Semalam Dengan Papa Mu

Semalam Dengan Papa Mu
Chapter 37


__ADS_3

Gea terlihat menatap barisan makanan yang ada di atas meja, dia menghela nafas nya berkali-kali sembari dia melihat kearah handphone nya, perempuan tersebut pikir apakah Darrel tidak ingin menghubungi nya? Apakah laki-laki tersebut tidak merindukan nya?!.


Dia tiba-tiba merasa seperti barang bekas yang di gunakan lalu di campakkan.


Seketika rasa sedih menyergap dirinya, Gea rasanya ingin menangis saat ini juga.


Tiba-tiba handphone nya berdering dengan cepat, membuat perempuan tersebut buru-buru mengintip nama pemanggil nya.


Alisa menghubungi dirinya melalui Vidio call, buru-buru Gea mengangkat panggilan nya.


"Mom?"


Dia bicara pelan, melambaikan tangan nya dengan sedikit gugup.


"Apa kamu baik-baik saja sayang?"


Bisa dia lihat perempuan itu bertanya dengan nya dari seberang sana, antuasiasme terlihat dari wajah Alisa.


"He em aku baik-baik saja"


"Kamu terlihat murung"


"Itu karena aku sendirian disini dan daddy menyelesaikan urusan nya di luar"


"Dia meninggalkan kamu?"


Alisa menggerutkan kening nya.


"He em"


"Seharusnya dia membawa mu, ishhh aku sudah menduganya dia pasti akan mengabaikan mu"


Alisa mulai mengoceh, dia terlihat kesal dengan keadaan.


"Aku pikir daddy akan kembali sebentar lagi mom"


"Aku akan bicara dengannya"


Alisa menjawab dengan cepat, bisa di lihat dari dalam Vidio perempuan tersebut mencoba meraih satu handphone nya lagi, berusaha untuk menghubungi Darrel namun tiba-tiba dari belakang Gea laki-laki tersebut muncul begitu saja, dia mencium puncak kepala Gea kemudian menatap kearah layar handphone dimana bola mata Alisa sama sekali belum melihat kehadiran nya.

__ADS_1


Darrel sengaja menarik Gea Ke pelukan nya, membuat Gea terkejut sejak tadi, kemudian tiba-tiba laki-laki tersebut menyambar bibirnya.


Dad?!.


What?.


Gea jelas terkejut setengah mati, bagaimana bisa daddy nya mencium nya di kala mommy nya dan dia melakukan Vidio call, Gea berusaha memberontak, tapi Darrel enggan melepas kan ciuman nya.


Lama Gea berkutat dengan ketakutan nya hingga satu suara terdengar dan Darrel melepaskan ciuman bibir mereka.


"Aku tidak bisa menghubungi nya"


Alisa bicara tapi fokus mata nya masih terus berada di handphone nya, dia sama sekali belum melihat kearah depan.


"Aku disini, kau tidak perlu menghubungi aku lagi"


Darrel mengeluarkan suaranya, menyentuh lembut puncak kepala Gea sembari menatap kearah Alisa yang kini terkejut melihat kearah mereka.


"Sayang kenapa mengabaikan Gea? Dia bilang kamu pergi keluar seharian?"


Tanya Alisa cepat.


"Ada pekerjaan yang harus aku selesaikan"


Alisa terlihat protes.


"Aku dan Gea melakukan nya selama 2 hari ini"


Laki-laki tersebut bicara dengan sangat cuek, dia bergerak kearah belakang.


"Tanpa jarak"


Lanjut nya lantas pergi berlalu.


Mendengar ucapan Darrel seketika wajah Gea memerah Karena malu.


"Itu bagus, aku berharap kalian menjadi begitu akrab tanpa jarak, kau tahu sayang, para suami dan teman-teman ku sering menghabiskan waktu weekend bersama putra putri mereka, aku harap kamu akan sering melakukan nya, kita pergi berlibur bertiga untuk memangkas jarak di antara kita"


Ucapan Alisa terdengar penuh harapan.

__ADS_1


Darrel terlihat melepaskan pakaian nya dari ujung sana, dia bergerak melempar jas dan kameja nya kemudian laki-laki tersebut menyambar handuk mendominasi berwarna putih di ujung kursi.


"Katakan pada ku, kemana kamu Beberapa malam ini?"


Tiba-tiba Darrel muncul menggunakan handuk nya saja, dia menatap kearah Alisa sembari menaikkan ujung alisnya.


Mendapatkan pertanyaan seperti itu Seketika membuat Alisa terdiam.


"Aku mencoba menikmati kesendirian"


Alisa menjawab pelan sembari menelan salivanya, dia pikir apakah Darrel tahu perbuatan nya soal dia bersama Bram?!.


Darrel terlihat mendengus, dia menarik handphone Gea kemudian mematikan panggilan tersebut dengan cepat.


"Dad?"


Gea tercekat.


"Kenapa mematikan panggilannya?"


Perempuan tersebut jelas protes, dia pikir apa yang akan mommy nya pikirkan?!.


Alih-alih menjawab pertanyaan Gea, Darrel malah bertanya.


"Sudah mandi?"


Mendapatkan pertanyaan seperti itu, seketika membuat Gea menggelengkan kepalanya.


"Belum"


Jawab nya dengan polos.


"Mari mandi bersama"


Bisik laki-laki tersebut lantas menarik cepat tubuh putri nya, dia menggendong Gea dengan cepat hingga membuat Gea Sedikit panik.


"Akhhh dad?"


Dia mencoba berpegangan pada leher daddy nya.

__ADS_1


"Sstttt daddy suka sensasi ber.ci.nta didalam kamar mandi, rasanya begitu nikmat baby"


Bisik Darrel kemudian lantas dia langsung menyambar bibir Gea dengan cepat, membuat perempuan tersebut mengencangkan pegangan nya pada leher Darrel.


__ADS_2