
...46🐳...
Davin memasuki kamar di mana, di ranjang king size di hadapan nya, masih dengan setia terbujur kaku tubuh sang istri yang sudah dua bulan lama nya koma karna sebuah kecelakaan.
Dan di hari itu juga, Davin merasa kan mati ribuan kali saat mendengar kenyataan pahit dan keputus- asaan para dokter yang menangani istri nya.
Namun meski dunia menyerah saat itu, di mana satu pun keluarga besar Arselion sudah memasrah kan Syaila, namun tidak bagi nya.
Selama jantung Syaila istri nya masih berdetak, maka ia akan memperjuang kan segala nya untuk membuat istri nya bangkit dan tersadar kembali.
Ia tidak ingin kehilangan Syaila, karna ia tidak tahu bagaimana cara nya ia akan menjalani hari- hari nya tanpa wanita yang selalu menemani nya sejak kecil hingga ia dewasa.
Menjadi satu- satu nya cinta nya, di mana tumbuh kembang mereka tumbuh bersama- sama.
Davin melempar pandangan nya pada sosok wanita paruh baya, namun dengan wajah yang masih kencang tengah tersenyum ramah pada nya.
Melihat wanita yang tak lain adalah dokter yang sudah lama ia nanti kan membuat hati nya semakin berbunga- bunga. Bahkan rasa nya ia ingin melompat dan berjingrak ria seperti anak kecil yang mendapat kan hadiah yang begitu sangat ia ingin kan.
Davin mengusap sisa- sisa air mata nya, lalu melebar kan bibir nya dan mendekat ke arah dokter Nashila yang sudah duduk pada sofa yang sengaja di tempat kan di dalam kamar.
"Selamat datang dokter di villa Arselion..." Sapa Davin sekaligus sebagai ucapan sambutan, di iringi dengan uluran jabatan tangan selamat datang.
Dengan senang hati, dokter Nashila menjabat uluran tangan Davin.
"Terimakasih Tuan Davin.. Suatu kehormatan bisa bertemu orang besar seperti mu.. Dan bisa bekerja untuk mu..." Balas Dokter Nashila tak kalah merendah.
Jabatan tangan mereka akhir nya terlepas , bersamaan dengan duduk nya Davin di hadapan dokter Nashila.
Di mana sebuah meja mewah kaca yang menjadi sekat di antara mereka.
"Jujur saya benar- benar bahagia mendengar kabar jika Dokter akhir nya tiba di sini... Rasa nya harapan saya yang hampir mati kini kembali hidup dengan kehadiran dokter..." Davin kembali membuka suara nya.
"Seperti yang saya kata kan, jika bekerja dengan Tuan Davin adalah sebuah kehormatan untuk saya..." Dokter Nashila menjeda kalimat nya, dengan melempar pandangan nya pada sang pasien yang masih setia tertidur.
"Bagaimana Nyonya Syaila bisa berada dalam kondisi memprihatin kan ini?" Lanjut Dokter Nashila dengan sebuah pertanyaan.
Jantung Davin langsung di hujam dengan begitu kuat, seakan- akan sebuah batu besar sedang menindih dada nya.
Mendengar pertanyaan yang terlontar dari mulut Dokter Nashila mengingat kan diri nya tentang rekaman cctv kecelakan Syaila.
Di mana saat itu, Syaila mengejar seorang gadis berseragam yang tak lain adalah Aelin.
__ADS_1
Di mana Aelin berlari menyeberangi perempatan dan Syaila masih mengejar nya.
Lalu sebuah truk menabrak begitu saja tubuh Syaila hingga terpental beberapa meter.
Membuat tubuh Syaila berlumuran darah dengan kesadaran yang menghilang.
Entah apa yang membuat Syaila mengejar Aelin, namun bagi Davin semua itu adalah kesalahan Aelin.
Gadis berseragam itu yang pasti sudah membuat gara- gara dengan istri nya sehingga membuat Syaila mengejar nya.
Dari situ lah Davin menyimpul kan jika kejadian kecelakaan yang menimpa Syaila adalah kesalahan Aelin.
Dan semua dugaan Davin semakin di perkuat saat Syaila tersadar untuk beberapa saat dan mengatakan ' Dia '. Sebelum kesadaran nya menghilang dan di vonis koma.
