Semalam Dengan Papa Mu

Semalam Dengan Papa Mu
Chapter 8


__ADS_3

Oh terkutuklah mereka, saat Darrel menyesap habis bibir Gea , gadis tersebut jelas terkejut bukan main, dia memejamkan bola matanya, memaksa untuk tidak tergoda.


Tapi sungguh gila saat tangan laki-laki tersebut menyentuh dua benda Indah nya dan menekan nya, Gea seketika mengeluarkan suara rengekan nya dan lidah laki-laki tersebut tahu-tahu memenuhi mulut nya.


Dan pada akhirnya gerakan ciuman dan permainan lidah daddy nya meruntuhkan pertahanan Gea, gadis tersebut akhirnya terbuai karena gerakan tangan nakal Daddy nya yang membuat hasrat nya membuncah dan membuat dibawah sana tiba-tiba merasa kacau dan entahlah.


Gea benar-benar putri tidak tahu diri, dia menikmati perbuatan daddy nya, membiarkan laki-laki tersebut mengajaknya berbelit lidah dan membiarkan tangan kanan laki-laki tersebut semakin nakal menjelajahi dua benda Indah nya.


anggaplah dia gila karena mereka melakukan semua itu melewati batas norma hubungan antara ayah dan anak, seolah-olah kedua insan manusia itu lupa siapa mereka berdua saat ini dan mengabaikan Alisa yang merupakan Mommy Gea dan istri Darrel.


entah berapa lama perbuatan mereka berlangsung, untungnya itu di jalanan sepi dimana kaca mobil Darrel jelas memperlihatkan warna gelapnya hingga tidak menembus dari arah luar menuju ke arah dalam dan untungnya perbuatan mereka tidak pula menimbulkan gelombang goyangan didalam sana.


jika tidak bisa dipastikan sampaikan ada yang lewat atau petugas kepolisian sedang patroli Lewat, pintu mobil mereka akan diketuk dengan paksa.


hingga akhirnya sesi tersebut terhenti begitu saja, di mana tiba-tiba Darrel memasang akal warasnya saat ini.


begitu ciuman dan juga tangan Darrel lepas dari tubuh dan bibirnya, seketika membuat Gea langsung shok dan menegang, kedua tangan nya masih berada di sisi kiri dan kanan di antara bahu kiri dan kanannya, tubuhnya masih bersandar di pintu mobil dan dia merasa bibirnya seolah-olah sedikit membengkak karena ciuman dan sesapan dalam yang dilakukan daddy nya tadi.


Bola mata nya terlihat berkedip-kedip beberapa kali karena bingung, jantung Gea bahkan tidak bisa dikendalikan dengan baik saat ini, dia pikir apakah tadi tidak salah?!.


Daddy nya Kembali mencium dirinya setelah pagi tadi?! Oh ini sungguh terkutuk dan sangat berdosa, dan lebih terkutuknya lagi juga lebih berdosanya lagi dia menikmati hal tersebut kali ini.


"Dad?"


saat dia mengeluarkan suaranya sembari tanda tanya besar memenuhi seluruh permukaan kepalanya, Darrel sama sekali tidak berniat untuk menjawab keterkejutan Gea, laki-laki tersebut kini kembali memposisikan dirinya pada kursi kemudian secara perlahan kembali melajukan mobil yang menuju ke arah depan.


laki-laki tersebut memilih untuk tidak bicara, dia memfokuskan dirinya untuk menyetir mobilnya dengan kecepatan sedang.


"A..ku akan menelpon mommy"


Gea berusaha menyadarkan dirinya, gadis tersebut mencoba mengambil handphonenya yang berada di dalam tasnya.

__ADS_1


sejujurnya dia sangat gugup dan juga sedikit gemetaran, namun tidak bisa dipungkiri dia bahagia dengan apa yang mereka lalui beberapa waktu tadi, kedua belah pipi gadis tersebut seketika memerah karena malu.


"apakah Mommy telah pulang ke rumah?"


dia bicara dengan sangat gugup, tidak tahu harus bicara apa pada daddy nya.


mendengar ucapan Gea seketika Darrel langsung berkata.


"matikan handphone mu dan letakkan kembali ke dalam tas"


Darrel bicara cepat tanpa menoleh ke arah Gea, dia memerintahkan putrinya agar tidak menghubungi Alisa.


