Semalam Dengan Papa Mu

Semalam Dengan Papa Mu
Chapter 13


__ADS_3

"ngghh"


Seketika Gea memejamkan bola matanya, bisa dia rasakan rambut halus di wajah daddy nya menyentuh ujung pipinya dimana lidah laki-laki itu bergerak nakal di telinga nya.


Gea langsung mengeratkan pegangan nya pada lengan Darrel, dia meremang dan sesuatu seolah-olah naik hingga ke ubun-ubun nya.


"Dad..."


Gea merasa pening.


Kini gerakan bibir itu menghilang berganti dengan gerakan Li.dah Darrel yang bergerak menuju kearah lehernya dimana gerakan itu tersebut makin membuat sekujur tubuh Gea semakin melemas tak berdaya.


Darrel terlihat menaikkan ujung bibirnya, dia tersenyum mendengar suara halus dari bibir gadis cantik itu, bisa dia rasakan jika Gea menikmati permainan nya dan gadis itu juga menginginkannya.


Jangan ditanya bagaimana detak jantung Gea saat ini, berdetak 100 kali jauh lebih cepat dari pada normal nya, dia seolah-olah akan jatuh lemas di lantai jika saja tangan laki-laki tersebut tidak menopang tubuh nya.


Air shower yang masih menyala tidak lagi terasa dingin di tubuh nya, dia tiba-tiba merasakan rasa hangat yang mendalam.


Dia ingin mengeluarkan suaranya tapi mati-matian berusaha menahan nya dan tidak melepas kan suara nya, semakin nakal gerakan daddy nya dile.her nya bahkan kini tangan daddy nya sudah bergerak menyentuh dua gunung nya.


Oh dia pernah menonton adegan seperti ini di layar laptop milik sahabat baiknya beberapa kali, rasa ini yang membuat dia penasaran kini bisa dia rasakan.


bahkan saat daddy nya membuat mommy nya mengeluarkan suara yang membuat dia merinding dan berteriak berkali-kali dibawah Kungkungan laki-laki tersebut dan membuat Gea mengharapkan nya juga kini bisa pula dia rasakan.


Rasanya begitu indah dan nikmat, melebur menjadi satu dimana ciuman dan sentuhan itu diharapkan berubah menjadi sesuatu yang lebih terhadap diri nya.


Dan demi apapun, saat Darrel menggigit kecil ujung leher nya, dengan refleks gadis itu melingkarkan tangannya di leher Darrel, dia tidak sadar dan merasa terbuai dengan permainan nakal daddy nya.


Darrel sengaja membuat tanda merah dibalik leher putri nya tesebut, dia ingin berkata pada dunia jika Gea adalah miliknya.


Persetan dengan hubungan yang mereka miliki saat ini.


Laki-laki tersebut bahkan secara perlahan memainkan tangan nakal nya pada dua benda kenyal Gea, untuk beberapa waktu semua berjalan tanpa bisa di hindari tapi seketika seolah-olah mendapatkan satu kesadaran nya, Gea tiba-tiba langsung membuka bola matanya.

__ADS_1


"No .."


Gea mendorong tubuh daddy nya dengan cepat, dia menolak karena ingat hubungan sakral diantara mereka.


No Gea kalian ayah dan anak.


"Ini...salah"


Gea bicara sedikit gemetaran, oh terkutuklah dia menikmati sentuhan Darrel dan dia tentu menginginkan laki-laki dihadapan nya, tapi kenyataan soal hubungan mereka membuat Gea sadar mereka tidak mungkin melanjutkan semua itu.


"Dad aku.. putri mu"


Gea menolak cepat, dia menutupi tubuh yang tanpa apapun tersebut dengan kedua tangan nya.


Mendengar penolakan Gea seketika membuat bola mata Darrel menggelap.


Tidak bisa.


Dia jelas telah menahan nya hampir 2 tahun ini, kini dia sudah tidak bisa menahan nya lagi, perasaan bergejolak dan keinginan nya memiliki Gea jelas tidak bisa dicegah oleh siapapun termasuk Gea sendiri.


Dan bagi Darrel, didalam hidup nya adalah, apapun yang dia inginkan maka dia akan mendapatkan nya bagaimana pun caranya tanpa peduli resiko terbesar nya sekalipun.


