
Kembali ke masa kemarin
Malam setelah kejadian Venus akan di jual
Plakkkk
sebuah tamparan keras mendarat ke pipi Maria Oh Hara, rasa perih dan pedih terasa menjalar di bagian pipi gadis tersebut.
Cukup tidak menyangka jika dia akan mendapatkan tamparan keras dari perempuan yang ada dihadapan nya itu
"Bukan kah aku bilang hanya menakuti dia? membuat dia dan Bastian terpisah? berani-beraninya kau ingin menjual anak itu pada laki-laki tua"
Teriak Linda pada Maria, kemarahan menghantam Perempuan tersebut, dia benar-benar marah begitu mendengar Maria berusaha menjual Venus pada laki-laki hidung belang.
Pemilik club malam berkata, Maria melakukan transaksi dengan seorang laki-laki tua, secepat kilat Linda melesat mencari keberadaan Venus, dia berusaha mengejar keadaan, mencoba untuk mendatangi kamar yang digunakan Maria untuk menahan Venus.
Syukur nya Venus telah melarikan diri entah kemana, bahkan laki-laki tua yang akan membeli Venus terlihat begitu marah karena pada akhirnya dia kehilangan uang dan juga kehilangan gadis yang dia inginkan.
"Tan..te"
__ADS_1
Maria bicara sambil memegang pipi kirinya, seketika air matanya tumpah.
Dia bahagia saat Linda menyukai dirinya, memberikan akses untuk lebih dekat dengan Bastian, perempuan itu berkata dia boleh berhubungan dengan Bastian tapi dengan syarat jauhkan Venus dari Bastian.
Alasan nya Linda tidak menyukai wajah Venus, karena baginya wajah tersebut mengingatkan nya pada seseorang.
Tapi entahlah mungkin akal sehat Maria lah yang menghilang, dia menggunakan cara licik untuk menghancurkan Venus dan semakin membuat Bastian semakin membenci gadis itu.
Baginya jika dia bisa mendapatkan Vidio dengan durasi tertentu soal betapa memalukan nya perbuatan Venus, maka dia bisa memiliki Bastian dengan utuh.
Dia bergerak di belakang Linda diam-diam dan Menjebak Venus atas bantuan seseorang, tapi siapa sangka hal mengejutkan terjadi, Linda mengetahui perbuatan nya.
Linda terlihat mengeram rasanya dia ingin sekali menjambak rambut Maria jika dia tidak ingat Gadis dihadapan nya itu masih seorang anak-anak.
"Setidaknya dia pernah menjadi teman mu, bagaimana bisa kau berfikir untuk menghancurkan masa depan seseorang hingga sejauh itu"
Melihat kemarahan menggelegar di diri Linda seketika membuat Maria menggelengkan peran kepalanya sampai berusaha menggenggam tangan perempuan tersebut.
"Maafkan aku Tante, aku khilaf, aku minta maaf"
__ADS_1
Mohon Maria sambil mengeluarkan air matanya.
"Kau bilang khilaf? bayangkan seandainya laki-laki itu benar-benar meniduri Venus!, apa kau masih bisa berkata jika itu sebuah ke khilaf'an hah?"
Bentak Linda lagi.
"Aku tidak pernah berfikir akan mengambil menantu dari sosok gadis seperti kamu, kau benar-benar tidak masuk dalam katagori kriteria menantu ku"
Setelah berkata begitu Linda langsung membuang pandangannya, dia menepis tangan gadis tersebut dan berusaha melangkah pergi dari sana dengan jutaan kekecewaan.
"Tante... Tante...maafkan aku, Tante no..."
Maria terlihat gelagapan, dia histeris, mencoba menarik tangan Linda, meminta agar Perempuan itu tidak melepaskan dirinya, tidak memisahkan dia dan Bastian"
Alih-alih peduli dengan Maria, Linda meninggalkan gadis itu dengan kekecewaan, dia menggenggam erat telapak tangan nya sambil memejamkan perlahan bola matanya.
Dia benar-benar benci type gadis yang mudah mengkhianati teman atau kenalan nya sendiri, dia benci Type gadis seperti Maria.
Dia lebih suka gadis sederhana yang apa adanya, berlaku polos dan tidak licik, tidak meninggalkan teman-teman nya demi seorang laki-laki juga bisa menghargai orang lain.
__ADS_1
Bagi nya Maria tidak pantas untuk Bastian, benar-benar tidak pantas.