
Pesta pernikahan berjalan sangat meriah para tamu datang silih berganti menyalami Hanifah dan Lancelot yang telah berdiri di atas mimbar perniakahan setelah melakuakan prosesi perniakahan ala cina semua undangan di suguhi berbagai macam makanan khas Hongkong dan makanan khas Indonesia. Para tamu sangat antusias menikmati suasana yang begitu sangat berbeda. Bahkan beberapa tamu mendapat fasilitas menginap secara gratis di kapal pesiar selama dua hari dua malam, semua yang mendapat kesempatan untuk menginap tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
"Tuan, harus hati-hati A ling sepertinya berusaha menyusup, di pesta tuan." lapor Dandruff pada Lancelot yang ikut berdiri di podium gedung tempat mereka.
"Segera singkirkan, jangan biarkan mengacaukan pestaku." perintah Lancelot pada Dandruff.
"Laksanakan tuan, semua lokasi berada di bawah pantauan team, tuan tetap tenang jangan panik, nona muda dan nyonya Hani yang menadi incaram mereja." ucap Dandruff lalu pamit udur diri.
"Aku mau mencari An pa." ucap Hanifah.
__ADS_1
"Papa temani, mama jangan sampai sendirian, A ling sepertinya sangat kalap kali ini." ucap Lancelot meperingatan Hanifah
Hanifah dan Lancelot mencari keberadaan nona An, mereka lega setelah melihat nona An yang begitu asyik menyantap menu yang di suguhkan bersama dengan Garnier sekeluarga tuan dan nyonya Bisseling serta nona An.
Di luar sana keadaan sudah kembali tenang, setelah dua orang yang mencurigakan langsung di amankan oleh petugas dan di serahkan langsung kepada polisi.
Seorang wanita yang sedang duduk di sebuah taksi sangat marah , ketika melihat dua anak buahnya tidak bisa Berbuat apa-apa malah tertangakap.
"Ada sebuah taksi dan mencurigakan." ucap salah satu bodyguard yang juga ikut bertugas menjaga keamanan pesta pernikahan Hanifah dan Lancelot.
__ADS_1
"Iya, kita tetap tenang, biar aku kontak yang lain agar mengawasi gerak-gerik taksi tersebut." ucap bodyguard satunya ikut fokus pada arah lawan.
Penumpang taksi tersebut merasa di curigai dan di intimidasi maka A ling segera menyuruh sang sopir taksi untuk keluar dari area, dan tanpa A ling sadari bodyguard Lancelot tetap mengikuti kemanapun taksi tersebut pergi, karena bodyguard Lancelot ingin mengetahui keberadaan A ling. Taksi yang di tumpangi oleh A ling menuju sebuah hotel yang begitu mewah dan megah.
"Lapor tersangka berada di dalam hotel xxx." lapor bodyguard satunya.
"Intai terus jangan sampai kehilangan jejak." perintah Dandruff pada bodyguard yang telah melapor.
"Baik, tuan."
__ADS_1
Jam dua belas malam beberapa temannya dan seluruh tamu undang sudah meninggalkan lokasi. Suasana kapal mulai lengang, Hanifah sengaja meninggalkan Lancelot untuk tetap menjamu para tamu yang belum pulang, sedangkan Hanifah harus tetap mengurusi nona An, seperti biasa. Beberapa tamu yang menginap juga sudah ada yang masuk ke dalambkamar masing-masing untuk istirahat. Lancelot memberikan kupon menginap hanya untuk para sahabat yang sudah menikah, bagi yang belum menikah tidak ada bonus khusus.
Lancelot setelah usaia menyambut para tamu dia memutuskan untuk masuk ke dalam kamarnya sendiri. Lancelot begitu masuk kamar melihat dua orang wanita yang dicintainya sudah terbuai di alam mimpi. Lancelot segera ganti baju dan membersihkan diri, setelah bersih Lancelot berbaring di sebelah Hanifah, Lancelot memeluk Hanifah seperti biasa.