
Apart Sky Blue
Arnold mulai risau, lebih tepat nya setelah ia menuruti permintaan adik nya itu.
"Tapi dia kan orang asing? Kalau terjadi sesuatu?" gumam nya yang takut jika ia akan mendapat masalah dan juga gadis itu yang akan terkena musibah.
Ia terus berputar di dalam apart nya, mencoba menenangkan diri nya bahkan sampai lupa bertanya tentang buku-buku yang ingin ia susun.
"Tadi dia masuk ke apart yang mana ya? Tunggu! Apa pria itu juga tinggal di sini?" gumam nya yang merasa terus gelisah sedangkan adik nya itu tengah berbunga-bunga.
...
Mata coklat yang bulat itu menatap ke arah interior apart yang cukup rapi dan memang pria yang tinggal di situ pun merupakan seseorang yang rapi.
Coklat dingin di berikan pada nya, ia duduk di ruang tengah nya di atas sofa yang empuk.
Setelah lama ia memandang tempat itu ia melihat ke arah pria yang masih beberes mengerjakan sesuatu sehingga hanya punggung yang tegap itu lah yang menjadi penglihatan nya.
"Aku kenapa ga ingat dia? Dia berapa tahun sih dulu jumpa nya?!" ucap Bianca yang mencoba mengingat masa kecil nya.
Memang masa kanak-kanak di usia muda begitu rapuh dan mudah melupakan seseorang.
Apa lagi kisaran ia berjumpa dengan pria itu berada di rentang usia 3 - 4 tahun.
"Kenapa kau tidak minum? Aku tidak memberikan sesuatu yang aneh di dalam nya." ucap Zayn yang berbalik dan kemudian melihat gadis remaja itu yang tak meminum coklat dingin yang ia buat.
"Ka.. kaki ku sakit maka nya ga bisa minum..." ucap Bianca yang langsung mengubah ekspresi wajah nya.
Zayn membuang napas nya, ia tau kaki gadis itu tak terluka namun ia memilih untuk tak menegur atau memarahi nya.
"Kaki mu baik-baik saja nona, dan lagi kalau kaki yang sakit itu pengaruh pada mulut?" tanya nya yang menatap ke arah gadis itu sembari mendekat ke arah kaki kecil yang mulus itu.
Bianca mengerucut mendengar nya, ia tau pria itu secara tersirat meminta nya untuk berhenti berbohong tentang kaki nya.
"Aku akan telpon paman mu dan minta dia untuk jemput," ucap Zayn yang memang tak putus hubungan dengan kakak mantan tunangan nya.
"Paman kenal nya sama Paman Louis aja? Sama Mommy engga?" tanya Bianca yang membuat pria itu tersentak.
Tak ada jawaban, dan pria itu pergi ke sisi lain apart nya. Bianca diam untuk beberapa waktu.
Tak lama kemudian pria itu datang dengan membawa makanan ringan.
"Kau bisa nyalakan tv nya atau atur suhu AC nya, lakukan senyaman mu." ucap pria itu yang membiarkan gadis remaja itu melakukan sesuatu yang ia inginkan.
Bianca tak menjawab, namun pria itu ingin pergi lagi.
Walaupun bersikap ramah namun pria itu menjaga batasan pada nya dan terlihat mengindari nya.
Greb!
Bianca memegang tangan pria itu dan menatap mata nya.
"Paman kenapa pergi terus sih? Aku kan punya pertanyaan!" ucap nya yang terang-terangan sembari mencegah tangan pria itu.
Zayn melepaskan tangan kecil itu yang meraih kaus berlengan panjang nya itu.
"Kau ingin tanya apa?" ucap nya yang kemudian tak berniat berbalik atau pergi.
"Waktu di rumah sakit Paman bilang kalau Paman hampir jadi ayah ku, maksud nya?" tanya Bianca yang tak mengerti dan tentu ia tak mengerti karna tak ingat.
"Kalau aku hampir jadi ayah mu berarti aku hampir menikah dengan ibu mu kan?" tanya Zayn dengan pertanyaan yang mengandung jawaban.
"Eh? Iya juga ya?" gumam Bianca yang harus nya berpikir sampai sejauh itu namun beberapa Minggu ini ia hanya berpikir tentang paman tampan nya saja.
