Belengu Dendam OM Kaya

Belengu Dendam OM Kaya
Antonio : Syok


__ADS_3

...38🕊...


Mr. Arkelin menatap nanar kilang minyak yang di kelola nya kini telah habis terbakar menjadi abu, menyisa kan asap yang masih membumbung dengan tinggi, dan juga bangunan yang sudah hangus.


Tidak ada yang bisa di selamat kan lagi dari bangunan di depan nya.


Tempat kerja yang berada dalam bawah kendali nya kini hancur dan tak menyisakan apa pun.


Bahkan dua sumur minyak yang berada satu kilometer dari diri nya masih setia menyala di mana si jago merah melahap nya ganas.


Selama ia bekerja tidak pernah ada kejadian mengeri kan ini, tapi untuk pertama kali nya ia harus menelan pil pahit besar hingga membuat tubuh nya sedikit bergetar.


Ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan sekarang.


Ia tidak bisa bisa memadam kan api yang kini sudah padam dan hanya meninggalkan jejak kehancuran.


Tidak ada yang bisa terselamat kan, semua nya ludes terbakar.


Rongga dada Mr. Arkelin terasa sesak dan nyeri, saat ke dua netra nya menatap pemandangan mengeri kan di depan nya.


Rasa nya jantung nya memompa darah nya dengan kekuatan besar, hingga benda berdetak itu rasa nya ingin pecah.


"Aaaahhhhh!!!" Pekik Mr. Arkelin, dengan tubuh melemas dan terjungkal ke belakang.


Dengan sigap Antonio yang sejak tadi mengekor di belakang majikan nya , langsung menangkap tubuh Mr. Arkelin.


"Tuan anda baik- baik saja...?"


Pandangan dan penglihatan Mr. Arkelin semakin memudar dengan tekanan darah nya yang terasa menghilang.


"Tuan bangun tuan...!" Panggil Antonio saat tubuh Mr. Arkelin jatuh pingsan dengan tangan memegangi dada kiri nya.


Antonio benar- benar panik melihat keaadan Mr. Arkelin yang tidak sadar kan diri.


Antonio menepuk bahkan menggoyang kan tubuh majikan nya agar sadar, namun apa yang di lakukan nya seperti mustahil, karna Mr. Arkelin tak kunjung sadar. Bahkan kini suhu tubuh nya berubah menjadi dingin.


"Astaga tubuh nya dingin, seperti nya dia terkena serangan jantung... Aku harus segera membawa nya ke rumah sakit..." Gumam Antonio dengan panik , yang langsung membopong tubuh lemah Mr. Arkelin untuk masuk kembali ke dalam mobil.


Ia tidak pernah mengira jika keadaan tuan nya akan seperti ini.


Baru beberapa saat yang lalu, ia masih berbincang dengan Mr. Arkelin untuk mengatasi permasalahan kebakaran tersebut.


Namun saat sang tuan melihat tempat kejadian, ia langsung syok dan mendapat serangan jantung.


Ia tidak akan membiar kan Mr. Arkelin kenapa- kenapa. Ia tidak ingin membuat gadis kecil nya menangis jika sampai ia mengetahui kondisi ayah nya.


Mr. Arkelin adalah sosok majikan yang sangat baik pada nya.


Pria tua yang mungkin kini sudah menginjak usia lima puluh tahun itu, selalu memperlakukan diri nya dengan sangat baik.


Bahkan Mr. Arkelin menganggap diri nya sebagai putra.

__ADS_1


Tapi apa yang ia lakukan, karna ancaman Davin yang akan melapor kan keberadaan nya pada ayah nya, ia malah melakukan hal jahat seperti ini. Dan mengakibat kan kesehatan Mr. Arkelin menjadi memburuk.


Sungguh ia sama sekali tidak bermaksud untuk memperburuk kondisi Mr. Arkelin.


Ia tidak pernah menduga jika hal ini ternyata bisa membuat kesehatan orang baik seperti Mr. Arkelin terganggu.


Ia sangat menyesal melakukan nya, tapi semua nya sudah terjadi. Nasi sudah menjadi bubur dan tidak ada lagi yang bisa ia perbaiki.


Tapi setidak nya ia harus menyelamat kan nyawa Mr. Arkelin yang kini berada di ujung tanduk.


Antonio menatap wajah Mr. Arkelin yang masih terpejam, di mana kini bibir nya sudah semakin memutih.


