
Gibran terlihat menghela nafasnya untuk beberapa waktu tatkala bola matanya terus menatap ke arah pintu depan sejak tadi.
dia masih menunggu dengan setia di balik pintu tersebut, masih berharap Linda akan datang menerima uluran tangannya.
belasan tahun bukan waktu sejenak untuk yang bertahan dengan keadaan, di mana dia bertarung dengan waktu dan juga membuang segala impiannya, dia melupakan soal masa depan atas dasar kata cinta pada seseorang di balik pintu tersebut bahkan masih dengan setia menunggunya hingga detik saat ini jika masih ada kesempatan dan juga harapan untuk mereka bersama.
Sedikit banyak mereka telah melewati banyak masa berdua di masa lalu, bahkan orang pertama yang mengambil harta paling berharga Linda adalah dirinya, mereka juga hampir memiliki buah hati sendiri dari cinta mereka berdua.
Dia juga cukup terkejut saat Gerald berkata, jika laki-laki tersebut tidak pernah menyentuh Linda meski barang sekali pun, Hal itu membuat dia cukup bisa bernafas dengan lega setidaknya Linda masih terjaga dengan sempurna dan dia patut berterima kasih pada Linda yang masih menjaga dirinya juga berterima kasih pada Gerald yang sama sekali tidak menyentuh perempuan yang dia cintai.
Bola matanya masih menatap ke arah depan, masih penuh dengan harapan berharap Linda akan bergerak masuk ke dalam ruangan tersebut di mana dia berada, tapi dia tetap memberi kesempatan untuk Linda bebas memilih pergi karena dia tahu mungkin Linda masih sulit untuk menerima kenyataan di mana orang-orang Yang menghancurkan kehidupannya di masa lalu adalah keluarganya sendiri, Conte.
setelah sekian lama dia menunggu sembari bola matanya melirik ke arah jam di tangannya dia pikir mungkin benar sebaiknya dia mengakhiri semuanya seperti apa yang dikatakannya pada Bastian dan Winda kemarin, hari ini adalah hari terakhir untuk nya menunggu dan berharap, jika perempuan itu sama sekali tak memberikannya kesempatan maka Gibran siap untuk melepaskan. Melihat keadaan ini dia tahu dia sudah tidak memiliki kesempatan untuk pergi bersama Linda, menata masa depan yang sudah terasa tidak mungkin untuk mereka.
lilin aromaterapi yang masih menyala dengan indah di sekitarnya telah meleleh sejak tadi, bahkan kehangatan makanan jelas telah mulai mendingin, satu kotak beludru berisikan cincin yang menunggu sang pemiliknya sejak tadi seolah-olah ikut diam dan hening dalam keadaan, berputus asa seperti dirinya karena tahu kesempatan malam ini tidak akan pernah datang sesuai harapan mereka. hingga pada akhirnya laki-laki tersebut meraih kotak bludru yang ada di atas meja dan secara perlahan Gibran meletakkannya ke dalam saku celananya dalam keputusasaan.
laki-laki itu siap beranjak meninggalkan tempat tersebut karena dia tahu ini adalah malam akhir penantiannya.
__ADS_1
Gibran mulai melangkah dengan gontai memupuk segala harapan yang ada di dalam hatinya, memilih beranjak yang pergi secara perlahan menuju ke arah pintu penghubung yang ada di ruangan tersebut tanpa mengeluarkan sedikitpun suaranya.
Namun ditengah keputusasaan nya tiba-tiba saja.
Klekkkkk.
Cletakkkkk.
Satu suara pintu terbuka mengejutkan dirinya, Gibran menghentikan langkah kakinya, menunggu dengan harap cemas siapa yang akan muncul dibalik pintu tersebut.
Cukup lama hingga akhirnya bisa dia lihat seseorang menyeruak masuk kedalam sana.
Gibran masih tak bergeming, dia kemudian mengeluarkan suaranya secara Perlahan.
"Aku khawatir ini hanya bagian dari permintaan maaf dan cara pamit untuk pergi dan pulang"
Ucap laki-laki tersebut pelan.
__ADS_1
Menatap Linda yang kini menatap nya dalam ekspresi wajah yang tidak bisa Gibran tebak sama sekali, dia tidak berani berharap.
Namun siapa sangka tiba-tiba didetik berikutnya hal tidak terduga terjadi, Perempuan dihadapan nya tersebut menyambar tubuh nya dengan cepat, memeluk Erat dirinya sembari berkata.
"Maaf"
Masih begitu mengambang, membuat dia tidak tahu harus menjawab apa.
"Mari memulai semuanya dari awal kembali"
Lalu seulas senyuman mengambang dibalik bibir Gibran.
Bahagia kah dia? yah tentu saja.
****
Catatan \= Novel Gea dan Darrel Mak author buat di sini yah Mak setelah kisah SEMALAM DENGAN PAPA MU.
__ADS_1
di beberapa episode kedepan mulai update rutin.
hati-hati sebab tak kalah panas dari Gerald dan Venus, tak kalah panas dari Ailee dan Aland🤭.