
Makau, merupakan negara yang populer dengan keindahan alamnya yang dinilai sebagai negara yang memiliki nuansa yang berbeda dengan negara lain.
Namun selain keindayan alamnya, Macau sendiri dijuluki Las Vegasnya Asia, karena ada beberapa hal buat sebagian orang merupakan hal yang tabu, dengan keunikan kebiasaan tradisi, dan disebut sebagai negara kaya yang bernuansa glamor.
Julukan lain dari negara Macau ini juga disematkan sebagai ‘The Sins of The City’ atau disebut kota dosa, ini merupakan julukan yang disematkan oleh banyak orang, mengingat ada salah satu Kota yang ada di negara ini, mayoritas melakukan kegiatan atau aktivitas ilegal bagi anggapan kita, seperti perjudian dan aktititas yang dilarang lainnya.
Di negara tersebut berdiri Hotel dan kasino yang sangat megah dan jumlahnya juga banyak dan uniknya jarak antara satu kasino dengan kasino lainnya tidaklah jauh, contohnya saja dasi Galaxy menuju Venetian nyebrang jalan kaki saja.
Lancelot dan Dandruff begitu sampai di negara Macau mereka berdua, segera check in di hotel tempat mereka menginap, Lancelot benar-benar menggunakan waktunya se-efisien mungkin, jadwal Lancelot ke makau maju satu hari dari yang di jadwalkan. Dandruff sangat sibuk dengan keputusan Lancelot yang mendadak berubah, namun seperti biasa mereka berdua merupakan partner yang seimbang sehingga semua masalah bisa di atasinya dengan gampang.
__ADS_1
Dandruff maupun Lancelot mereka fokus dengsn pekerjaannya masing-masing, sampai mereka lupa jika belum makan malam. Jam sepuluh malam Lancelot segera menelpon restaurant yang ada di hotel untuk memesan makanan, sambil menunggu makanannya datang Lancelot menencet nomor Hanifah, tidak menunggu lama Hanifah sudah mengangkat panggilan dari Lancelot
"Selamat malam Tuan," sapa Hanifah di balik layar hand phone-nya.
"Malam, Han, bagaimana An hari ini?" tanya Lancelot.
"Nona, baik seperti biasa Tuan, sekarang dia sudah tidur karena terlalu capek, dari kemarin nona An sedang berlarian di taman dan juga dia minta naik di sepedanya, hari ini nyonya besar membelikan sepeda balita roda tiga, nona An sangat bahagia sekali," lapor Hanifah panjang lebar.
"Mungkin Tuan, tidak membuka pesan WhatsApp dasi kami, dan dari kemarin Tuan tidak menelpon, apa tuan susah lupa dengan nona An." protes Hanifah
__ADS_1
"Aku sibuk sekali Han, sebab aku ingin mempercepat pekerjaanku di sini sekarang aku sudah sampai di negara Makau jika besok bisa pekerjaanku yang di makau selesai maka malamnya aku sudah bisa terbang ke Taiwan, semua ini aku lakukan agar aku bisa segera kembali ke Hongkong secepatnya, aku sudah kangen dengan An," Lancelot mengutarakan maksud fan tujuannya.
"Bagus, tuan lebih cepat pekerjaan itu lebih baik, nona bisa mengenali papanya lebih dekat, sebenarnya saya takut jika nona jauh dengan Tuan, seperti sekarang, nona An hanya memilki Anda tuan." Hanifah tidak bosan-bosan mengingatkan Lancelot.
"Aku ingat, Han, terima kasih atas kecerewetanmu Han, tidurlah selamat malam aku mau makan dulu, pekerjaanku masih banyak," ucap Lancelot yang sudah hafal dengab kata-kata Hanifah tentang nona An.
"Baiklah, selamat istirahat Tuan, selamat malam, cepat makan sudah sangat larut," ucap Hanifah cuek.
Hanifah tanpa menunggu jawaban dari Lancelot, dia langsung mematikan sambungan video callnya dengan Lancelot. Lancelot yang mendapat ucapan dari Hanifah masih tidak percaya dengan tutur kata Hanifah yang terksesan kaku dan dingin sebuah ekpresi yang sama dalam satu tahun ini.
__ADS_1
"Karaktermu sungguh unik, Han, dingin dan kaku saat berbicara denganku, namun ketika berbicara dengan An, sangat jauh berbeda kamu bagai ibu peri bagi anakku An, entahlah Han, selama ini aku baru tahu jika ada seorang wanita seperti kamu yang memilki Karakter tidak sama dengan wanita kebanyakan yang pernah aku kenal." ucap Lancelot sambil memandangi layar hand phone-nya yang sudah mulai menggelap.
Tidak berselang lama makanan yang di pesan oleh Lancelot telah tiba, Lancelot segera menikmati menu tersebut, sebuah menu yang sangat sederhana Lancelot memilih menu steak sapi lada hitam serta sup jagung dan ayam kental, tidak ketinggalan beberapa potong buah apel dan semangka.