"Ya?"


hal tersebut jelas membuat Gea bertanya dengan perasaan bingung, alih-alih membuat daddy nya marah pada akhirnya gadis tersebut menurut, dia mengembalikan handphonenya ke dalam tas dan meletakkannya tepat di sisi kirinya.


"Aku sudah menghubungi mommy mu, kita akan pergi tanpa Alisa hari ini"


Gea terlihat menggigit bibir bawahnya, dia bertanya-tanya ke mana sebenarnya laki-laki tersebut akan membawa dirinya.


"tidurlah, saat tiba aku akan membangunkan mu hmm"


Lagi laki-laki tersebut memerintah.


apakah dia harus kembali bertanya kepada mereka akan pergi? tidak.


dia tidak mungkin melakukan hal tersebut karena itu akan membuat daddy nya kembali menatap dirinya dan marah.


karena dia tahu selama ini itulah yang bisa laki-laki tersebut lakukan kepada dirinya.


sejak dia kembali ke rumah Darrel yang di yakini mommy nya laki-laki itu adalah daddy nya saat dia kelas 2 SMP, laki-laki tersebut menatap nya dengan tatapan sedikit kurang suka, mereka sangat jarang sekali berkomunikasi bahkan satu bulan untung-untung mereka sekali bicara bersama, Darrel selalu memberikan tatapan dingin nya, dan itu membuat Gea takut untuk menatap Darrel dan bicara dengan laki-laki tersebut.

__ADS_1


Namun saat dia kelas 1 SMA, 1 tahun belakangan laki-laki tersebut berusaha untuk membuat komunikasi diantara mereka.


Kini dia baru naik ke kelas 2 SMA, Darrel cukup berlaku lembut dan hangat pada nya, bahkan dia tidak pernah kekurangan uang sama sekali sebab laki-laki tersebut selalu berkata,


"Katakan pada ku jika kamu membutuhkan uang"


Namun beberapa bulan ini Darrel selalu menatap nya dengan tatapan aneh, laki-laki tersebut bahkan tidak jarang mencoba menyentuh nya dan membuat Gea merasa cukup deg-degan, Bahkan saat Darrel mencium Alisa mommy nya, laki-laki tersebut seolah-olah sengaja melakukan nya tepat saat dia tanpa sengaja datang mendekat, seakan-akan laki-laki tersebut ingin mengajarkan dirinya bagaimana menerima ciuman panas dari seorang laki-laki.


Anehnya Gea tidak marah, dia justru merasa iri dan sedikit gelisah, terkadang sentuhan Darrel membuat dia merinding menggila.


Gea takut dia jatuh cinta pada daddy nya sendiri, hingga pagi tadi dia menjadi semakin gelisah, dia menginginkan daddy nya melebihi mommy nya menginginkan daddy nya.


Ohhh ada apa dengan ku?.


Gea menggelengkan kepalanya dengan cepat, dia pikir dia pasti gila, ini jelas tidak baik dan perasaan nya itu jelas perasaan terlarang.


Darrel yang melihat Gea terlihat gelisah seketika laki-laki tersebut secara perlahan meraih telapak tangan gadis tersebut dan menganggapnya dengan erat.


Hal itu membuat dia seketika langsung menoleh.


"Tidurlah, aku akan membangunkanmu saat kita sampai ke tujuan"


kata-kata tersebut kembali diulang oleh Darrel, dia meremas erat telapak tangan putrinya sembari tangan kanan putri nya sembari bola mata nya terus fokus menatap ke arah jalanan.


Gea tidak menjawab, gadis tersebut pada akhirnya menganggukkan kepalanya secara perlahan, dia memilih menyandarkan tubuhnya dan menenggelamkan dirinya ke dalam kursi mobil tersebut, secara perlahan Gea mulai memejamkan bola matanya, gadis itu pikir mungkin Daddy ingin membawanya ke satu tempat misalnya mengunjungi saudaranya atau bahkan mungkin salah satu kerabat dekat mereka.


setelah itu mungkin mereka akan pulang ke rumah malam nanti atau besok pagi.


Darrel sejenak melirik ke arah Gea yang mulai memejamkan bola matanya, laki-laki tersebut tempat dia untuk beberapa waktu kemudian dia menaikkan ujung bibirnya sembari Jemari nya menyentuh perlahan bibir putri nya.


Kita akan berpetualang sejenak baby, dan aku akan membawa mu pada petualangan yang tidak mungkin bisa kamu lupakan.

__ADS_1


__ADS_2