Cinta Dan Kontrak Pernikahan

Cinta Dan Kontrak Pernikahan
Surga Kehidupan (End)


__ADS_3

Waktu berlalu, hari-hari telah berganti. Bianca dan Arga melewati hari-hari baru mereka sebagai orang tua dengan penuh kebahagiaan.


Seluruh cinta, kasih sayang dan perhatian mereka tercurahkan pada buah hati mereka yang sudah berusia 3 tahun.


Semakin usianya bertambah, semakin banyak hal baru yang Aksa lakukan yang tentu saja membuat Bianca dan Arga semakin merasa gemas pada buah hati pertama mereka.


Meskipun sibuk dengan pekerjaannya, Arga tetap menjadi sosok papa yang mengutamakan keluarganya.


Arga juga menjadi suami yang siaga karena selalu membantu Bianca untuk menjaga dan mengurus buah hati mereka.


Sedangkan Bianca, ia tetap mengisi waktu luangnya dengan menulis artikel dan aktif di website pribadinya.


Selain itu, Bianca juga mulai mengambangkan kafe pertamanya yang kini sudah memiliki beberapa cabang di beberapa kota yang berbeda.


Sebagai seorang ibu dan istri, Bianca tidak ingin hanya berdiam diri tanpa menghasilkan apapun.


Bianca tetaplah Bianca yang pekerja keras dan mandiri. Dengan semua yang dia miliki saat ini, tidak membuatnya malas dan hanya menghamburkan uang milik Arga.

__ADS_1


Bianca tetap menjadi dirinya sendiri dengan versi yang lebih baik menurutnya karena setelah ia menjadi istri sekaligus ibu, ia harus bisa membagi waktunya dengan baik dan tetap memprioritaskan keluarga dibandingkan hal lainnya.


Setelah semua hal buruk yang Bianca alami dalam hidupnya, kini Bianca mulai menjalani kehidupannya dengan lebih baik dan penuh kebahagiaan bersama orang-orang yang ia sayangi dan menyayanginya.


Meskipun begitu, tak jarang perdebatan dan pertengkaran kecil masih terjadi antara dirinya dan Arga.


Tetapi Bianca dan Arga sudah bisa mengatasi hal itu tanpa memenangkan ego mereka sendiri-sendiri. Mereka menjadi pasangan yang tidak hanya saling mencintai, tapi saling memahami satu sama lain.


Hal itulah yang membuat pertengkaran kecil diantara mereka berdua tidak berlangsung lama dan segera terselesaikan.


Malam itu, Bianca beranjak dari ranjangnya dengan sangat pelan agar Aksa yang baru saja tidur tidak terbangun karena gerakannya.


"Apa yang sedang kau pikirkan Arga?" tanya Bianca.


Arga kemudian membalikkan badannya dan memeluk Bianca dengan erat.


"Aku hanya sedang berpikir, apa aku sudah cukup baik untukmu dan Aksa, aku khawatir jika selama ini aku belum cukup baik untuk menjadi suami dan papa bagi kalian berdua," ucap Arga.

__ADS_1


"Jangan berpikir seperti itu Arga, kau adalah suami sekaligus papa yang terbaik untukku dan Aksa, aku dan Aksa sangat bahagia dengan apa yang kita jalani saat ini," balas Bianca.


"Maafkan aku Bee, aku minta maaf atas semua kesalahanku di masa lalu, atas semua kebodohan yang pernah aku lakukan yang ternyata menyakitimu," ucap Arga.


"Aku menganggap semua itu adalah perjalanan kita untuk sampai di titik kebahagiaan ini Arga dan aku sama sekali tidak menyesali semua itu," balas Bianca dengan mendongkakkan kepalanya menatap Arga.


"Terima kasih Bee, terima kasih karena sudah hadir dalam hidupku, terima kasih atas cintamu yang sangat besar untukku," ucap Arga lalu memberikan kecupan singkatnya di kening Bianca.


Seketika Bianca mempererat pelukannya pada Arga, begitu juga Arga yang semakin erat memeluk Bianca.


Roda kehidupan memang selalu berputar. Bianca yang dulu hidup penuh kebahagiaan bersama orang tuanya tiba-tiba harus menghadapi pahitnya hidup saat kedua orang tuanya telah tiada.


Kepahitan hidup mengajarkan Bianca untuk menjadi gadis mandiri yang tak kenal menyerah meskipun ia harus terjatuh dan terluka berulang kali.


Hingga akhirnya takdir membawanya bertemu dengan laki-laki angkuh bernama Argantara Narendra.


Menjalani pernikahan kontrak dengan laki-laki asing yang baru ditemuinya memang bukan hal yang mudah, terlebih saat tiba-tiba laki-laki yang selama ini ia harapkan datang dengan membawa luka dan kekecewaan yang menyakitkan baginya.

__ADS_1


Namun cinta datang tanpa ia minta, menyembuhkan luka dan rasa kecewanya, memberinya banyak kebahagiaan yang bahkan tidak pernah ia duga.


Kini kebahagiaannya telah lengkap. Bersama suami dan buah hati yang dicintainya, Bianca menemukan surga dalam hidupnya.


__ADS_2