Semalam Dengan Papa Mu

Semalam Dengan Papa Mu
Pertengkaran hebat


__ADS_3

Jelas saja Venus terkejut setengah mati saat dia mendengar satu suara yang mengejutkan mereka.


Dia kenal betul suara laki-laki tersebut.


dia dan Gerald langsung menoleh kearah ujung sana.


Laki-laki yang berdiri di ujung sana jelas lebih terkejut lagi, dia awalnya melihat Venus berciuman dengan seseorang, tapi seseorang itu belum bisa dia lihat dengan jelas.


Tapi kali ini dia bisa melihat dengan jelas siapa sosok laki-laki tersebut, dan itu adalah Daddy nya sendiri.


"Bastian?"


Bayangkan bagaimana terkejut nya Venus saat dia sadar Bastian mengejar nya hingga ke mari.


Bukankah mereka bertemu dengan laki-laki tersebut di kafe tadi, lalu kenapa Bastian tahu-tahu kembali ke tempat ini?!.


"Apa-apaan ini?"


Bastian berlarian mendekati Venus dan Daddy-nya kemudian dalam hitungan detik dia langsung menghantam daddy nya dengan tinjuan kecilnya.


Sebenarnya tenaga Bastian jelas tidak seberapa, tapi yang membuat Gerald cukup terkejut saat kemarahan Pitra nya terlihat berada di ubun-ubun kepala.


Laki-laki itu meninggikan suaranya, kegaduhan Seketika terdengar di apartemen tersebut.


"Apa daddy gila mengencani gadis Milik ku?"


Pekik nya penuh kemarahan.

__ADS_1


Wait?!.


Venus jelas gelagapan, dia fikir mereka jelas sudah putus, bagaimana bisa Bastian dengan lantang nya berkata jika dia adalah milik Bastian.


"Jadi laki-laki itu Daddy? yang akan menikahi kamu hah?"


kali ini Bastian berteriak ke arah Venus, bola mata laki-laki tersebut tampak begitu memerah, dia menatap Venus dengan pandangan yang sulit Venus mengerti.


"Jawab aku.."


"Son... kendalikan emosi mu"


Gerald jelas saja balik membentak, dia fikir jika Bastian terus meninggikan suaranya bisa dipastikan seisi apartemen akan keluar dan melihat serta menyaksikan adegan memalukan di antara mereka.


"Kenapa? Daddy malu? malu jika semua orang di sini tahu Daddy mengencani gadis di bawah umur?"


Dia sebenarnya cukup marah mendengar Daddy nya berkata Venus akan menikah saat mereka ada di Kafe tadi.


Dia rela pergi ke apartemen Venus untuk meminta penjelasan yang sesungguhnya, dia ingin tahu apakah ucapan Daddy nya sebuah kebohongan atau tidak.


Bahkan dia ingin tahu siapa laki-laki yang akan menikahi Venus.


Tapi bayangkan saat dia menunggu sejak tadi selama berjam-jam tanpa kepastian, begitu dia turun hanya untuk pergi ke toilet sejenak, ternyata gadis tersebut telah tiba didepan kamar nya menurut security di bawah sana.


Lalu begitu dia naik, dia melihat adegan luar biasa Venus, bahkan selama bersama nya Venus belum pernah mencium nya, bagaimana bisa Venus berciuman dengan laki-laki lain.


Dan yang lebih mengejutkan laki-laki yang melakukan nya adalah Daddy nya sendiri.

__ADS_1


Lalu kalau begitu apakah dia salah menebak?!.


Daddy nya yang akan menikahi Venus sesuai dengan ucapan laki-laki tadi di kefe 58 tour Eiffel tower?!.


"Dia adalah milik ku"


Bastian jelas meradang.


Saat Bastian berteriak sekali lagi kw arah Daddy nya dan berusaha memberikan tinju sekali lagi pada Daddy nya tiba-tiba Venus dengan cepat mendorong Bastian.


"Milik mu? kau pasti sudah gila, setelah memutuskan aku dan berselingkuh, kau bilang aku milik mu? kau pasti bercanda!"


Kali ini Venus yang balik memarahi laki-laki tersebut.


"Apa?"


Kali ini Bastian jelas balik terkejut.


"Bahkan setelah memaksaku untuk menjemput mu di klub malam, kau dan Maria Menjebak ku bahkan Maria hampir menjual ku dengan laki-laki tua hidung belang, bagaimana bisa kau bilang aku ini milik mu, kemana isi kepala mu?"


Anggaplah Venus sudah gila, tapi kemarahan nya jelas menjadi-jadi saat ini.


Dan ini kesempatan nya untuk mengeluarkan seluruh kemarahan nya dalam beberapa waktu ini.


"Kau bilang apa?"


Tanya Bastian sambil mengerutkan keningnya.

__ADS_1


__ADS_2