Semalam Dengan Papa Mu

Semalam Dengan Papa Mu
Chapter 24


__ADS_3

Gadis itu terlihat mencoba untuk terus menggigit bibir bawahnya karena rasa bingung menghantam dirinya.


Meskipun tidak dia pungkiri Darrel belakangan bersikap begitu manis dan baik pada dirinya mungkin karena ada maunya, tapi dia tidak bisa menepis ke perasaannya kepada laki-laki itu di mana dia merasa begitu bahagia bahkan dia tidak ingin melepaskan dirinya dari belegug seorang Darrel Oxtone.


Apakah Gea sudah gila karena selalu berdebar-debar jika dekat dengan daddy nya? Bahkan dia melupakan status mereka yang merupakan ayah dan anak, di mana semalam dia begitu menikmati apa yang diberikan Darrel juga menikmati penyatuan mereka yang luar biasa.


Dia begitu menyukai suara desa.han dari daddy nya di balik telinga nya, bahkan dia sama sekali tidak memikirkan bagaimana perasaan mommy nya nanti jika perempuan itu tahu apa yang terjadi di antara dirinya dan Darrel, baginya dia benar-benar menikmati hubungan mereka saat ini.


Apakah dia jatuh cinta pada daddy nya?!.


yah di mulai dari seringkali dia mendengar suara desa.han dan era.ngan laki-laki tersebut didalam kamar mommy nya, rasa penasaran dan haus akan keinginan yang sama di bawah kungkungan daddy nya membuat Gea gila dengan pemikiran nya sendiri.


Dan begitu kemarin dia melihat langsung apa yang dilakukan laki-laki tersebut di atas tubuh mommy nya, hasrat nya semakin melonjak dan dia memberontak menginginkan daddy nya sama seperti mommy nya menginginkan Darrel.


Meskipun dia tidak tahu apa yang akan dikatakan dunia soal hubungan mereka yang begitu dalam, belum lagi apa yang akan dikatakan oleh Grandpa dan Grandma nya saat mereka tahu jika dia dan daddy nya bahkan berbagi Saliva dan menyatu antara satu dengan yang lainnya dibawah sana, yang dia pedulikan dia menginginkan Darrel bukan sekedar sebagai daddy nya.


"Gea"


Suara Grandpa nya seketika memecah keadaan, Gea menatap gak ada laki-laki tua tersebut untuk beberapa waktu, dengan jantung yang berdetak sangat kencang perempuan itu mencoba untuk wajah Grandpa nya dan berniat menjawab ucapan laki-laki tersebut.


Tapi tiba-tiba saja Darrel menyentuh lembut wajah nya, laki-laki tersebut menatap wajah Gea untuk beberapa waktu kemudian dia berkata pada perempuan itu.


"pulanglah jika kamu merasa bersama Daddy adalah pilihan yang buruk"


Ucap nya Begitu hangat dan lembut.


Laki-laki itu terlalu pandai memainkan ucapan nya, Darrel sangatlah manipulatif, dia bisa mempengaruhi siapapun agar berbelok mengikuti kemauan nya tanpa terlihat memaksa, Karena itu di dunia bisnis cara manipulatif Darrel sangat sempurna untuk bisa menjadi berhasil dalam ratusan proyek yang dia pegang sejak remaja.


Tidak heran dia menjadi pengusaha muda yang paling banyak di cari pada masa nya Bahkan kini juga masih sama.

__ADS_1


Mendengar ucapan daddy nya seketika Gea menggigit bibir bawahnya, dia kemudian langsung menoleh ke arah Grandpa nya.


"aku baik-baik saja dengan daddy, Grandpa"


Ucap Gea pelan, dia jelas menolak ajakan dari laki-laki tua tersebut karena dia tidak rela berpisah dari Darrel, mereka sudah sejauh ini tiba di Swiss, jadi dia tidak ingin melewatkan kesempatan di mana mereka menghabiskan waktu bersama dengan berbagai macam kegiatan yang mungkin ada di luar pemikiran Grandpa nya bahkan mommy nya sendiri.


"maafkan aku, karena tidak bisa pulang bersama Grandpa"


Lanjut perempuan tersebut lagi serak.


Mendengarkan ucapan cucunya tersebut jelas saja membuat laki-laki tua itu mengerutkan keningnya, dia Pikir dia tahu betul bagaimana watak Darrel selama ini jadi sangat aneh saat Gea berkata dia baik-baik saja saat bersama sama laki-laki tersebut.


"Apa laki-laki ini mengancammu?"


