Cinta Dan Kontrak Pernikahan

Cinta Dan Kontrak Pernikahan
Berlibur Bertiga


__ADS_3

Hari berganti, membawa Bianca dan keluarga kecilnya semakin bahagia.


Aksantara tumbuh menjadi bayi lucu dan menggemaskan dengan dikelilingi banyak orang yang menyayanginya.


Hari itu, Bianca dan Arga berlibur ke pulau yang terkenal dengan keindahan pantainya setelah mereka merayakan ulang tahun pertama buah hati mereka.


Karena sejak dari bandara Bianca yang selalu menggendong baby Aksa, Argapun menggantikan posisi Bianca untuk menggendong baby Aksa saat mereka dalam perjalanan ke hotel.


Sesampainya di hotel, mereka segera masuk ke kamar yang sudah Arga pesan. Kamar luas dengan pemandangan pantai di balkonnya yang selalu membuat Bianca betah berlama-lama di balkon.


Namun bukannya segera beristirahat atau menikmati waktunya di balkon, Bianca justru sibuk dengan baby Aksa.


Bianca mengganti popok dan pakaian baby Aksa saat mereka baru saja sampai di kamar. Bianca kemudian menyiapkan makanan untuk baby Aksa yang mulai merengek karena sedikit terlambat makan dari waktu yang biasanya.


"Beristirahatlah Bee, aku yang akan menemani dan menyuapi Aksa," ucap Arga.


"Aku tidak lelah Arga, kau saja yang berisitirahat," balas Bianca.


Arga tersenyum lalu mendekati Bianca dan memberikan kecupan singkatnya di kening Bianca.


"Kau memang ibu dan istri yang sempurna Bee," ucap Arga.


"Jangan berlebihan Arga, kau membuatku besar kepala," balas Bianca.

__ADS_1


"Aku tidak berlebihan Bee, aku benar-benar beruntung bisa memilikimu," ucap Arga.


Bianca hanya tersenyum sambil membersihkan kedua pipi baby Aksa yang belepotan karena bubur sayur yang dimakannya.


"Apa kau masih belum berubah pikiran Bee? apa kau masih menolak untuk mempekerjakan baby sitter?" tanya Arga.


"Aku bisa menjaga Aksa sendiri Arga, aku tidak membutuhkan baby sitter," jawab Arga.


"Semakin dia bertambah usia, dia akan semakin banyak menyita waktu istirahatmu Bee, aku tidak ingin kau mengabaikan kesehatanmu karena hal itu," ucap Arga.


"Aku mengerti Arga, tapi aku yakin bisa merawatnya sendiri, lagipula bukankah ada kau yang selalu membantuku?"


"Tapi Bee....."


Arga menghela nafasnya panjang dengan menganggukkan kepalanya lalu duduk di belakang Bianca dan memeluk Bianca.


"Kalian berdua adalah nafas bagiku, aku akan melakukan apapun untuk membahagiakanmu dan Aksa," ucap Arga.


Setelah baby Aksa menyelesaikan makannya, mereka bertigapun beristirahat sampai tertidur.


Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore saat Bianca terbangun dari tidurnya. Setelah mandi bersama baby Aksa, ia kemudian membangunkan Arga.


Setelah bersiap-siap, mereka kemudian keluar dari hotel untuk makan malam di restoran hotel.

__ADS_1


"Apa kau baik-baik saja Bee? kau terlihat pucat malam ini," tanya Arga yang melihat Bianca tampak pucat saat itu.


"Aku baik-baik saja, mungkin karena lampu restoran yang temaram, membuatku terlihat pucat," jawab Bianca dengan tersenyum.


Mereka kemudian meninggalkan restoran setelah menyelesaikan makan malam mereka. Namun tiba-tiba Bianca menghentikan langkahnya.


"Arga, apa kau bisa menggendong baby Aksa sebentar? aku ingin pergi ke toilet!"


"Oke," balas Arga lalu menggantikan Bianca untuk menggendong baby Aksa.


Setelah beberapa lama menunggu, Biancapun kembali dengan raut wajahnya yang semakin pucat.


"Bee, apa kau yakin baik-baik saja?" tanya Arga memastikan.


"Aku hanya..... sedikit pusing, tapi aku baik-baik saja," jawab Bianca.


"Lebih baik kita kembali ke kamar sekarang, kau harus beristirahat!" ucap Arga.


"Tapi bagaimana dengan rencana kita malam ini?" tanya Bianca.


"Lupakan saja, kesehatanmu lebih penting Bianca, kita bisa berlibur lagi di lain waktu jika keadaanmu sudah membaik," jawab Arga.


Alhasil, merekapun kembali ke hotel. Setelah meminum obat, tak lama kemudian Bianca pun tertidur karena efek dari obat yang diminumnya.

__ADS_1


Karena Bianca sedang tidak baik-baik saja, akhirnya Arga yang mengurus baby Aksa sendiri dan sepanjang malam Arga melewati setiap detik waktunya untuk menjaga baby Aksa dan Bianca tanpa sedikitpun memejamkan matanya.


__ADS_2