Antonio memukul stir dengan keras, meluap kan kepanikan dan kecemasan yang kini melanda nya.


Ia menginjak pedal gas mobil semakin dalam, untuk menambah kecepatan.


Setelah beberapa menit, akhir nya Antonio berhasil sampai di rumah sakit.


Di mana kini tubuh Mr. Arkelin sudah di bawa masuk ke dalam ruangan unit gawat darurat untuk di beri kan pertolongan pertama.


Antonio berjalan mondar mandir dengan panik.


Bahkan rasa nya dada nya begitu sesak dengan nafas yang tercekat.


Ia berharap Mr. Arkelin baik- baik saja, jika tidak ia tidak memiliki keberanian untuk menghadapi gadis kecil nya.


Antonio meraih benda pipih persegi dari dalam saku jas nya.


"Brengsekkkk...!" Umpat Antonio saat nada panggilan nya di jawab.


"Bajingan kenapa kamu mengumpati ku...!!!" Sahut sarkas suara yang begitu familiar.


"Apa ini yang kamu ingin kan? apa ini yang kamu rencana kan? kamu ingin membuat Mr. Arkelin mati?" Cecar Antonio dengan kemarahan yang meledak- ledak.


Jika saja sepupu nya itu ada di hadapan nya, sudah di pasti kan tangan bebas nya akan melayang dan memukul habis wajah menyebal kan itu.


"Apa reaksi nya secepat itu.. Ha.. Ha..."


"Davin sialan... Kamu masih berani tertawa saat mendengar kabar kematian seseorang..."


"Karna hal itu yang aku ingin kan. Aku ingin pria tua itu meregang nyawa..."


"Cih,,, menjijik kan... Bagaimana bisa kamu berubah menjadi pria tak berhati.. Dasar iblis keparat..."


"Diam... Tutup mulut mu Antonio, aku seperti ini karna putri nya... pria tua itu pantas mendapat kan karma untuk perbuatan putri nya yang sudah membuat Syaila jatuh koma dan bahkan istri ku hingga detik ini belum juga bangun..." Sarkas Davin terdengar begitu marah dari ujung telpon.


Antonio terdiam membatu, saat Davin menyebut putri majikan nya.


Aelin.


Itu arti nya orang yang selama ini di benci Davin adalah Aelin.

__ADS_1


Gadis manis yang sama yang kini sudah tertanam begitu kuat di hati nya.


Gadis yang akan menjadi pembalasan dendam Davin, yang akan di buat menderita hingga nafas nya terhenti.


Tubuh Antonio limbung, di mana tubuh nya merosot jatuh tepat di kursi ruang tunggu.


"Tidak mungkin... Aelin bukan gadis itu..." Lirih Antonio syok dengan tatapan kosong. Namun suara nya masih bisa terdengar oleh Davin.


"Kenapa? apa setelah kamu mengetahui nya kamu akan tetap membela gadis jahat itu... Ia sudah membuat kakak mu menderita bahkan sampai kini istri ku masih terbujur kaku di atas ranjang.... Iya Aelin, dia adalah gadis yang sudah membuat Syaila ku hampir meregang nyawa... Bukan kah kamu akan membalas dendam untuk kakak mu?"


Antonio masih terdiam, sungguh ia tidak mengharap kan ini.


Bagaimana bisa gadis yang menyebab kan kakak nya Syaila koma adalah Aelin.


Rasa nya saat ini tubuh nya melebur menjadi abu.


Dan itu arti nya, Davin sudah menikahi Aelin sebagai ikatan untuk membalas dendam.


Mengapa harus Aelin?


Mengapa harus gadis kecil nya?


Mengapa harus gadis yang ia cintai ?


"Apa itu arti nya kamu sudah menikah dengan Aelin?"


...----------------...


...****************...


hai hai... semua... karya othor masih sepi ini😭 kalau sepi terus othor sedih😭...


Ayo donk biar makin terkenal bagi vote dan hadiah... Biar otor tambah semangat untuk up...


yok jangan malas2 tangan nya buat beri komenan mendidik buat othor.. Biar rajin up untuk kalian semua😚


Hehe... Welcome back di karya yang ke tiga...


Jangan Lupa like.


Koment


Vote


Gift.


Rak Favorit


Budayakan beberapa hal yang di atas.


Supaya othor makin semangat😙

__ADS_1


__ADS_2