Anak Dari Rahim Kontrak.

Anak Dari Rahim Kontrak.
Part 108


__ADS_3

Seperti waktu di propinsi Harbin, kali ini Lancelot konsentrasi penuh dia berusaha melakukan pekerjaan dengan cepat, bahkan tuan Bisseling sangat terkejut juga sedikit kesal dengan keputusan anaknya sendiri yang mengajukan keberangkatannya ke Taiwan secara mendadak dan sepihak, padahal, hal seperti ini berapa tahun lalu sudah sering Lancelot lakukan. Tadinya tuan Bisseling berpikir jika putranya bisa merubah cara kinerjanya dari yang gila kerja menjadi lebih normal, namun setelah satu tahun lebih kinerja Lancelot berjalan normal sekarang muncul lagi sifat asli Lancelot yang gila kerja.


"Ma, besok malam papa harus ke Taiwan, menyusul Lanc," ucap tuan Bisseling yang sedang berbaring di sebelah nyonya Bisseling.


"Lanc, kembali gila kerja." keluh nyonya Bisseling.


"Papa tahu, kita ikuti saja apa maunya dia, aku tidak menyangka jika pekerjaannya bisa selesai dalam waktu yang sangat singkat, hanya menggunakan separo dari yang di targedkan." ucap tuan Bisseling, merasa ada sedikit yang ganjil.


Sesuai dengan jadwal, tuan Bisseling berangkat ke negara Taiwan, dan mereka bertemu langsung di negara Taiwan karena Lancelot dan Dandruff sudah menunggunya di sana. Sesampainya di negara Taiwan, Lancelot segera menuju lokasi dibangunya hotel yang lagi mangkrak, karena para pekerjanya yang sedang mogok. Lancelot berusaha semaksimal mungkin untuk memecah-kan masalah yang sedang menimpa hotel tersebut.

__ADS_1


Salama berada di negara Taiwan, Lancelot bekerja semaksimal mungkin sehingga hanya dalam waktu tiga hari berada di Taiwan Lancelot bisa menemukan jawaban serta bukti atas kecurangan yang di lakukan oleh salah satu pekerjanya dan tentunya atas hasutan A ling.


"Pa, semua sudah jelas, pembangunan segera kita lanjutkan lagi lusa, tidak perlu di stop." tegas Lancelot " Hari ini juga aku akan segera terbang ke negara Hongkong." ucap Lancelot lagi.


"Papa percaya sama kamu, Lanc, papa akan berada di sini dua hari lagi kamu dan Dandruff kembalilah," perintah tuan Bisseling" Siasanya biar papa yang menyelesaiakannya."


Lancelot begitu bisa menyelesaiakannya dengan baik semua pekerjaanya, tanpa pikir panjang dia langsung memesan ticket untuk kembali ke Negara Hongkong hari ini juga. Lancelot menggunakan penerbangan petang sehingga sampai di bandara Hongkong malam, Lancelot dan Dandruff pulang dengan di jemput oleh sopirnya, sedangkan Dandruff langsung pulang kerumahnya sendiri atas perintah Lancelot.


Lancelot dijemput menggunakan mobil ferrari hitam metalik, sopir menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang, karena Lancelot sudah menahan rasa rindu yang berat terhadap dua wanita di rumah ibunya, Lancelot meminta sopirnya untuk di bangku sebelah, sedangkam Lancelot mengambil alih kemudi, begitu bisa ambil alih kemudi Lancelot mengemudi dengan kecepatan tinggi.

__ADS_1


Di jarak sekilo meter, dua kilo masih aman namun ketika berada di jarak empat kilo meter, sebuah kecelakaan tidak bisa di elakkan lagi, mobil yang di kendarai oleh Lancelot sudah berada di luar jalur, tidak perlu menunggu lama mobil polisi, mobil pemadam kebakaran, dan ambulance.


Semua Tim bekerja sangat cepat sekali Lancelot sudah bisa di selamatkan dari posisi terjepit di tempat kemudi. Lancelot dan sopirnya di angkut dengan ambulan menuju rumah sakit terdekat.


"Segera hubungi keluarganya, dan beritahu jika korban sedang berasa di rumah sakit xxxx," perintah dokter yang menangani Lancelot.


"Segera kami hubungi," sahut salah satu polisi yang mengawal.


Mobil ambulan berjalan dengan cepat, hanya butuh lima menit mobil ambulan sudah memasuki area parkiran rumah sakit. Karena belum bisa menghubungi keluarganya polisi dan suster membantu mendaftarkan pasien, tanpa menunggu pendaftaran selesai, Lancelot segera di bawa ke ruang ICU.

__ADS_1


__ADS_2