Semalam Dengan Papa Mu

Semalam Dengan Papa Mu
Menyelesaikan semuanya dengan cepat


__ADS_3

Setelah kembali nya Andrew dari kediaman nya, Gerald terlihat memijat kedua belah pelipisnya dengan jemari nya untuk beberapa waktu.


Laki-laki tersebut mencoba menarik nafasnya berat, merasa cukup terkejut dengan apa yang baru dia lihat tadi.


Gerald terlihat mendengus tidak percaya atas apa yang dilihat nya tadi.


Kau benar-benar gila!.


Batin Gerald pelan.


Bagaimana bisa Linda bermain-main dibelakang nya dengan seseorang yang begitu dipercaya oleh orang tua nya di zaman itu.


Dan tidak akan ada yang menyangka siapa laki-laki tersebut hingga hari ini.


Jika dia saja terkejut, apalagi orang-orang yang terhubung dengan laki-laki tersebut, bahkan tidak bisa dibayangkan bagaimana jika seseorang tahu soal hubungan tersebut terhadap Bastian, Gerald fikir setidaknya dia harus bicara pada Julia besok secepatnya.


Laki-laki tersebut kini langsung melesat naik ke lantai atas sembari dirinya mencoba untuk menghubungi seseorang.

__ADS_1


Cukup lama hingga akhirnya panggilan nya terhubung dengan seseorang.


"Kau sudah mempersiapkan semuanya?"


Tanya Gerald kemudian.


"Sudah memindahkan semua berkas-berkas nya?"


Tanya dia lagi.


Yah besok setelah acara pernikahan mereka yang sengaja di laksanakan Secara keagamaan agar tidak menciptakan sebuah kehebohan sebelum seluruh urusan nya dan Linda selesai, Gerald belum bisa membuat pesta resmi dan besar pernikahan mereka.


Apalagi dia tahu bagaimana sifat Bastian, anak itu pasti akan membuat kekacauan besar pada hubungan dirinya dan Venus mengingat bagaimana sifat buruk Bastian ketika tidak bisa mendapatkan apa yang dia inginkan.


padahal Bastian tidak tahu jika dirinya di manfaatkan oleh ibu nya sendiri demi kata harta, tidak bisa dia bayangkan bagaimana perasaan Bastian saat tahu dia bukanlah ayah biologis nya dan Bastian bukan putra kandung nya.


Mungkin bicara dengan Bastian soal kenyataan akan menampar perasaan anak itu, tapi bagi Gerald cepat atau lambat Bastian harus tahu dengan segera.

__ADS_1


"Daddy ingin bicara dengan ku secepat nya, mari bertemu jika kamu memiliki waktu luang"


itu yang dia ucapkan dari balik handphone kemarin saat dia tahu mereka tidak memiliki hubungan apa-apa.


"Pastikan semua kepindahan nya berjalan lancar besok, aku dan Venus akan segera pindah dari tempat ini, dan Venus akan pindah kuliah di tempat yang berbeda"


Ucap Gerald kemudian di Balik handphone nya.


Setelah berkata begitu dia langsung menutup panggilannya dengan cepat, kemudian laki-laki itu bergerak menuju ke arah pintu kamar, dia membuka pintu kamar tersebut secara perlahan takut jika-jika Venus telah terlelap dalam tidurnya hingga membuat perempuan itu terganggu karena kehadirannya.


dan seperti apa yang dia pikirkan, perempuan tersebut benar-benar sudah terlelap dalam tidurnya, Gerald menutup pintu dengan gerakan lembut kemudian dia melangkah ke arah sisi ranjangnya secara perlahan.


laki-laki itu duduk tepat di sisi kiri Venus, dia menatap wajah lelang tersebut penuh dengan perasaan cinta, anggaplah dia sudah gila karena sudah jatuh cinta pada perempuan muda itu.


meskipun tidak dipungkiri awal mula dia jatuh cinta karena wajah penuh mirip dengan Eliza, tapi perasaan cintanya ada Venus dan Eliza jelas tidak sama.


setiap orang punya masa lalu dan setiap orang pasti punya cinta pertama, tapi orang-orang juga berhak untuk menatap masa depan dan mendapatkan cinta terakhirnya.

__ADS_1


"I love you"


bisik Gerald kemudian lantas secara perlahan mencium lembut bibir Venus.


__ADS_2