Dan sejak saat itu, Syaila- nya tidak pernah bangun lagi hingga detik ini.
Karna tidak terima dan begitu marah, Davin ingin membalas dendam dengan menghancur kan hidup Aelin. Karna semua amarah dan rasa kehilangan nya membutuh kan pelampiasan.
Ia ingin orang yang menyebab kan luka nya mendapat kan balasan yang jauh lebih buruk.
Dan dari sana lah sebuah rencana keji di susun oleh Davin yang di awali dengan merampas kesucian seorang gadis remaja. Yang bahkan tidak tahu apa kesalahan nya.
Rasa nya bayangan mengeri kan itu, selalu bisa membuat diri nya merasa mati berulang kali.
Sangat menyakit kan.
"Saya turut prihatin dengan apa yang Nyonya Syaila hadapi... Tapi Tuan tenang lah saya akan mencoba sebaik mungkin, dan mengerah kan kemampuan terbaik saya, untuk membuat Nyonya Syaila tersadar kembali. Meski pun semua nya harus tetap di kembali kan pada takdir tuhan... Tuan jangan berhenti berharap, dan juga berdoa... Karna keajaiban itu ada..." Ujar Dokter Nashila bijak, mencoba menghibur Davin. Meski ia tahu kata- kata nya tidak mungkin menyembuh kan luka dalam pria di hadapan nya yang begitu mencintai istri nya tanpa mengenal kata batas.
"Aku berharap keajaiban itu datang karna dokter... Aku sangat berharap dokter bisa mengembali kan istri ku pada ku... " Seru Davin dengan suara tercekat.
"Apa selama dua bulan terakhir Nyonya Syaila mengalami kemajuan, seperti tangan nya bergerak atau semacam nya?"
Davin menggeleng sedih.
"Seluruh dokter di negri ini sudah pasrah untuk merawat istri ku..." Ucap Davin dengan mata terluka.
"Lalu?"
"Tapi aku yakin istri ku, cinta ku akan sadar suatu saat nanti... Aku tidak bisa putus asa di saat istri ku begitu membutuh kan ku..." Davin berjalan mendekat ke arah ranjang tempat Syaila tertidur.
Duduk di tepi ranjang , dan meraih tangan wanita yang sangat di cintai itu, di mana hanya ada rasa dingin saat kulit Davin menyentuh tangan yang sudah semakin mengurus.
__ADS_1
"Dia cinta ku, bagaimana bisa aku menyerah untuk membuat cinta ku hidup... Aku sangat mencintai istri ku.. Bahkan kami baru menikah selama enam bulan. Dia adalah cinta masa kecil ku dan juga masa kini ku... Karna dia aku merasa ada, dan karna dia aku merasa bahagia... "
Dokter Nashila begitu merasa terenyuh mendengar ungkapan hati Davin, yang sudah sangat merindu kan istri nya.
Pasti tidak mudah untuk melewati dua bulan terakhir ini tanpa seorang yang sangat di cintai nya.
Hal itu membuat nyali dan tekad Dokter terkenal itu semakin tertantang.
Di mana tekad yang semakin besar untuk membuat wanita cantik yang terbujur kaku itu bangun dari tidur panjang nya.
Mengembali kan cinta tulus kepada pemilik nya.
Mengembali kan sari kehidupan kepada pria yang sudah sangat lama menunggu kembali nya cinta nya.
Ia sangat berharap diri nya bisa mengembali kan kebahagian Davin dengan mengembali kan Syaila dalam pelukan nya.
...----------------...
...****************...
hai hai... semua... karya othor masih sepi ini😭 kalau sepi terus othor sedih😭...
Ayo donk biar makin terkenal bagi vote dan hadiah... Biar otor tambah semangat untuk up...
yok jangan malas2 tangan nya buat beri komenan mendidik buat othor.. Biar rajin up untuk kalian semua😚
Hehe... Welcome back di karya yang ke tiga...
Jangan Lupa like.
Koment
Vote
Gift.
Rak Favorit
Budayakan beberapa hal yang di atas.
Supaya othor makin semangat😙
__ADS_1