Belengu Dendam OM Kaya

Belengu Dendam OM Kaya
Kerinduan Arjun


__ADS_3

...132💚...


"Ehhh Lia tutup mulut kotor lo ya... Gue tahu lo marah dan iri sama gue karna gue berhasil milikin Arjun sementara sahabat lo ini ngak dapet apa- apa." Sinis Yaya dengan melipat ke dua tangan nya di depan dada.


Ia melirik ke arah Aelin yang hanya diam membisu.


Ia sedikit kesal, bukan nya Aelin yang kebakaran jenggot tapi malah si Lia yang mulut nya pedes ngalahin bon cabe.


"Iri apa nya.. Ya kali gue iri sama lo buang- buang tenaga tau ngak.. Ehhh... Lo jangan sok merasa menang karna udah dapetin Arjun... Inget ya Yaya bin kuntil tersayang.. Arjun itu bekas nya Aelin.. Jadi yang lo dapet itu cuma barang bekas.. Ternyata ada orang yang bangga dapet barang bekas.. Ha..." Lia tertawa mengejek.


Sedang kan Yaya semakin kesal dan marah. Rasa nya darah dalam tubuh nya mendidih. Apa lagi saat Lia mengata kan jika diri nya mendapat barang bekas.


Di hidup Yaya hanya ada barang baru bukan barang bekas.


Yaya mendengus kesal di mana wajah nya sudah memerah padam.


Dengan sekali gerakan Yaya mendekat ke arah Lia dan menjambak rambut gadis itu.


Ia sudah tidak tahan dengan penghinaan yang Lia kata kan.


"Auuuu ...." Teriak Lia kesakitan di mana ia mencoba melepas kan tangan Yaya yang menarik rambut nya dengan sangat kuat. Rasa nya kepala nya menjadi botak seketika.


Semua siswa dan siswi mulai berkerumun di dekat Yaya dan Lia yang tengah bertengkar.


Adu jambak- jambakan dengan saling mengumpat satu sama lain.


Boy langsung turun tangan untuk melerai perkelahian khas para gadis itu.


Begitu pula dengan Aelin yang langsung menarik tubuh Lia agar menjauhi Yaya.


"Lepas kan aku...!" Pekik Yaya menepis tangan Boy yang sedang mencengkram tangan nya.


"Minggir lo Boy...!" Teriak Lia dari belakang tubuh Boy dengan mencakar pungung Boy.


Yah, kini posisi Boy berada di tengah- tengah ke dua betina yang sedang bertengkar.


Tapi naas nya, Lia dengan jahat nya malah mencakar punggung mulus nya.


Rasa nya kuku gadis bar- bar itu masuk ke dalam kulit nya.


"Sudah henti kan Li... Bertengkar kayak gini ngak ada guna nya..." Sentak Aelin membuat Lia mengerti agar berhenti.


"Ada apa ini?" Suara bariton yang tegas tiba- tiba membelah kekacauan yang sedang terjadi di tengah- tengah kantin.


Suara yang mengandung kekuatan di iringi dengan suara perintah yang begitu menggelegar.

__ADS_1


Beberapa murid yang melihat sosok yang sangat penting segera menyingkir dan membiar kan sosok itu menerobos mendekat ke tempat kejadian.


Yaya, Lia, dan Boy langsung membeku saat melihat tatapan tajam dan mengintimidasi yang di tuju kan kepada mereka.


Sementara Aelin menunduk dalam mengalih kan wajah nya dari sosok yang selama dua tahun ini ia kagumi. Siapa lagi jika bukan Arjun sang ketua osis.


Yaya langsung tersenyum saat melihat kehadiran Arjun di sini.


Kepercayaan diri nya semakin besar. Ia menghempas tangan Boy yang mengendor di lengan nya lalu menghambur memeluk tubuh Arjun dengan begitu mesra.


Semua murid membulat kan ke dua bola mata mereka, melihat Yaya yang berani memeluk Arjun sedang kan Arjun hanya diam.


Pria most wanted sekolah itu sama sekali tidak menolak atau pun mengusir Yaya.


