Semalam Dengan Papa Mu

Semalam Dengan Papa Mu
Bukan keluarga Conte yang sebenarnya


__ADS_3

Kembali ke beberapa waktu sebelumnya


Venus dan Gerald


Cafe xxxxxxx


Pusat kota


Paris


Gerald masih terus menatap bola mata Venus dengan perasaan khawatir, dia menunggu apa yang akan dibicara sang istrinya kepada dirinya, bisa dia lihat bagaimana serius nya wajah yang ditampilkan oleh Venus saat ini.


Laki-laki tersebut mencoba untuk menetralisir detak jantungnya, mendengarkan ucapan Venus setahap demi setahap.


"Mari menyelesaikan urusan Dimasa lalu satu persatu dan membuat semua kembali ke asalnya kembali seperti semula"


Ucap istri nya tiba-tiba.


mendengar ucapan istrinya seketika Gerald menggerutkan keningnya.


"Aku tahu dengan semua yang terjadi di masa lalu termasuk bagaimana kakak ipar dan ayah mertua memperlakukan Linda beserta keluarganya"


Venus terlihat bicara dengan begitu tenang, bola mata perempuan tersebut menelisik ekspresi bola mata Gerald untuk beberapa waktu.


"Bahkan aku tahu peristiwa apa yang terjadi pada Linda dan kembarannya Winda di masa lalu"


Lanjut Venus lagi.


"Bahkan aku tahu bagaimana kasus yang harusnya mencuat dan naik ke meja hijau tiba-tiba dihentikan dan ditutup dengan cara yang kejam, meskipun tidak aku pungkiri aku cukup kecewa dengan tindakan yang dilakukan keluarga Daddy karena tidak memperjuangkan sebuah kebenaran, tapi aku berusaha untuk memahami uang akan menjadi alasan utama seseorang untuk lupa dengan hati nurani mereka"


mendengar ucapan istrinya seketika Gerald menelan salivanya.


"karena itu ketika kita tidak bisa memperbaiki masa lalu maka Mari kita memperbaiki masa depan agar tidak ada lagi kisah masa lalu menyakitkan"

__ADS_1


"Mari memperbaiki semuanya dan mengembalikan apa yang seharusnya dikembalikan ke tempat asal nya, Dad"


ucap Venus lagi sembari secara perlahan meraih telapak tangan Gerald yang ada di atas meja dihadapan mereka.


"Mungkin hal pertama yang harus Daddy lakukan berhenti mencari mengorek masa lalu Conte, dan jangan beritahukan Bastian soal siapa ayah biologis nya, Dad"


perempuan itu bicara sambil menggenggam erat telapak tangan suaminya.


"Dengan Daddy Terus mengorek masa lalu soal Conte, tanpa Daddy sadari secara perlahan Maka Daddy akan kembali menyakiti orang-orang yang terlibat pada laki-laki itu di masa lalu"


Yah bagi Venus dengan terus mengorek informasi soal masa lalu, tentu nya hal tersebut akan menambah luka di hati semua orang.


menurutnya mungkin ini terdengar cukup kejam, tapi setidaknya dengan tidak mengorek masa lalu akan membuat semua orang hidup dalam sebuah ketenangan.


bayangkan bagaimana Linda takutnya mendengar nama Conte, bayangan kan juga bagaimana ekspresi Bastian ketika dia tahu jika Bastian bukan putra kandung Gerald.


" Daddy tahu? hal yang kita anggap benar untuk mengorek informasi soal masa lalu, belum tentu akan berakibat baik untuk mereka yang jelas para korban yang tidak hidup dalam keadaan baik-baik saja"


pada akhirnya Gerald yang sejak tadi mendengarkan ucapan istrinya seketika berkata


"Lalu apakah kita harus diam saja sedangkan para tersangka mungkin masih terlihat bersenang-senang di luaran sana?"


Tanya Gerald kemudian.


Venus sejenak diam.


"jangan khawatir soal apapun"


Ucap Venus tiba-tiba.


"Semua orang yang terlibat telah di singkirkan secara perlahan"


Gerald jelas langsung terkejut mendengar penuturan Venus.

__ADS_1


"Bahkan tidak akan ada lagi yang akan bertanya bagaimana keadaan laki-laki tersebut, karena dia telah binasa untuk waktu yang begitu lama"


lanjut Venus lagi.


"Apa?"


Gerald seketika membulatkan bola matanya, kemudian timbul satu pertanyaan di dalam diri Gerald soal sesuatu.


"Setiap kali kamu menyebutkan nama Conte itu membuat ku berfikir, apakah kamu tidak pernah menganggap nya sebagai kakek mu?"


Tanya Gerald kemudian dengan rasa penasaran.


Venus terlihat menaikkan ujung bibirnya, ekspresi wajah nya terlihat begitu aneh dan menyeramkan.


"Tidak kah kau tahu kenapa aku tidak pernah memanggil nya kakek Dad?"


Venus malah balik bertanya pada sang suaminya.


Gerald jelas menggelengkan kepalanya.


"Itu karena sejak awal dia memang bukan bagian dari keluarga Conte yang sesungguhnya, dia bukan Ayah dari Eliza dan Gibran yang sebenarnya"


"What?"


Seketika Gerald melotot kaget, laki-laki tersebut nyaris jatuh dari posisi duduknya saat mendengar penuturan Venus yang benar-benar mengejutkan dirinya.


"Apa kau sedang bercanda?"


Tanya nya lagi dengan nada tercekat.


Belum selesai dengan keterkejutan nya, kali ini lagi-lagi bola mata Gerald dikejutkan dengan sosok seseorang yang tiba-tiba berdiri tepat di belakang nya.


"Hallo Gerald"

__ADS_1


__ADS_2