Bahkan saat ini meskipun Gea adalah anaknya sekalipun, ketika dia menginginkan nya, Maka dia harus mendapat kan nya dan menuntaskan keinginan nya.


Laki-laki tersebut menatap tubuh tanpa apapun Gea dengan tatapan dingin nya, anggaplah dia gila, laki-laki tersebut kini membuang sisa pakaian yang masih melekat basah ditubuhnya, dia melempar kan celana limited edition milik nya ke sembarang arah dan hanya menyisakan celana pendek nya saja.


"persetan dengan hubungan ayah dan anak."


Dia berucap kesal kemudian dengan gila langsung menyambar bibir pucat putri nya dengan ciuman penuh kegilaan.


Tindakan Darrel membuat terkejut Gea, gadis itu jelas gelagapan dan sedikit panik, berusaha menahan tubuh daddy nya dengan kedua tangan nya namun tidak berhasil.


Bisa dia rasakan laki-laki tersebut menyesap, dan menggigit bibir manis nya seolah tidak akan ada lagi hari esok.

__ADS_1


Gea tidak mau membuka mulut nya untuk membalas ciuman daddy nya yang tergolong memaksa saat ini.


Namun sayang nya sekuat apa dia mencoba bertahan, laki-laki tersebut sangat pandai memancing diri nya, hingga pada akhirnya runtuh juga pertahanan nya dikala Darrel dengan liar menurunkan jari nya ke bawah miliknya.


Hahhh?!.


Gea jelas terkejut, satu sensasi mematikan dan liar seketika menghantam Dirinya.


"Da... hmpppp"


Saat dia ingin berkata itu serasa membunuh nya dalam kegilaan, mulut nya terbuka dan tanpa sadar memberikan akses pada daddy nya untuk menjelajahi dirinya.


Hingga akhir nya ciuman itu menjadi semakin liar dan nakal kemudian berubah menjadi gerakan li.dah yang saling saling berlomba didalam mulut masing-masing dan semakin menambah panas kamar mandi tersebut saat ini.


Entah berapa lama permainan berlalu diiringi waktu yang terus berjalan, laki-laki tersebut menjelajah lincah seluruh diri Gea, membuat gadis tersebut kehilangan arah, sesekali mengeluarkan suara memalukan nya.


Bahkan Gea tidak mampu membuka bola matanya saking menikmati alur yang dibawa oleh daddy nya.


Terlalu indah, yah ini terlalu indah, dia berulang kali mencoba menyingkirkan tubuh Darrel tapi laki-laki tersebut sangat pandai dengan berbagai macam pengalaman mendewasa nya untuk memancing gadis muda seusia dirinya tenggelam dalam kubangan dosa.


Bibir, mulut, tangan, jemari terus bergerak menjelajahi diri Gea didalam kamar mandi tersebut dibawah guyuran air shower yang tidak kunjung berhenti, ekspresi wajah Gea dibawah guyuran air menambah kemauan Darrel untuk bukan sekedar menyentuh, mencium dan menjelajah tubuh putri nya dengan tangan dan jemari nya, dia menginginkan hal lebih yang bisa membawa Gea menuju ke awang-awang terindah dan menyempurnakan gadis tersebut menjadi perempuan seutuhnya.


Hingga akhirnya puas bermain dengan seluruh bagian yang dia inginkan, Darrel kini menyambar tubuh putih mulus dan kecil tesebut agar masuk kedalam pelukan nya bak koala tanpa mau Darrel melepaskan bibirnya dari leher Gea.


"Dad?"


Gea meracau meskipun sedikit terkejut saat tubuh nya digendong Secara tiba-tiba.


"Mari menikmati malam ini sebagai menu pembuka makan malam baby"


Bisik laki-laki tersebut dengan suara berat nya seolah-olah hasrat Darrel sudah berada di ujung tanduknya.


"Aku akan memanjakan mu dalam surgawi yang akan kamu rindukan setiap waktu"

__ADS_1


Lanjut Darrel lagi lantas dia menyambar bibir Gea lagi Sembari membawa tubuh gadis tersebut kearah kasur mereka diluar sana tanpa melepas kan gendongan nya.


__ADS_2