Semalam Dengan Papa Mu

Semalam Dengan Papa Mu
Laki-laki yang tidak dia kenal


__ADS_3

Masih di rumah sakit xxxxxxx


pusat kota


Paris


Henry membenahi selang infus yang ada di tangan Linda, dia fikir keadaan Linda jelas tidak baik-baik saja, beberapa kali Linda tersentak dari tidurnya seperti orang yang ketakutan, bahkan berkali-kali perempuan itu mengigau, karena itu mau tidak mau Henry memberi sedikit dosis suntikan obat tidur untuk perempuan tersebut.


Dia menatap wajah Linda dengan sedikit rasa cemas.


Belasan tahun saling mengenal, berbicara dan terkadang bercanda bersama mencipta keakraban tersendiri untuk mereka, Henry bener-bener telah menganggap Linda persis seperti adiknya sendiri.


Karena itu tidak Hera jika dia merasa begitu khawatir dengan keadaan perempuan itu.


"Apa semua baik-baik saja?"


Ketika dia mendengar suara seorang laki-laki yang sejak tadi berdiri dibelakang sana, seketika Henry langsung menoleh kearah Laki-laki tersebut.

__ADS_1


Dia menatap wajah laki-laki tampan yang ada di hadapannya itu untuk beberapa waktu, Henry pikir siapa lagi itu?!.


Linda tidak pernah benar-benar menceritakan soal silsilah keluarganya, tapi dia juga tahu siapa saja yang kenal dengan perempuan itu, bahkan dia tahu hubungan buruk Linda dan Gerlad suaminya.


Jadi melihat seorang laki-laki yang mengantar dan membawa Linda dengan jutaan kecemasan jelas membuat Handry terkejut, apa mungkin laki-laki itu kekasih Linda?!.


Namun jika laki-laki itu kekasihnya, Henry tahu betul Linda bukan type perempuan yang benar-benar pernah mencintai seseorang, kedok perselingkuhan yang dibuat perempuan tersebut hanya untuk mengecoh Gerald dan membuat hubungan pernikahan mereka tidak baik-baik saja.


Linda berharap Gerald mencampakkan dirinya dan mengajukan gugatan perceraian secepat nya, tapi laki-laki tersebut tidak pernah mau melakukan nya dulu selama hampir 13 tahun lama nya, hingga satu hari laki-laki tersebut benar-benar melayangkan gugatan perceraian Persis seperti keinginan Linda.


Karena dia tahu Winda bahkan telah lama mengharapkan nya.


"Maaf, kau siapa nya Linda"


Henry bertanya sambil mengerutkan keningnya, Menatap wajah laki-laki dihadapan nya itu dengan tatapan yang begitu serius.


Dia butuh sebuah penjelasan logis soal siapa laki-laki dihadapan nya itu agar dia juga bisa memberikan penjelasan soal penyakit Linda.

__ADS_1


Jika laki-laki di depannya itu merupakan orang yang baik, maka Henry pikir dia memang butuh seseorang yang bisa membujuk Linda untuk melakukan terapi pengobatan secepat nya.


semakin lama ditangani kesehatan mental Linda jelas akan semakin menurun, hal tersebut akan berdampak buruk pada perempuan tersebut.


Sebab jika sesuatu yang buruk terjadi pada Linda, bagaimana dengan Winda yang masih terbaring koma dalam tidur panjangnya di ruangan berbeda di dalam rumah terasa sakit tersebut.


Winda jelas masih sangat membutuhkan Linda didalam keadaan apapun, dia bahkan masih menaruh harapan jika wanita itu akan sadar dari koma nya cepat atau lambat.


Selain itu, Bastian jelas masih sangat membutuhkan ibu nya didalam kehidupan masa remajanya ditengah-tengah pergaulan yang cukup mengerikan saat ini.


Jika tidak benar-benar di awasi semua akan buruk untuk remaja seusia Bastian, jadi bagaimana mungkin Linda tidak ingin memperhatikan soal kesehatan nya sendiri.


"Linda tidak pernah membawa laki-laki manapun ke rumah sakit ini setiap kali dia berkunjung kemari, jadi sedikit aneh ketika ada seorang laki-laki tiba-tiba datang membawa dirinya dalam keadaan pingsan"


Ucap Henry kemudian.


Mendengar ucapan serius Henry, seketika membuat Gibran sejenak terdiam.

__ADS_1


__ADS_2