Tuan Oxtone bertanya dengan cepat, laki-laki tersebut mencoba untuk menelusuri tubuh Gea, dia menatap wajah, tangan hingga ke kaki cucu nya tersebut, mencoba menghilangkan kecurigaan besarnya soal apa yang dilakukan Darrel kepada cucunya, dia hanya takut laki-laki tersebut berlaku kasar kepada cucu kesayangan mereka.


Mendengar pertanyaan dari grandpanya jelas saja membuat Gea langsung menggelengkan kepalanya.


Tolak Gea lagi pelan.


Seketika tuan Oxtone mencoba untuk menarik kasar nafasnya, dia tidak paham kenapa cucunya malah menolak ajakannya dan memilih untuk bertahan di sini bersama Darrel.


"Tapi ini adalah jadwal sekolahmu, bagaimana bisa laki-laki brengsek ini menarikmu dari sekolahan dan memaksamu untuk mengambil liburan belum pada waktunya"


Protes laki-laki tua tersebut cepat,yah ini jelas adalah jadwal normal sekolah, Darrel jelas gila membawa Gea pergi dikala jadwal ujian sekolah kenaikan kelas semakin dekat.


Mendengar ucapan Grandpanya seketika membuat Gea menelan salivanya.


"Kau akan banyak tertinggal dalam pelajaran, jangan menuruti laki-laki brengsek ini karena itu jelas tidak baik kamu boleh mengambil liburan saat memang waktunya liburan datang dan tiba"

__ADS_1


Laki-laki tua itu tampak ngotot ingin membawa Gea segera pergi jauh dari hadapan Darrel, entahlah mungkin ini adalah feeling seorang kakek, seolah-olah dia meragukan jika cucunya berada di tangan putranya sendiri.


Apalagi dia tahu betul bagaimana putranya tersebut.


"Apa kita harus berdebat seperti ini terus dad? Aku pikir daddy terlalu berlebihan dalam menanggapi diriku, aku tidak akan lama nggak beli liburan bersama dirinya, hanya dua hari menghabiskan waktu layaknya ayah dan anak, mencoba menciptakan kedekatan dan keintiman diantara kami"


Lanjut Darrel lagi.


Tuan Oxtone terlihat cukup ragu untuk mengambil keputusan dia menatap dia untuk beberapa waktu kemudian menatap putranya itu dengan perasaan gelisah.


"Ingat jika terjadi sesuatu yang buruk dengan cucu ku, kau tahu apa yang akan kulakukan padamu? Aku pastikan akan mematahkan seluruh tulang-tulangmu bahkan aku akan memastikan untuk menerjang tes.tis mu hingga kamu tidak lagi bisa memproduksi sper..ma dan hormon testosteron dengan baik"


Ucap laki-laki tua tersebut penuh dengan ancaman.


Oh shi.t, yang benar saja.


Umpat Darrel didalam hati nya.


Dia tidak habis pikir bagaimana bisa dia memiliki seorang ayah seperti laki-laki tua di hadapannya tersebut, bahkan Darrel pikir ibunya pasti telah gila karena jatuh cinta pada laki-laki gila dihadapan nya itu.


Jika bukan karena Oxtone company, apakah mungkin dia mau mengakui laki-laki tua keras kepala itu menjadi ayah nya?!.


Dan dia mengutuk Oxtone yang menjadi ayah nya, karena sifat laki-laki tersebut sedikit banyak menurun kepada diri nya.


Coba lihat kelakuan Darrel saat ini, ini adalah beberapa tingkah laku yang sebenarnya berasal dari laki-laki tua tersebut.


"Yeah daddy bisa mempercayai Aku dalam menjaga Gea, yakinlah aku tidak akan pernah menyakiti Gea dan akan memperlakukannya dengan begitu istimewa, Dad"


Laki-laki itu bicara sembari menyeringati tipis dengan senyum maut nya yang cukup mematikan.

__ADS_1


dia benar-benar berharap laki-laki tua tersebut segera pergi dari hadapan mereka, sebab bagi Darrel laki-laki tersebut benar-benar mengganggu sesi percin.taan diri nya dan Gea yang sudah nyaris tiba di ujung tanduknya tadi.


Dia berharap dia bisa segera kembali memasuki Gea dan membuat perempuan kecil dan imut tersebut berteriak penuh kenik.ma.tan di bawah kungkungan nya hari ini dan dia ingin putri nya tersebut mengandung benih super dari dirinya dan menjadi pewaris Oxtone company berikutnya.


__ADS_2