Itu arti nya memang benar apa yang di kata kan Yaya , jika dia adalah pacar dari seorang Arjun.


Begitu pula dengan Aelin yang juga ikut terkejut.


Di mana Aelin menatap lurus pada Arjun yang sedang di peluk oleh Yaya.


Aelin semakin meremas rok seragam nya. Ia tidak menampik jika hati kecil nya terasa di tusuk oleh sebiji jarum.


Mungkin itu adalah rasa sakit hati untuk rasa yang belum hilang yang ia miliki untuk Arjun.


Ia merasa senang saat melihat wajah sedih Aelin yang melihat diri nya yang di peluk manja oleh Yaya.


Yah, Arjun kini menyadari jika ternyata selama ini ia menyukai Aelin. Namun karna rasa gengsi yang ia miliki membuat rasa di hati nya tertutupi oleh ke aroganan diri nya.


Dan ia menyesal telah membuat Aelin menyingkir dari dalam hidup nya.


Tapi seperti nya sekarang sudah terlambat, karna kini diri nya harus menuruti keinginan Yaya untuk menjadi kekasih gadis menyebal kan itu.


Aelin langsung memaling kan wajah nya saat tatapan nya bertubrukan dengan mata indah Arjun.


"Sayang... Mereka mengatai ku dan dia menjambak rambut ku.. Memang apa aku salah sudah mengumum kan kalau kita sekarang sudah resmi menjadi sepasang kekasih?..." Adu Yaya dengan menunjuk kan wajah nya yang imut.


Huek...


Sementara Lia dan Boy langsung muntah melihat wajah sok imut Yaya yang lebih mirip pantat sapi yang sedang buang hajat.


Sangat membuat perut mereka mual.


"Aelin terlihat cemburu melihat Yaya memeluk ku.. Aku ingin tahu apa reaksi nya saat aku menyalah kan dia dan membela Yaya..." Batin Arjun dengan memasang smirk miring nya.


Arjun membalas pelukan Yaya, yang langsung membuat seluruh isi kantin syok.

__ADS_1


Apa lagi penggemar Arjun yang sudah sangat mendambakan pria impian nya itu. Namun sayang mereka harus patah hati massal karna ternyata Arjun melabuh kan pilihan nya pada Yaya.


Mereka serempak ingin mejadi sosok Yaya yang bisa di peluk oleh Arjun.


Aelin yang melihat hal tersebut semakin mengerat kan remasan nya pada rok seragam nya.


Rasa nya amarah nya semakin tersulut melihat Arjun yang memeluk Yaya.


Bukan karna diri nya cemburu, tapi ia sangat kesal saat mengingat bagaimana sikap Arjun dulu pada nya.


Jangan kan berkata- kata baik pria itu selalu membentak dan berbuat kasar pada nya.


Ia sangat bersyukur karna sekarang ia sudah terlepas dari Arjun. Dan sangat merasa beruntung karna ke dua mata nya terbuka lebar sekarang.


Arjun semakin senang melihat wajah Aelin yang mulai tampak tidak nyaman.


Arjun berjalan mendekat ke arah Aelin, membuat sorot mata langsung menajam kan tatapan mereka.


"Setelah sekian lama tidak muncul.. Ternyata kita bertemu lagi Aelin..." Celetuk Arjun yang menatap Aelin penuh kerinduan.


Ia sangat merindu kan saat- saat Aelin merenggek manja kepada nya.


Ia rindu melihat wajah cantik Aelin yang selalu tersenyum dengan manis untuk diri nya.


Ia rindu di buntuti oleh Aelin.


"Untuk apa Arjun menyapa ku? Dan tatapan nya itu? kenapa dia menatap ku seperti itu?" Batin Aelin yang merasa aneh dengan tatapan Arjun yang sangat berbeda seperti biasa nya.


...----------------...


...****************...


Jangan Lupa like.


Koment


Vote


Gift.


Rak Favorit


Budayakan beberapa hal yang di atas.


Supaya othor makin semangat😙

__ADS_1


__ADS_2