Bastian yang memeluk hangat dirinya, Linda menoleh kearah sisi kanan nya, bisa dilihat putranya nya memejamkan bola matanya untuk beberapa waktu.


"Tidakkah Mommy ingin menikah lagi?"


Tanya Bastian tiba-tiba.


Mendengar pertanyaan laki-laki itu seketika membuat Linda terdiam.


"Mommy bilang jika aku yang memilih calon suami untuk Mommy, Mommy bersedia untuk menikah lagi"


Linda masih diam, tidak menjawab ucapan Bastian sama sekali.

__ADS_1


"Terkadang menikah lagi bukan pilihan yang baik bas, karena orang baru belum tentu bisa menjamin kebahagiaan kamu"


Jawab Linda pelan.


"Tapi bagaimana jika orang ini bisa membahagiakan Mommy?"


Tanya Bastian lagi kemudian.


Linda lagi-lagi terdiam, dia menatap kearah jendela kaca di sisi kirinya, bisa dia lihat awan biru mengelilingi langit di atas sana.


"Aku yakin dia bisa memberikan kebahagiaan untuk Mommy, karena dia pilihan ku, dan dia begitu mencintai Mommy"


Bisik Bastian kemudian.


Mendengar ucapan Bastian, Linda kemudian mengerut kan Kening nya.


"dia mengenal Mommy?"


Tanya Linda pelan.


"Hmmm"


Laki-laki itu hanya ber hmmmm ria.


kemudian keheningan terjadi di antara mereka.


"Setelah menikah Mari pindah ke Swiss, aku pikir disana jauh lebih nyaman untuk kita mulai membuka lembaran baru"


Ucap Bastian lagi.


"Ya?"


mendengar ucapan Bastian seketika Linda terkejut

__ADS_1


"Bukankah Mommy pernah mengajak ku pindah kesana dulu? jadi mari kita pindah kesana setelah Mommy sehat dan menikah nanti"


Ucap Bastian lagi.


__ADS_2