Anak Dari Rahim Kontrak.

Anak Dari Rahim Kontrak.
Part 46


__ADS_3

Lancelot malam ini kembali ke rumah tengah malam, rumah sudah dalam keadaan sepi namun kali ini Lancelot membawa makanan dari luar karena waktu di kantor tidak sempat makan. Rumah Lancelot sudah sangat sepi karena sudah pada tidur, Lancelot masuk rumah dengan langkah gontai Lancelot menaruh makanannya di atas meja makan, Lancelot hanya mencuci tanhan dan langsungenyantap menu makan malamnya tanpa membersihkan diri dulu. Sepaket menu yang sangat sederhana yaitu sepaket hamburger yang di belinya tadi di restauran McDonald's terdekat.


Lancelot menyantap makan map ya dengan lahap tanpa menghiraukan keadaan sekitar, Joyce yang terbangun di tengah malam menghampiri Lancelot yang sedang menikmati majsn malamnya.


"Selamat malam tuan." sapa Joyce sopan.


"Selamat malam Joyce, kamu belum tidur?" tanya Lancelot santai sambil terus menikmari hamburgernya.


"Terbangun tuan, ini jam berapa? Sudah jam satu kan." ucap Joyce "Kenapa tuan makan makanan siap saji?" tanta Joyce penasaran.


"Lagi kepingin saja, dan juga, aku tidak mau makan-makanan yang berat." jelas Lancelot enteng.


"Maaf tuan, alangkah baiknya jika tuan menyisakan waktu untuk nona An, sekarang nona An, sudah pinter dia sudah mulai berjalan dan juga celotehan anak seusia nona An itu sangat menggemaskan." jelas Joyce lagi.

__ADS_1


"Terima kasih," sahut Lancelot cuek.


"Selamat malam tuan." Joyce pamit pergi.


"Malam Joyce." sahut Lancelot masih dengan sikap cueknya.


Lancelot selesai menyantap makan malnya dia langsung naik ke lantai dua dia menuju kamarnya sendiri, sesampainya di kamar Lancelot bukannya segera ganti baju malah langsung membantingkan tubuhnya di atas kasurnya. Sepintas bayangin A ling menghinggapi pikirannya, perkataan yang tidak pernah Lancelot lupakan.


"A ling kita lihat saja bagaimana kelanjutannya aku sudah siap e unghu kepulangammu." gumam Lancelot.


"Selamat malam sayangku." sapa manja A ling dari seberang lautan.


"Sungguh senang bisa berjumpa dengan kamu lagi A ling, aku sudah sangat kangen." ucap Lancelot datar"

__ADS_1


"Dua hari lagi aku akan mendarat di negara Hongkong, dua hari sebelum anakmu ulang tahun." ucap A ling yakin dan percaya diri.


"Wow, amazing, suatu kehormatan jika nona A ling mau datang di acara kecil ulang tahun anakku." sahut Lancelot masih dingin.


"Tentu, aku datang dengan kado special." ucap A ling bangga, A ling tidak menyadari akan ketidak adanya Lancelot dalam pesta ulang tahun nona An.


"Aku tunggu, aku sudah tidak sabar untuk segera membuka kado istimewa darimu nona A ling." ujar Lancelot datar dan dingin.


A ling memutuskan panggilannya dengan sepihak, tanpa menghiraukan lawan bicaranya di balik telpon.


Lancelot menaruh kembali hand phonnya di atas nakas, Lancelot masih tetap santai di atas kasurnya" A ling kelicikanmu masih belum seberapa di banding denganku, selamat kecewa A ling, keselamatan putriku lebih dari Segalanya, sedikit saja kalian menyentuh kulitnya anakku maka bakal panjang urusannya." Lancelot bermonolok sendiri dalam hati.


Lancelot bangkit dari tempat tidurnya dia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan ganti baju tidur, tidak begitu lama Lancelot sudah menyelesaiakan hal pribadinya, setelah bersih Lancelot melangkahkan kakinya menuju kamar Putrinya.

__ADS_1


"


__ADS_2