"Terus kenapa ga jadi nikah?" tanya nya dengan mata penasaran dan wajah yang polos tanpa tau ia sedang mengorek luka masa lalu.
"Karna ibu mu menikah dengan ayah mu, kalau nikah nya dengan ku pasti kau ayah ikut memanggil ku Daddy," jawab Zayn pada gadis itu.
__ADS_1
"Hum?" Bianca berpikir sejenak, ia tak tau dan ia tak peduli tentang masa lalu yang tak ia ingat itu.
"Tapi bagus deh Paman ga jadi nikah sama Mommy," ucap nya yang menatap ke arah pria itu.
Kali ini Zayn yang mengernyit, "Kenapa?" tanya nya penasaran dengan ucapan yang ia dengar.
"Karna biar Paman nanti nikah nya sama aku..." ucap Bianca yang tersenyum sembari mengatakan kalimat rayuan dengan wajah yang menggemaskan itu.
Zayn terdiam sejenak, namun ia sedikit merasa terhibur.
"Pft!" tawa yang tertahan itu terdengar.
"Loh? Kok ketawa sih? Harus nya Paman tuh merasa bersyukur tau! Aku tuh limited edition! Cuma satu di dunia!" ucap Bianca yang kesal saat lamaran receh nya di terlihat di tolak.
Tap!
Tubuh kecil sebenarnya kuat itu tersentak saat tangan yang besar itu kembali menyentuh puncak kepala nya dan mengusap nya.
"Iya, kau cuma satu di dunia. Lamaran nya sangat menggiurkan tapi bagaimana ya?" ucap Zayn yang tertawa kecil.
Dulu maupun sekarang ucapan gadis itu selalu terdengar lucu di telinga nya.
"Aku mau menikah dengan wanita dewasa bukan dengan bayi," sambung nya tersenyum.
Bianca mengernyit, wajah nya langsung kesal jika ia di sebut sebagai bayi.
"Aku tuh udah dewasa tau! Siapa yang bayi?!" ucap nya yang terlihat marah namun di mata pria itu bayi harimau yang belum memiliki raungan.
"Mana bayi nya? Ini dia," ucap Zayn yang tertawa dengan ledekan nya.
Bianca diam dengan wajah kesal nya, sampai pria itu berhenti tertawa.
"Kau marah? Pemarah sekali?" tanya nya yang mendekat ke arah wajah yang terlihat semakin mirip dengan seseorang ketika menunjukkan amarah nya.
"Maaf, aku terlalu menganggu mu ya." ucap nya dengan nada yang selalu teratur dengan terdengar lembut.
"Kau mau makan siang? Aku punya daging, kau mau? Paman mu seperti nya juga akan sampai ketika jam makan siang selesai." ucap Zayn yang kali ini tak lagi meledek atau menggoda gadis remaja itu.
Dan ia juga sudah cukup berpengalaman dalam menghadapi kemarahan wanita dan cara membujuk nya karna ia dulu sudah hidup cukup lama dengan seseorang yang memiliki temperamen yang hampir sama.
......................
Mansion Dachinko.
Bianca yang tak bisa tidur pun akhir nya memilih untuk membuka laptop nya dan mencari pencarian video tutor bagaimana terlihat menjadi wanita dewasa.
Beberapa video pun keluar, begitu banyak namun tampilan layar pop up nya sedikit mencurigakan.
Namun tak masalah karna ia ingin membuka tanpa sadar jika kata pencarian yang tak jelas akan memberikan arti yang lain.
Ahh...
Uh...
Ssh...
"Astaga!" mata coklat nya membulat sejenak tak percaya.
Memang awal nya video itu sudah mencurigakan namun karna percakapan membosankan terdengar membuat nya mempercepat video sampai langsung muncul adegan tak pantas itu.
Ia sangat terkejut sampai tak ada yang memasuki kamar nya dan melihat video tak pantas itu secara sekilas.
"Ih! Kak Bian liat video kekerasan!"
"Oh My!" Bianca tersentak dengan jantung yang hampir melayang.
Ia pun langsung menutup laptop nya dan berbalik melihat adik nya.
__ADS_1
"A.. apa yang kau lihat rupa nya?!" tanya nya yang gugup.
"Video tepuk-tepuk ga pakai baju sampai mau mati!" ucap Arche yang memang hanya memandang sekilas.
