
Disisi lain
The Conte company
Ruang ekslusif CEO Conte company
Seorang laki-laki terlihat bergerak dengan tergesa-gesa untuk masuk kedalam ruangan CEO Conte company tersebut dengan rahang yang mengeras.
Kemarahan dibalik wajah laki-laki tersebut terlihat begitu begitu jelas tercetak di balik Wajah tua nya saat ini, bisa di lihat bagaimana laki-laki tersebut menggeram dengan sempurna karena keadaan.
Seorang laki-laki muda terlihat mengikuti langkah laki-laki tersebut sembari membawa beberapa berkas di tangannya sejak tadi.
dia tetap setia mendampingi laki-laki itu sejak di lantai bawah hingga menuju ke ruangan tersebut, terus mengikuti punggung laki-laki tua itu untuk beberapa waktu sembari sesekali dia mencoba mengikuti langkah nya dengan sedikit kesulitan.
Brakkkk
laki-laki tua si hadapannya tersebut membanting sebuah berkas yang ada di tangan nya ke atas meja dengan perasaan kesal.
"Siapa yang berani melakukan nya? siapa yang menggagalkan semua proyek nya dan siapa yang mengambil semua proyek tersebut secara diam-diam dibelakang ku?"
Teriak laki-laki tersebut penuh dengan kemarahan.
__ADS_1
Laki-laki muda tersebut hanya diam dan tidak berani untuk bicara sedikit pun, dia berusaha untuk mendengarkan Kemarahan demi kemarahan luapkan oleh tuannya.
Proyek besar yang dimiliki oleh Tuannya tiba-tiba saja digagalkan oleh seseorang, bahkan ada yang diam-diam mencuri proyek tersebut di belakang Tuan nya dengan cara yang licik.
sebenarnya laki-laki tersebut hanya bisa menghela nafasnya ketika mendengar kemarahan dan juga keluhan laki-laki tua itu, apa dia boleh berkata jika laki-laki itu sebenarnya tengah mendapatkan karma?!.
Karma?!.
Yah Karma.
karena menurut nya laki-laki itu sebenarnya pun mendapatkan perusahaan yang tengah di kelolanya saat ini dengan cara yang begitu licik, permainan trik dan intrik yang mengerikan telah dilakukan oleh laki-laki itu di masa lalu.
untuk mendapatkan perusahaan milik orang tuanya, dia memanfaatkan dan mengorbankan banyak orang, rela membunuh saudara laki-lakinya sendiri untuk merebut semua hak dan aset keluarga Conte.
Ketakutan nya kala itu adalah, William akan meminta bagian besar dalam pembagian hak Conte, tapi siapa sangka laki-laki bodoh itu melakukan sebuah Kesalahan besar, memperkosa seorang bocah dan membuat skandal besar didalam keluarga tersebut.
Bahkan kasus tersebut naik dengan cepat hingga membuat William gelagapan, satu-satunya cara yang dilakukan William dengan memusnahkan para saksi satu persatu hingga akhirnya melibatkan banyak pihak di sana.
Dan hal tersebut jelas menjadi keberuntungan tersendiri untuk laki-laki itu, dia tidak harus bersusah payah untuk membagi hak Conte pada William bukan?!.
Dia bahkan membuat sandiwara besar hingga membuat Gibran, putra kakak nya itu membunuh William dengan tangan laki-laki itu sendiri.
__ADS_1
"Aku akan memeriksa semua data siapa orang yang bergerak di belakang semua ini, tuan"
Ucap laki-laki muda itu kemudian.
Laki-laki tua itu terlihat begitu marah, dia mencoba untuk menahan setiap kemarahan nya untuk waktu yang begitu lama.
"Cari tahu apakah ada orang dalam yang berkhianat"
Ucap laki-laki tua itu kemudian"
"Jika ternyata ada orang dalam yang berkhianat, Pastikan untuk menghabisi nya tanpa banyak bicara"
Lanjut nya lagi.
"Baik tuan"
laki-laki muda itu bicara sembari menunjuk kan kepalanya, dia kemudian berbalik lantas langsung pergi menjauhi laki-laki tersebut.
Seulas senyuman licik tampil di balik wajah laki-laki muda itu ketika dia meninggal ruangan tersebut.
Kau akan terkejut saat tahu siapa yang mengkhianati kamu.
__ADS_1
Batin laki-laki itu sambil menyeringai tipis.