
Masih di Conte company
Begitu Julio terciduk oleh polisi, seketika seorang pembawa acara mencoba menenangkan situasi, beberapa orang mencoba menutup pintu gedung acara tersebut, dan sebelum nya semua telah di rundingkan dengan pihak berwajib.
"Para hadirin sekalian, mohon untuk kembali duduk di kursi masing-masing dan jangan merasa takut atau panik dengan apa yang kita lihat barusan, itu anggap saja hanya sebagai sedikit hiburan sebelum acara pembukaan kita resmikan"
terdengar suara sang pembawa acara yang mencoba untuk menenangkan semua tamu undangan.
"dan untuk pemimpin perusahaan Conte company jangan khawatir kita tidak lagi berurusan dengan tuan Julio dimulai dari akhir bulan kemarin, dan kita memang sengaja Belum mengumumkan nya dan baru akan mengumamkannya malam ini"
Dan saat pembawa acara berkata begitu, bisa dibayangkan bagaimana kehebohan terjadi saat ini?!.
"What?"
"Sudah berganti?"
"Ada apa ini?"
"Belum ada pengumuman nya?"
__ADS_1
"Kenapa kita tidak tahu?"
"Ada apa ini sebenarnya?"
"Apakah semua baik-baik saja?"
seluruh suara dan berbagai macam pembicaraan membingungkan terdengar memenuhi gedung tersebut, orang-orang saling menata antara satu dengan yang lainnya kemudian menatap kearah sang pembawa acara, mereka benar-benar butuh penjelasan yang paling logis Ada apa sebenarnya saat ini.
tidak dipungkiri para pemegang saham dan juga para dewan direksi jelas merasa gelisah dengan keadaan ketika tuan Julio tertangkap atas kejahatannya, para penanam saham jelas gelagapan sejak tadi, tidak tahu siapa selanjutnya akan mengatur dan menjadi CEO di dalam perusahaan, bahkan mereka yakin harga saham akan turun drastis dan meluncur kebawah dengan hebat.
dan ini jelas akan menjadi akhir dari karir semua orang di dalam perusahaan Conte company.
tapi ucapan sang pembawa acara seketika membuat mereka saling menoleh antara satu dengan yang lainnya, seolah-olah ada angin segar yang membuat mereka bisa menarik nafas dengan sedikit lega.
namun yang menjadi pertanyaan adalah kenapa diantara mereka tidak ada yang tahu pergantian CEO baru dan pemilik Conte company sejak bulan lalu?!.
meskipun realitanya mereka tahu ada permasalahan pada Conte company dengan beberapa proyek gagal yang membuat mereka cukup kesulitan kemarin dan Julio meminta bantuan investor untuk menanamkan sahamnya pada Conte company.
seketika semua orang langsung menempati kursi mereka kembali seperti di awal dan mereka menunggu apalagi yang akan terjadi kedepannya dengan perasaan cukup berdebar-debar.
__ADS_1
"kita akan memperkenalkan pemilik Conte company terbaru yang telah resmi menjadi pemilik sah nya sejak akhir bulan yang lalu, pada dihadiri diharapkan duduk dengan tenang dan kita akan menyambut kehadiran beliau"
kembali suara pembawa acara terdengar memenuhi ruangan tersebut, seketika semua orang langsung mencoba untuk duduk di posisi mereka masing-masing dan menunggu juga melihat siapa yang menjadi pemilik Conte company berikutnya setelah kehancuran Julio.
"bertepatan dengan hari ulang tahun sang pemilik company terbaru, Mari kita sambung pemilik perusahaan terbaru kita tuan-tuan dan nyonya-nyonya sekalian...."
setelah sang pembawa acara berkata seperti itu secara tiba-tiba layar yang ada di belakang panggung terbuka dengan gerakan yang begitu perlahan.
bola mata semua orang jelas awas menatap ke arah tengah-tengah panggung di mana layar mendominasi berwarna biru tersebut terbuka dengan gerakan yang sangat lamban.
suara deru tepuk tangan mulai terdengar memenuhi ruangan gedung tersebut, di beberapa sisi bola mata semua orang jelas terus tertuju ke arah layar tengah panggung.
Gerald yang duduk di depan bersama Venus seketika mengerutkan dahinya, dia juga penasaran apa yang terjadi saat ini dan siapa yang menggantikan pemilik Conte company.
"Apa ada yang tidak aku ketahui baby?"
Gerald berusaha berbisik di balik telinga Venus sembari bola matanya terus menatap ke arah depan, dia mencoba untuk menerka-nerka siapa sebenarnya yang akan meneruskan Conte company, bagaimana susunan keluarga dari Venus sendiri saat ini, dia pikir istrinya tidak mungkin merupakan penerus dari perusahaan tersebut.
alih-alih menjawab Venus malah menaikkan ujung bibirnya, perempuan itu terlihat mengedipkan sebelah matanya tanpa berniat untuk membuka mulutnya menjawab pertanyaan dari sang suaminya.
__ADS_1