Dan ia yang masih belum mengerti sama sekali tentu mengira potongan video yang ia lihat sekilas itu sebagai video kekerasan pada seseorang.
"Kak Bian mau mukul orang lagi ya? Kan Mommy udah ga bolehin," ucap nya pada sang kakak.
Bianca bernapas lega sejenak karna adik nya bahkan tak mengerti.
"Hehe," tawa yang menyimpan mata jahil itu ingin beraksi mengerjai sang kakak sama seperti ia yang selalu di jahili.
Bianca mengernyit melihat tawa adik nya yang mencurigakan, sampai anak laki-laki itu berbalik dan berlari.
"Mommy! Kak Bianca lihat video tepok-tepok ga pakai baju! Terus jerit-jerit karna di kasih makan cabe!" ucap nya berteriak kencang yang mengadu pada ibu nya.
Bianca langsung terkejut dan kelagapan.
"Arche! Ke sini! Awas kau ya! Bakal ku kubur di halaman belakang!" ucap nya yang berteriak mengejar adik nya yang berlari dengan kencang itu.
...****************...
Oh iya di sini banyak yang bingung apa bisa kalau si Bianca sama si Zayn nya bareng?
Nah jawaban nya bisa aja yah, yang pertama si Bianca bukan anak kandung si Zayn nya dan tentu itu tidak melanggar hukum sama sekali.
(Bahkan ada beberapa negara bagian Eropa yang boleh nikah sesama saudara loh🤫🤫 tapi tetap biasa nya hubungan orang tua (Sedarah) anak tetap di tentang ya)
Dan yang kedua si Zayn sama Louise juga ga pernah punya hubungan legal secara hukum atau bisa di bilang belum pernah menikah dan bahkan si Bianca status nya ga pernah berubah jadi anak tiri siapapun.
Terus kalau ada yang bingung kan Zayn sama Louise udah pernah HS (Having s*x) dulu?
Yah mereka kalau HS juga wajar karna sebelum nya udah pernah terikat hubungan pertunangan walau ga sampai nikah.
Dan kenapa othor bilang wajar? Karna latar tempat ini bukan Indonesia ya, dan untuk wilayah bagian Eropa sendiri kebanyakan s*x itu hal yang lumrah dan bahkan bisa sama siapa aja termasuk just friends.
Tapi walaupun bebas untuk hal begitu tetap ada yang nama nya tindak pelecahan dan kekerasan ****** kalau salah satu nya di paksa atau melakukan dengan tidak secara keinginan.
Dan secara agama?
Othor sendiri ga pernah buat agama mereka apa, karna biar ga ada yang menyudutkan tentang "lah masa mereka agama nya begini tapi kelakuan nya begitu!" agar tidak menjelekkan suatu kepercayaan maka nya othor ga pernah buat latar soal agama semua pemain di novel yang othor buat.
Lah kok bisa nyambung kesana thor?
Karna othor ada baca tentang komentar yang sebut kisah viral itu loh
Maka nya othor mau bilang kalau ga mungkin case ini bisa di samain ke kisah viral itu.
Kenapa?
Karna yang di dalam pemain cerita ini ga ada yang melanggar ketentuan norma masyarakat di sana yah, beda sama norma masyarakat, etika, dan sosial, serta beragama di lingkungan mayoritas kita.
Eh tunggu dulu!
Othor bukan nya marah yah, malah othor terhibur kok apapun komentar yang kalian buat karna othor tuh suka banget baca komentar buat penambah semangat nulis dan mood boosterðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤
Jadi othor rasa penjelasan nya sudah cukup lah ya?
Tentang masalah di Zayn sama Bianca?
Kalau cuma masalah di si Louise sama Zayn nya pernah HS yah kan ga mungkin othor buat mereka ga pernah ngapa-ngapain padahal ini latar luar dan juga situasi serta kondisi di cerita sebelum nya mereka punya hubungan dan Louise nya juga mau move on kan?
Jadi bisa di bilang dengan kata lain HS nya Louise Zayn di masa lalu itu ga bawa pengaruh apapun ke Bianca karna si Bianca ga ada sangkut paut nya ya.
Dia ga punya hubungan darah sama si Zayn, bukan anak asuh juga, terus ga pernah berubah status jadi anak tiri nya si Zayn karna Zayn nya ga sempet nikah sama si Louise.
Oke segitu aja.
__ADS_1
Happy reading💕💕💕